Gowes

Gowes

By Amina Tjandra, RtiSociety & CultureGovernment
Download on the App Store

Gowes episodes

  • Wisata Pegunungan dan Air Terjun

    Ingin dekat dengan alam tetapi tidak ingin berkeringat di bawah sinar matahari? Kalau begitu, obyek wisata yang pas adalah berpetualangan ke pegunungan! Selain jauh dari hiruk pikuk kota, beberapa obyek wisata yang dibagikan di Acara GOWES hari ini akan membuat Anda menghirup udara segar dan menikmati kesejukan yang dihadirkan oleh alam. Baik perjalanan satu hari atau dua hari satu malam, perjalanan ini dapat membuat Anda merasa segar dan bertenaga penuh! Jika Anda tidak suka berjemur, maka bisa mampir dan kunjungi tempat-tempat menarik ini di Kota Taipei dan Kota New Taipei!

    15 min
  • Danau Menghuan di Yangmingshan

    Jalan kaki dengan jarak tempuh yang pendek dan cukup mudah ada di Taman Nasional Yangmingshan.

    Jarak: 2,9 km

    Waktu: 1 jam berjalan cepat agar tetap hangat.

    Kesulitan: 3/10 saat naik atau 2/10 saat turun – Anda tidak akan tersesat di sini dan jalan setapaknya beraspal di seluruh jalan. Satu-satunya kesulitan yang ada, yaitu tanjakan kecil dan anak tangga yang menjadi licin saat kondisi basah/ hujan.

    Total pendakian: 266 m

    Air minum: Ada Pusat Informasi Turis di ujung jalan setapak, Anda bisa mendapatkan air minum jika perlu.

    Jaringan seluler: oke, tetapi ada beberapa area yang terputus.

    Jalan setapaknya tidak terlalu indah atau menyenangkan untuk dilalui, tetapi air terjunnya Juansi spektakuler setelah hujan, dan dapat berjalan ke berhenti sejenak untuk menikmati kopi hangat saat udara dingin serta merendamkan kaki Anda di sumber air panas.

    Tempat ini juga mudah diakses dengan transportasi umum.

    15 min
  • Wisata Kunang-kunang Namasia, Kaohsiung

    Wisata kunang-kunang “Namasia Firefly Season and peach festival” yang berlangsung pada tanggal 21 Maret hingga 27 April 2025 di distrik Namasia, Kaohsiung. Lokasi yang populer dengan panorama kunang-kunang, ada lebih dari 20 spesies kunang-kunang di distrik ini, dengan puncak diprediksikan pada bulan April hingga Juni.

    15 min
  • Festival Bunga Wisteria dan Azalea

    Musim semi yang hangat saatnya bunga bermekaran, termasuk festival “Azalea” Taipei, beberapa hotspot yang menyajikan taman dipenuhi dengan bunga-bunga yang bermekaran, mewarnai kota dengan bunga-bunga romantis. Selain Taman Bunga Wisteria di Damshui yang digelar pada tanggal 25 Maret – 12 April 2025, terbuka untuk umum dan gratis tanpa perlu melakukan reservasi.

    Festival bunga Azalea atau rhododendron di seluruh Taiwan, mulai dari Taipei ada di Taman Daan, Yangmingshan, di kota New Taipei ada di taman Jinshan, Wanli dan Malian, dan taman Suhonghehua di Sanchong, di daerah selatan bunga hias ini bisa dinikmati di taman nasional gunung Hehuan dan gunung Furung di Chiayi.

    15 min
  • Pesona Bunga - Pyrostegia venusta di Kawasan Sentral Taiwan

    Musim dingin secara perlahan-lahan berlalu, dilanjutkan dengan musim semi dengan suasana damai dan tenang, di beberapa titik di kawasan tengah mulai disemarakkan dengan bunga Pyrostegia venusta, atau yang dikenal dengan bunga Agustus atau jalaran api…

    Di sepanjang jalan di bangunan rumah, di samping trotoar dipadati dengan air terjun bunga jalaran api yang berwarna oranye merah, menjadi panorama indah di akhir musim dingin, di awal musim semi….

