
Sign up to save your podcasts
Or


Ujian itu melatih kesabaran kita. Membuat kita tekun dalam mengejar tujuan kita.
Kadang kita tergoda untuk melihat pekerjaan kita sebagai pekerjaan biasa, bukan seperti pendeta yang membawa misi Tuhan. Tapi dari kisah Ester kita belajar, dimanapun Tuhan taruh kita di posisi kita, ada misi Tuhan di dalamnya.
Kita bisa membayangkan beban yang begitu berat dialami orang-orang Israel pada masa penawanan. Pada masa tersebut, nabi Yesaya mengingatkan untuk menunggu pertolongan Allah untuk tetap mempercayai dan menaruh harapan kepada Allah
Pernahkah terpikirkan dalam hidup kita, bahwa kelemahan dan masalah kita adalah hal yang baik dalam hidup kita, apabila hal itu membuat kita bergantung kepada Tuhan.
Mzm 32:8 Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.
Tuhan memberikan jalan yang terbaik. Minta tuntunan Tuhan untuk jalan yang terbaik.
Bangsa Israel mengira Tuhan tidak membantu, mereka terbeban dan menderita secara jasmani dan rohani. Yesaya menuliskan Tuhan bukan Tuhan yang datang dan pergi, Dia Setia.
Tanpa harus dijelaskan secara rinci, kita sama-sama yakin penjara bukanlah tempat yang menyenangkan. Penjara adalah tempat dimana kebebasan seorang tahanan dirampas sebagai konsekuensi hukum atas kejahatan yang dilakukan. Berbeda dengan kisah Paulus dan Silas.
Kalau kita ingat bagaimana orang israel terjebak di padang gurun, yang semestinya tidak ada jalan keluar. Tuhan bisa bikin jalan dimana tidak ada jalan.
From the publisher's feed