
Sign up to save your podcasts
Or


Sering kali kita berpuasa karena merasa Tuhan diam. Padahal puasa bukan tanda keputusasaan, melainkan devotion, bukan karena Tuhan tidak berbicara, tetapi karena kita ingin mendengar-Nya dengan lebih jelas.
Dari Daniel 10:2–12, kita belajar bahwa penyelarasan hidup selalu dimulai dengan alignment, dan alignment selalu membutuhkan pengurangan.
Alignment dimulai dari hati. Sejak awal, kejatuhan manusia bukan karena lapar akan makanan, tetapi lapar akan otonomi. Puasa membawa kita kembali kepada posisi yang benar, memusatkan kembali fokus kita pada janji Tuhan, bukan pada tekanan hidup.
Seperti yang kita lihat dalam Ibrani 11:32–34, iman yang setia mempersiapkan kita bukan hanya untuk menerima jawaban, tetapi untuk menerima yang terbaik dari Tuhan.
Hello Church, saat kita memulai tahun ini, apakah kita bersedia menyelaraskan hati kita sepenuhnya dengan apa yang Tuhan kehendaki?
By Cutting Edge ProductionSering kali kita berpuasa karena merasa Tuhan diam. Padahal puasa bukan tanda keputusasaan, melainkan devotion, bukan karena Tuhan tidak berbicara, tetapi karena kita ingin mendengar-Nya dengan lebih jelas.
Dari Daniel 10:2–12, kita belajar bahwa penyelarasan hidup selalu dimulai dengan alignment, dan alignment selalu membutuhkan pengurangan.
Alignment dimulai dari hati. Sejak awal, kejatuhan manusia bukan karena lapar akan makanan, tetapi lapar akan otonomi. Puasa membawa kita kembali kepada posisi yang benar, memusatkan kembali fokus kita pada janji Tuhan, bukan pada tekanan hidup.
Seperti yang kita lihat dalam Ibrani 11:32–34, iman yang setia mempersiapkan kita bukan hanya untuk menerima jawaban, tetapi untuk menerima yang terbaik dari Tuhan.
Hello Church, saat kita memulai tahun ini, apakah kita bersedia menyelaraskan hati kita sepenuhnya dengan apa yang Tuhan kehendaki?