
Sign up to save your podcasts
Or


bersama
Susi Rio Panjaitan
(Konsultan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus, Akademisi & Terapis)
Host: Yuna
Narasumber: Pdt. Kadek Bagus Wisesa Uryana, S.Si.Teol
Bacaan Alkitab: Kis 5:34-42, Yoh 6:1-15
Gamaliel dikenal dengan pandangan serta nasihatnya yang bijaksana. Nama Gamaliel sendiri memiliki arti ‘Tuhan
adalah anugerahku’ (Kisah Para Rasul 5:34)
Bacaan bacaan pada hari ini mengajak pemuda untuk memahami dua hal ini. Pertama,
Belajar dari Gamaliel yang berhikmat dan takut akan Tuhan, meskipun ada tantangan dalam lingkup kerja dan jabatannya
dikalangan Jewis Leader. Namun keberaniannya untuk memgatakan kebenaran dan bersaksi tentang sikap hidup yang
benar patut diteladani. Sehingga benar sesuai dengan namanya bahwa Tuhan adalah anugrahku, God is my reward,
menjadi nyata lewat perkataannya, sikap hidupnya yang berdampak/ membawa impact positif bagi sesama. Bagaimana
dengan kesaksian kita sebagai pemuda? Adakah kehidupan kita telah memberi dampak yang positif bagi sesama? Adakah
hidup kita yang telah diberkati ini juga memberkati sesama kita?
HOST: Grace
NARASUMBER: Pdt. Made Narawati. M.Si
AYAT FIRMAN: Ulangan 15:11; Matius 25:35-41;Lukas 6:38; Markus 14:7, Galatia 6:2; Matius 22:39
Kebanyakan orang yang diberkati dengan melimpah terkadang lupa diri dan lupa sesamanya. Sadari bahwa segala yang ada pada
kita bukanlah milik kita. Tuhan tidak pernah merancang kita untuk memiliki segala sesuatu tapi pengelola atas segala sesuatu,
dan itu adalah sebuah kepercayaan yang diberikan Tuhan kepada kita untuk menjadi orang yang dapat dipercayai. Dan dengan
berkat yang Tuhan berikan untuk kita memberkati orang lain.
Di tengah Pandemi Covid 19 ini orang percaya atau gereja harus bangkit dari keadaan, tetap melangkah dengan iman, jangan
hanya berdiam diri merenumgi nasib dan menyalahkan Tuhan. Tetapi bangkit untuk berkarya, berkativitas, berkreativitas dan
berinovasi bagi keluarga, sesama di Gereja maupun dalam masyarakat. Hukum Kristus menghendaki setiap orang yang diberkati
hendaknya menolong sesamanya. Menjadi berkat adalah dengan melakukan hukum kasih dalam tidakan nyata,bukan sebuah
teori dan wacana. Praktekkan dan lakukan kasih itu dengan menolong orang-orang yang terdampak covid 19 di sekitar kita serta
terlibat aktif dalam program Gereja dan Pemerintah. Jadi menjadi berkat pada masa Pandemi ini adalah menyampaikan kabar
baik (Injil) dan berbagi materi.
Tujuan Program:
Memberikan pemahaman kepada orangtua agar dapat memberi didikan yang baik kepada anak Membangun hubungan antara orangtua dan anak, serta mengasihi dari hati.
Diskripsi Program:
Dengan dipandu oleh pakar di bidangnya Mengajak orangtua untuk memahami pola asuh yang baik, memberi bimbingan, dan mendidik anak dengan kasih Agar anak dapat bertumbuh dengan baik, baik secara fisik maupun psikis.
Tujuan Program:
Memberikan pemahaman kepada orangtua agar dapat memberi didikan yang baik kepada anak Membangun hubungan antara orangtua dan anak, serta mengasihi dari hati.
Diskripsi Program:
Dengan dipandu oleh pakar di bidangnya Mengajak orangtua untuk memahami pola asuh yang baik, memberi bimbingan, dan mendidik anak dengan kasih Agar anak dapat bertumbuh dengan baik, baik secara fisik maupun psikis.
Host: Grace
Narasumber: Pdt. Nafthalia Julita Leander, M.Si.Teol
Bacaan Alkitab: Kejadian 11:29, Roma 5:3-4
Milka adalah salah satu tokoh perempuan di dalam Alkitab yang namanya tidak sepopuler saudara iparnya yakni Sarah.
Meskipun namanya hanya diungkapkan 4x dalam keseluruhan Alkitab namun Milka mempunyai peran yang penting
dalam menjadikan janji Tuhan itu nyata. Dan dari Milka kitapun dapat belajar bahwa setiap kita, tidak perlu kecil atau
besar, kita tetap memiliki peran yang besar di dalam menyatakan Kasih Allah bagi sesama dan dunia. Tuhan berkenan
untuk memakai segala kemampuan, segala talenta, dan segala kepribadian kita untuk dapat menjadi berkat bagi sesama
dan untuk accomplish janji Tuhan.
HOST: Yuna
NARASUMBER: Pdt. Dr. Victorius Adventius Hamel, S.Th. M.Si
AYAT FIRMAN: 1 Samuel 30:26-31 Ulangan 24:3-7; Lukas 16:10;Maleakhi 3:10; 1 Timotius 6:6
Banyak orang, termasuk kita, suka berdoa meminta berkat. Sayangnya, begitu diberkati, mayoritas tidak tahu bagaimana
mengelolanya. Ditimbun dan ditimbun, tanpa sadar lama-kelamaan hati ini sudah menjadi tamak. Berkat malah berubah menjadi
jerat. Seringkali menjadi penyebab orang mengalami kesulitan dalam perekonomian, hidup dalam kekurangan, atau tidak hidup
dalam kelimpahan adalah ketidakmampuannya mengelola keuangan secara benar. Masalahnya bukan terletak pada besar
kecilnya pendapatan, atau berkat Tuhan yang kurang, tetapi terlebih pada pengaturan berkat atau uang. Tuhan mau kita setia
dalam hal mengelola keuangan, sebab kemampuan kita mengelola uang atau berkat Tuhan akan menentukan sejauh mana
kepercayaan Tuhan kepada kita untuk hal lain yang lebih besar. Ingatlah bahwa uang yang ada pada kita bukanlah milik kita
sendiri, tetapi milik Tuhan yang dipercayakan kepada kita. Karena itu dalam mengelola keuangan yang terpenting adalah bukan
apa yang kita mau, tetapi apa yang Tuhan mau.
Tujuan Program:
Memberikan pemahaman kepada orangtua agar dapat memberi didikan yang baik kepada anak Membangun hubungan antara orangtua dan anak, serta mengasihi dari hati.
Diskripsi Program:
Dengan dipandu oleh pakar di bidangnya Mengajak orangtua untuk memahami pola asuh yang baik, memberi bimbingan, dan mendidik anak dengan kasih Agar anak dapat bertumbuh dengan baik, baik secara fisik maupun psikis.
Tujuan Program:
Memberikan pemahaman kepada orangtua agar dapat memberi didikan yang baik kepada anak Membangun hubungan antara orangtua dan anak, serta mengasihi dari hati.
Diskripsi Program:
Dengan dipandu oleh pakar di bidangnya Mengajak orangtua untuk memahami pola asuh yang baik, memberi bimbingan, dan mendidik anak dengan kasih Agar anak dapat bertumbuh dengan baik, baik secara fisik maupun psikis.
"Sketsa Keluarga Indonesia"
From the publisher's feed