Keberadaan kita saat ini menjadi berharga karena salib Kristus. Apa pun yang kita nikmati saat ini jiga semua karena salib Kristus.
Kejahatan manusia sampai pada puncaknya bahwa kecenderungan hati manusia untuk berbuat jahat. Hal ini oleh karena manusia masih hidup dalam daging.
Kesenangan pribadi dan kepentingan, keinginan pribadi merupakan potensi kita untuk menjauh dari Tuhan.
Dalam Perjanjian Lama, Tuhan hanya memberikan Kasih Karunia khusus hanya kepada umat Israel saja. Tapi sejak ada salib Kristus, siapapun yang percaya kepada Dia, maka kasih karunia itu diberikan kepada semua bangsa.
Nuh beroleh kasih karunia dan Nuh hidup taat setia sesuai dengan kehendak Tuhan.
Untuk bisa hidup bergaul dengan Allah, manfaatkan kasih karunia yang Tuhan berikan.
Sehingga Nuh yang terpilih karena hidupnyauntuk terikat dengan perjanjian Allah karena imannya untuk takut akan Tuhan.
Untuk hidup bergaul dengan Allah tidak boleh serupa dengan dunia.
Firman dan Roh Kudus menjadi penuntun hidup kita.
Hidup bergaul dengan Allah berarti kita responsif dengan kehendak Allah dan menjadi partner sekerja Allah.