     

    15 min
  • Wisata Kereta Api "Formosensis" di Alishan

    Kereta Api di Alishan yang memiliki sejarah berusia 112 tahun, pada Juli tahun lalu telah diaktifkan kembali, panjang rel kereta api mencapai 71,6 kilometer, untuk ketinggian pada puncak mencapai 2,421 meter. Pada tahun 2009, akibat taifun Morakot menyebabkan kerusakan sebanyak 421 titik di rel kereta api ini, diikuti dengan taifun Dujuan (super typhoon Jenny) menyebabkan kerusakan pada stasiun KA Shihzihlu dan stasiun KA Heesiana (Pingchena).

     

    Perjalanan kereta api hutan Alishan “Formosensis” semakin populer, tidak hanya itu masih akan disambut dengan nyanyian dan tarian penyambutan penduduk suku Tsou, mengambil lokasi di stasiun shizilu sebagai ajang pertunjukan seru, juga mengajak wisatawan untuk bergembira dan menari bersama. Pertunjukan yang dibawakan oleh rombongan penari bagpipe euvuvu biasanya diawali dengan nyanyian dan tarian berkah, berharap kunjungan wisatawan ke obyek wisata ini bisa menyenangkan….

    15 min
  • Taipei Story House

    Taipei Story House, sebelumnya dikenal sebagai Yuanshan Mansion (圓山別莊) dan terletak di sebelah Taipei Fine Arts Museum, dibangun pada tahun 1913 oleh pedagang teh Taipei Chen Chao-chun (陳朝駿) sebagai resor pedesaan dan rumah singgah untuk buyers dan tamu dari luar negeri.

    Kemudian, bangunan bergaya Tudor tiruan yang terbuat dari kayu ini berfungsi sebagai penjara dan pusat penahanan selama tahun-tahun terakhir pendudukan Jepang di Taiwan, dan kemudian sebagai tempat tinggal mendiang mantan Ketua Yuan Legislatif Huang Kuo-shu (黃國書) pada tahun 1950-an.

    Bangunan berusia seabad ini, yang ditetapkan sebagai situs bersejarah oleh pemkot Taipei pada tahun 1998, kehilangan kemegahannya setelah bertahun-tahun terbengkalai. Taipei Fine Arts Museum meluncurkan proyek restorasi dan renovasi pada tahun 2000 setelah bangunan tersebut diserahkan kepada pemerintah kota.

    Lantai pertama bangunan ini memiliki dinding penahan beban dari batu bata dan pintu dengan kolom bergaya Ionia, sedangkan lantai kedua adalah struktur kayu yang ditonjolkan pada dinding luar.

    Menara rumah bergaya Gotik dan cerobong asapnya terbuat dari batu bata, dan atap pelana yang melengkung, berwarna kehijauan akibat penuaan menunjukkan jejak waktu. Di dalam rumah, terdapat dua perapian dan ubin bergaya art nouveau yang menampilkan pola bunga pada relief dasar.

    Pada tahun 2003, pelestari warisan budaya C.K. Chen (陳國慈) mensponsori Taipei Story House dan mengubahnya menjadi galeri seni untuk memamerkan kehidupan budaya di Taiwan dan mempromosikan bangunan bersejarah tersebut.

    Taipei Story House sejak saat itu telah menyelenggarakan berbagai pameran dan acara budaya, menyediakan akses mudah bagi pengunjung ke sejarah dan menyuntikkan kehidupan baru ke situs bersejarah yang penting ini.

     

     

    15 min
  • Wisata Musim Dingin – 5 Obyek Wisata Bak di Eropa

    Saat cuaca dingin, kira-kira tempat wisata mana yang pas untuk dikunjungi? Menikmati pemandangan yang hanya bisa disaksikan di musim dingin seperti pohon cemara yang berwarna merah keemas-emasan hingga berguguran, berendam pemandian air panas, mengagumi bunga sakura dan lainnya, tentunya jangan lupa untuk tetap menjaga tubuh tetap hangat dengan kostum dan perlengkapan busana musim dingin…

    1. Pohon Cemara di Nantou

    Menjadi objek wisata musim dingin yang sangat populer di Taiwan dalam beberapa tahun terakhir. Dari bulan November hingga Januari, daun cemara mulai berubah warna menjadi emas kekuning-kuningan  yang indah. Hutan cemara ada di Jalan provinsi km 139 di Nantou, meskipun ada lahan milik pribadi, namun terbuka untuk umum.

    2. Alishan – Gunung Ali menikmati matahari terbit dan lautan awan

    Tempat indah di Taiwan yang wajib Anda kunjungi sekali seumur hidup adalah Alishan (Gunung Ali), obyek wisata yang bertaraf internasional, paling cocok dikunjungi saat musim dingin dan musim semi, mulai dari kegiatan menikmati lautan awan yang spektakuler, indahnya matahari terbit, dan keindahan unik bunga sakura bermekaran.

     

    Alishan menjadi obyek wisata bertaraf internasional menikmati matahari terbit (foto: yahoo.com)

    3. Bunga sakura di peternakan Wuling

    Obyek wisata untuk menikmati bunga sakura yang indah ada di peternakan Wuling, masa bunga sakura bermekaran berkisar Desember hingga Februari setiap tahunnya, banyak wisatawan yang berbondong-bondong berkunjung ke peternakan Wuling selama periode tersebut, untuk menyaksikan hamparan bunga sakura merah muda, putih yang bermekaran dengan indah.

    4. Mengamati burung di Lahan basah Gaomei di Taichung

    Pemandangan matahari terbenam di Lahan Basah Gaomei sangat terkenal di musim dingin, karena banyak burung yang bermigrasi terbang ke daerah tropis dengan suhu yang relatif tinggi untuk menghabiskan musim dingin, maka menjadi lokasi yang pas untuk mengamati burung. Selain itu, menjadi habitat berlumpur bagi beberapa makhluk hidup kecil seperti kepiting dan ikan gelodok (mudskipper).

    Lahan Basah Gaomei kaya akan flora dan fauna, merupakan tempat populer untuk mengamati burung dan menyaksikan matahari terbenam (foto: yahoo.com)

    5. Wulai – berendam sumber air panas, jalan-jalan di old street dan wisata kuliner

    Saat cuaca dingin, hal yang wajib dilakukan ada mandi/ berendam hotspring, di Taiwan ada banyak sumber air panas dari Utara hingga ke Selatan, untuk kawasan utara bisa mampir ke Wulai, menjadi obyek wisata yang sangat direkomendasi karena selain transportasi umum sangat praktis, juga bisa menikmati jalan tua, dengan sepanjang jalan bisa menikmati makanan khas.

    14 min
  • WIsata Festival Lentera "Tahun Ular 2025" di Taiwan

    Setiap penanggalan imlek pada hari ke-15 yang dikenal dengan cap goh meh atau yuan xiao… apa saja tradisi masyarakat Tionghoa dalam perayaan spesial ini? Di mana-mana dimeriahkan dengan festival lentera, masyarakat jalan-jalan pada malam hari sambil membawa lampion, menikmati festival dengan aneka pertunjukan dan permainan interaksi sambil menyaksikan keindahan kerlap-kerlip lampion di taman dan di jalan….

    14 min
  • Jalan-jalan di Festival Musim Semi

    salah satu tradisi dalam perayaan tahun baru imlek adalah zou chun "走春" , jalan-jalan di musim semi. Masyarakat Tionghoa percaya selama perayaan tahun baru imlek "zou chun" bisa mendatangkan energi positif....

    15 min

About Gowes

From the publisher's feed

Taiwan, kecil tapi indah, itu kesan banyak orang terhadap pulau ini. Dalam acara Gowes, anda diajak bersepedaria bersama dengan penyiar untuk mendengar, melihat, merasakan dan menikmati lewat udara…