Di tiap tanggal 22 Maret selalu ada peringatan Hari Air Sedunia. Sejarahnya panjang kenapa Hari Air Sedunia diperingati di tanggal itu. Nah, di NgeHAMtam kali ini, tuan rumah Haris Azhar membahas tema tentang persoalan air dan banjir bersama Nila Ardhianie dan Wigke Capri. Mbk Nila merupakan anggota Konsorsium Ground Up dari Amrta Institute for Water Literacy. Ground Up itu sendiri merupakan konsorsium yang terdiri dari universitas di Belanda (University of Amsterdam dan IHE-Delft Institute for Water Education), beberapa universitas di Indonesia (Universitas Gadjah Mada/UGM, Universitas Diponegoro, dan Unika Soegijapranata, Semarang), serta Lembaga Swadaya Masyarakat/LSM (Institut Amrta untuk Literasi Air dan Koalisi Rakyat untuk Hak atas Air/KRuHA). Sementara Mbk Wigke adalah akademisi dari UGM yang banyak membantu Mbk Nila melakukan penelitian Ground Up soal air dan banjir. Penelitian terbaru adalah banjir di Semarang yang memakan korban. Problem air dan banjir selalu berulang dan seolah tanpa penyelesaian. Satu sisi kita harus melestarikan sumber daya air. Tapi di sisi lain, banjir selalu datang dan kerap dianggap sebagai bencana. Terus kita harus gimana? Salam dari kami, Komunitas Cendol Production. Bagi yang mau patungan untuk telusuri penyebab banjir Semarang, sila klik tautan di bawah ini :
https://kitabisa.com/campaign/semarangbanjir