Ibnu Daqiq Al-'Id menggambarkan lidah para ahli hadis dan hakim bagai berdiri di tepi jurang neraka. Sedikit tergelincir, jatuhlah mereka. Ilmu Jarh wa Ta'dil, yang bertugas menyaring keabsahan sabda Nabi ﷺ, adalah ilmu yang paling berbahaya. Ia mempertaruhkan nasib di akhirat. Kisah-kisah pilu ulama besar yang terjatuh dalam fanatik dan kesombongan menjadi cermin bagi kita semua, yang dengan mudahnya menjatuhkan vonis "sesat" dan "bid'ah" hanya lewat ketikan jari. Ini adalah peringatan keras untuk kita lebih berhati-hati.Panelis: Dr. Ahmad Kamilin Jamilin - Degree Hadith Universiti Islam Madinah, AJK Fatwa Negeri Perlis - Arsip 2016 Seminar Home of Hadith