Truth Daily Enlightenment

Hak untuk Bersalah


Listen Later

Kita harus selalu berpikir dengan rela dan rendah hati bahwa setiap orang memiliki hak untuk bersalah. Sebab, manusia diberi kehendak bebas dan kita berhadapan dengan manusia-manusia di sekitar kita yang diberi kehendak bebas. Di dalam kehendak bebasnya, seseorang berhak berbuat salah dan kita bisa—bahkan pasti—menjadi korban dari kesalahan tersebut. Mungkin kata “pasti” tidak disukai, tetapi kita tidak bisa menghindari. Sebab Tuhan Yesus sendiri mengajarkan kalimat ini, “seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami” yang berarti, pasti ada orang yang berbuat kesalahan dan kita menjadi korbannya. Sebagaimana firman Tuhan mengatakan bahwa pencobaan-pencobaan yang kita alami tidak melebihi pencobaan-pencobaan yang dialami manusia (1Kor. 10:13), itu berarti kita pasti mengalami pencobaan. Kalau Alkitab mengatakan agar kita bertekun dalam penderitaan, berarti kita pasti mengalami penderitaan. Merujuk pada fakta ini, kita pasti dilukai, disakiti, dirugikan, dimusuhi, dan kita menjadi korbannya.
Kita harus menerima dengan lapang bahwa manusia berhak berbuat salah. Sama seperti kita juga berhak berbuat salah. Akan tetapi kita tidak menggunakan hak kita untuk berbuat semau kita. Kita tidak memilih berbuat salah. Kita berhak berbuat baik dan kita harus memilih apa yang baik. Namun jika orang lain, kita tidak bisa mengaturnya. Kita tidak bisa mendesain orang lain untuk mengikuti apa yang kita inginkan. Sering kali Tuhan sendiri yang menempatkan kita sebagai korban. Namun, posisi ini lebih baik ketimbang menjadi pelaku yang melukai orang lain.
Mungkin kita kurang suka mendengar kalimat: “Allah menempatkan kita sebagai korban.” Namun, kita harus melihat hal ini dengan benar. Ketika Tuhan membawa kita kepada keadaan dimana kita menjadi korban dari perbuatan salah orang, ini adalah sebuah proyek luar biasa. Melalui hal ini, kita hendak dilatih untuk memiliki kualitas diri seperti yang dimiliki oleh Yesus. Tuhan Yesus diperlakukan tidak adil, disakiti, dilukai, difitnah. Akan tetapi, Tuhan Yesus tetap bisa mengampuni mereka. Kalau kita mau menjadi seperti Tuhan Yesus—kalau kita mau serupa dengan Tuhan Yesus—maka tidak bisa tidak, kita harus mengalami apa yang dialami oleh Tuhan Yesus. Tidak ada jalan mudah untuk menjadi serupa dengan Yesus. Sebab, untuk menjadi serupa dengan Yesus, kita harus menjalani hidup; seperti hidup yang Dia jalani. Di antara jalan itu adalah menjadi korban dari kejahatan manusia; korban dari kesalahan orang.
Melalui hal tersebut, kita memperbaiki kejahatan atau kesalahan orang dengan menjadi korban dari kesalahan orang itu. Sama halnya ketika terjadi revolusi atau perubahan besar-besaran dalam sebuah negara. Banyak darah pahlawan yang tertumpah untuk memperjuangkan perubahan tersebut. Akibat darah para pahlawan yang tertumpah itu, banyak orang pada hari ini di negara-negara tersebut dapat menikmati kemerdekaan dan hidup dalam kesejahteraan. Jika tidak ada para pahlawan tersebut, tidak akan pernah ada kemerdekaan dan kesejahteraan pada masyarakat suatu negara. Ketika kita ingin melihat perubahan dalam diri seseorang, kita harus bersedia untuk menjadi korban dari perubahannya. Dengan bersedia menjadi korban dari perubahan seseorang, kita sebenarnya sedang memberkati mereka.
Kalau kita tidak memberkati mereka, berarti kita kehilangan kesempatan untuk memPeroleh berkat. Artinya, jika kita tidak mengampuni orang lain dalam kesalahannya, maka kita tidak memeroleh pengampunan. Setiap orang Kristen yang mengampuni sesamanya adalah orang-orang yang menjadi berkat untuk sesamanya. Hal ini dapat kita lakukan apabila kita selalu mengingat bahwa setiap orang memiliki hak untuk berbuat salah. Sama seperti kita diberi hak oleh Tuhan untuk berbuat salah, begitu pula kita harus menyediakan ruang bagi orang lain untuk bersalah. Ketika menyediakan ruang itu, kita pun menyiapkan hati kita untuk mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kita kelak. Sebab,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings