
Sign up to save your podcasts
Or


Surah Al-Kausar (bahasa Arab: الكوثر) adalah surah ke-108 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Al-Qur'an. Kata Al-Kausar sendiri berarti nikmat yang banyak dan diambil dari ayat pertama dari surah ini artinya karunia Allah SWT berupa telaga Al Kautsar bagi orang-orang penghuni surga. Pokok isi surah ini adalah perintah melaksanakan salat dan berkorban karena Allah memberikan banyak kenikmatan untuk untuk mereka yang beriman sedangkan para orang kafir pembenci Nabi SAW yang mengatakan keturunan Nabi terputus karena semua putranya wafat maka sesungguhnya merekalah yang terputus. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Azhar).
Terjemahan:
Dengan Menyebut nama Allah Yang MAha Pengasih Lagi Maha Penyayang.
(1) Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.
(2) Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri pada Allah).
(3) Sungguh, orang-orang yang membencimu, dialah yang terputus (dari rahmat Allah).
Surah Al-Ghasyiyah (bahasa Arab:الغاشية, al-Ġhāšiyäh, "Hari Pembalasan") adalah surah ke-88 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 26 ayat. Dinamakan Al-Ghasyiyah yang berarti Hari Pembalasan diambil dari kata al-Ghasyiyah yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Yang dimaksud dengan "Hari Pembalasan" dalam surah ini adalah Hari Penghakiman.
Terjemahan:
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Surah At-Tin (Arab: التِّينِ, "Tin") adalah surah ke-95 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Surah ini diturunkan setelah surah Al-Buruj. Nama At-Tin diambil dari kata At-Tin yang terdapat pada ayat pertama surah ini yang artinya buah Tin.
Terjemahan:
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Surah Al-Ma'un (bahasa Arab:الْمَاعُونَ, "Hal-Hal Berguna") adalah surah ke-107 dalam Al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri atas 7 ayat. Kata Al Maa'uun sendiri berarti bantuan penting atau hal-hal berguna, diambil dari ayat terakhir dari surah ini. Pokok isi surah menjelaskan ancaman terhadap mereka yang tergolong menodai agama yakni mereka yang menindas anak yatim, tidak menolong orang yang meminta-meminta, riya' (ingin dipuji sesama manusia), lalai dalam salatnya, serta enggan menolong dengan barang-barang yang berguna.
Jadi pokok surah ini menceritakan orang orang yang lalai dalam beribadah dan orang orang yang menindas anak yatim serta enggan menolong barang barang yang berguna.
Terjemahan :
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
Surah Al-Balad (bahasa Arab: البلد) adalah surah ke-90 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah yang terdiri atas 20 ayat. Dinamakan "Al-Balad" yang berarti Negeri diambil dari perkataan "Al-Balad" yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Yang dimaksud dengan kota dalam ayat ini ialah kota Mekkah.
Terjemahan:
Dengan Menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Surah Al-Humazah adalah surah ke-104 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 9 ayat dan tergolong pada surah Makkiyah. Kata Al Humazah berarti pengumpat dan diambil dari ayat pertama surat ini. Pokok isi surat ini adalah ancaman Allah terhadap orang-orang yang suka mencela orang lain, suka mengumpat dan suka mengumpulkan harta tetapi tidak menafkahkannya di jalan Allah.
Terjemahan:
Dengan Menyebut nama Allah, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Surah Ad-Duha (bahasa Arab:الضحى) adalah surah ke-93 dalam al-Qur'an dan terdiri atas 11 ayat. Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah dan diturunkan sesudah surah Al-Fajr. Nama Adh Dhuhaa diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama, yang artinya "waktu matahari sepenggalahan naik".
Surat Adh Dhuhaa, menerangkan tentang pemeliharaan Allah SWT terhadap Nabi Muhammad SAW dengan cara yang tak putus-putusnya, larangan berbuat buruk terhadap anak yatim dan orang yang meminta-minta dan mengandung pula perintah kepada Nabi supaya mensyukuri segala nikmat.
Terjemahan :
Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
(1) Demi waktu dhuha (ketika matahari naik sepenggalah),وَالضُّحَىٰ (2) dan demi malam apabila telah sunyi,وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ (3) Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ (4) dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ الْأُولَىٰ (5) Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰ (6) Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَآوَىٰ (7) dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk,وَوَجَدَكَ ضَالًّا فَهَدَىٰ (8) dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.وَوَجَدَكَ عَائِلًا فَأَغْنَىٰ (9) Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ (10) Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik(nya).وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ (11) Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
Surah Az-Zalzalah (bahasa Arab:الزلزلة) adalah surat ke-99 dalam Al-Qur'an. Surat ini terdiri atas 8 ayat dan tergolong pada surat Madaniyah. Surat ini diturunkan setelah surah An-Nisa'. Nama Az-Zalzalah diambil dari kata Zilzaal yang berarti 'goncangan' dan terdapat pada ayat pertama surat ini.
Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
al-Fajr ( Arab : الفجر , "Fajar", "Fajar") adalah bab ( surat ) kedelapan puluh sembilan (89) dari Quran dengan 30 ayat . [3] Surat tersebut menggambarkan kehancuran orang-orang kafir: orang Mesir Kuno , orang-orang Iram dari Rukun , dan Mada'in Saleh . Ini mengutuk orang-orang yang mencintai kekayaan dan memandang rendah orang miskin dan anak yatim. Orang-orang saleh dijanjikan surga – ayat terakhir mengatakan "Dan masuklah kamu ke dalam surga-Ku!". Surah ini dinamai demikian setelah kata wal-fajr yang digunakan untuk membukanya.
Surah Al-Kafirun (bahasa Arab:الكافرون) adalah surah ke-109 dalam al-Qur'an. Surat ini terdiri atas 6 ayat dan termasuk surat Makkiyah. Nama Al Kaafiruun (orang-orang kafir) diambil dari kata yang muncul pada ayat pertama surat ini. Pokok isi surat ini adalah tidak diizinkannya kompromi dalam bentuk mencampuradukkan ajaran agama.
Latar belakang: Pada masa penyebaran Islam di Mekkah, kaum Quraisy yang menentang Rasulullah SAW tak henti-hentinya mencari cara untuk menghentikan ancaman Islam terhadap kepercayaan nenek moyang mereka. Pada salah satu upaya tersebut mereka berusaha mengajukan proposal kompromi kepada Rasulullah SAW di mana mereka menawarkan: jika Rasulullah mau memuja Tuhan mereka, maka merekapun akan memuja Tuhan sebagaimana konsep Islam. Kemudian surat ini diturunkan untuk mejawab hal itu.
Terjemahan:
بِسْــــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِـــــــــــــــــــــــيمِ
(1) Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang kafir!
(2) aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
(3) dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,
(4) dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
(5) dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
(6) Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.
From the publisher's feed