NARASUMBER: Pdt. Made Narawati. M.Si
AYAT FIRMAN: Ulangan 15:11; Matius 25:35-41;Lukas 6:38; Markus 14:7, Galatia 6:2; Matius 22:39
Kebanyakan orang yang diberkati dengan melimpah terkadang lupa diri dan lupa sesamanya. Sadari bahwa segala yang ada pada
kita bukanlah milik kita. Tuhan tidak pernah merancang kita untuk memiliki segala sesuatu tapi pengelola atas segala sesuatu,
dan itu adalah sebuah kepercayaan yang diberikan Tuhan kepada kita untuk menjadi orang yang dapat dipercayai. Dan dengan
berkat yang Tuhan berikan untuk kita memberkati orang lain.
Di tengah Pandemi Covid 19 ini orang percaya atau gereja harus bangkit dari keadaan, tetap melangkah dengan iman, jangan
hanya berdiam diri merenumgi nasib dan menyalahkan Tuhan. Tetapi bangkit untuk berkarya, berkativitas, berkreativitas dan
berinovasi bagi keluarga, sesama di Gereja maupun dalam masyarakat. Hukum Kristus menghendaki setiap orang yang diberkati
hendaknya menolong sesamanya. Menjadi berkat adalah dengan melakukan hukum kasih dalam tidakan nyata,bukan sebuah
teori dan wacana. Praktekkan dan lakukan kasih itu dengan menolong orang-orang yang terdampak covid 19 di sekitar kita serta
terlibat aktif dalam program Gereja dan Pemerintah. Jadi menjadi berkat pada masa Pandemi ini adalah menyampaikan kabar
baik (Injil) dan berbagi materi.