
Sign up to save your podcasts
Or


Masih kah kita masih mempunyai rasa untuk mencari 1 jiwa yang hilang untuk Tuhan? apakah kita sudah berdoa untuk orang lain yang kita temui dan belum menemukan kasih Tuhan?
Butuh waktu untuk para murid mencerna perkara mujizat yang sudah pernah mereka lihat sebelumnya untuk bisa sampai dalam kehidupan pribadi. Kalau Tuhan sanggup meredakan badai (harafiah), Tuhan pasti sanggup meredakan badai hidup kita.
Ketika kita benar-benar mengerti siapa Tuhan itu, respon kita menyerahkan apa yang kita peroleh, bahkan semua yang kita miliki kita serahkan kepada Tuhan, kita kelola dengan cara Tuhan. Untuk kemuliaan Tuhan
Doa adalah nafas hidup orang percaya. Di masa modern sekarang pun doa dan penyembahan masih tetap diperlukan, apalagi saat keadaan tidak baik terjadi. Kuasa doa dan penyembahan diperlukan.
Banyak yang dipanggil, sedikit yang terpilih, makin sedikit yang setia. Kesetiaan di masa kini menjadi hal yang transaksi. Namun kita setia bukan karena kita menerima sesuatu. Kita memberi karena kita merasa dikasihi.
Saat ada yang berkata-kata yang negatif tentang masa depan mu, saat tidak menimbulkan damai sejahtera, jangan dengarkan mereka. Tuhan berkata damai sejahtara ada pada Dia. Harapan ada di dalam Tuhan
Kehidupan adalah kumpulan dari banyak keputusan. Dalam banyak kasus, seringkali kita lupa tentang hal yang penting dalam mengambil keputusan, bahwa hidup kita bukan milik kita lagi. Kita adalah milik Tuhan.
Sumber terang itu adalah Yesus. kita bisa jadi terang karena ada terang yang bersinar dari hati kita. Kita bisa mempunyai kekuatan yang melimpah-limpah dari Tuhan Yesus.
Inti dari mengikuti Tuhan adalah berjalan sesuai kehendak Tuhan. Saat kita memilih keinginan kita dibandingkan kehendak Tuhan, itu awal kita tersesat sebagai manusia. Kita lebih percaya diri kita sendiri dan tidak percaya kepada Tuhan
From the publisher's feed