Ibu Produktif

Ibu Produktif

By lidyanurmaulidEducationSelf-Improvement
Download on the App Store

Ibu Produktif episodes

  • KPK 2021 : Yang Berjuang Yang Didzolimi #savekpk
    Yang Berjuang Yang Dizalimi
    Tagar #beranijujurpecat , menjadi jargon yang dikumandangkan 75  anggota kpk yang dinonaktifkan karena tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) . 
    Sontak ini menggegerkan publik , mencabik hati nurani , dan membuat persoalan kpk bertambah pelik .
    75 Pegawai yang Tak Lolos Sudah Diincar
    Bagaimana tidak beberapa nama dari 75 orang yang tidak lolos adalah mereka yang selama ini dikenal kredibilitasnya dalam pemberantasan korupsi. Bahkan beberapa nama adalah senior yang berjasa di kpk . Mereka sebagian  telah bekerja di atas 15 tahun di KPK . Antara lain : Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar-Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK Sujanarko,Direktur Soskam Antikorupsi Giri Suprapdiono, hingga 7 Kasatgas , diantaranya Penyidik Senior Novel Baswedan, Ambarita Damanik dan Harun Al-rasyid.
    Dalam diskusi Mata Najwa, Harun Al Rasyid mengatakan pernah diberitahu tentang nama-nama yang akan disingkirkan oleh wakil ketua KPK Nurul Ghufron dan wakil ketua KPK Nawawi. Sebelumnya ada 38 orang pegawai KPK yang mengundurkan diri termasuk Jubir KPK Febri Diansyah pasca direvisinya UU KPK.
    Awalnya Revisi UU KPK, Lalu Apa?
    Pelemahan KPK ditengarai diawali dari revisi UU KPK tahun 2019. Pegawai KPK yang berubah status menjadi ASN dinilai akan mengurangi bahkan menghilangkan rekrutmen pegawai kpk yang independen. 
    Tetapi ternyata tidak cukup itu , terbukti revisi UU KPK melemahkan KPK dengan dinonaktifkannya 75 pegawai KPK. 
    Pimpinan KPK seperti ngotot agar 75 orang ini tak bekerja lagi di KPK . Bagaimana tidak, dukungan dari 600 lebih pegawai yang lolos tidak diindahkan. Bahkan perintah Presiden Jokowi pun diabaikan. Presiden Jokowi sependapat dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan peralihan status pegawai KPK menjadi ASN jangan sampai merugikan para pegawai.
    Tes Wawasan Kebangsaan  (TWK) yang sangat kontroversial ini juga tidak masuk dalam UU No. 19 tahun 2019. Tes peralihan ASN tidaklah sama dengan seleksi ASN.
    Kejanggalan pertanyaan-pertanyaan TWK pun menambah keanehan.
    Presiden tidak boleh tinggal diam dan hanya menghimbau dengan pernyataan.
    Upaya pelemahan KPK akan terus berlanjut. Dan siapa yang akan diuntungkan? Tentu saja para koruptor dan calon koruptor yang menggarong APBN. 
    Bukan kali ini saja  para pejuang anti korupsi diserang. Akun-akunnya diretas. Bahkan kita masih ingat bagaimana penyidik senior Novel Baswedan disiram air keras. Dan pelakunya hanya dituntut 1 tahun penjara.   Dan tidak diusut aktor intelektual di baliknya. 
    Jangan lengah. Kawal terus masalah #savekpk #75pegawaikpk agar tak senasib dengan UU Cipta Kerja (Omnibus Law) dan revisi UU KPK yang tetap disahkan walau banyak suara yang melawan. Semoga kebenaran akan terlihat dengan caranya.  Semoga Allah AlHadi memberi petunjuk pada kita semua. Amin
    5 min
  • Merantau dan Manfaat Minimalisme dalam Rumah Tangga

    Kali ini kita punya segmen baru yang bernama belajar positif. Di segmen kita akan punya bintang tamu yang akan kita kulik. Sehingga kita bisa belajar hal-hal yang positif.

    Karena setiap orang memiliki sisi positif yang bisa kita pelajari. Nah untuk episode kali . Saya sangat bersemangat karena kedatangan bintang tamu yangs angat positif. Saya sering sefrekuensi nih sama beliau dan banyak belajar juga dari beliau. Umi Silmina Ulfa.

    Belajar positif kali ini membahas tentang merantau dan manfaat minimalisme dalam rumah tangga.

    Kami akan sharing pengalaman kami berdua terkait merantau dan minimalisme. Ternyata minimalisme sangat membantu aktifitas rumah tangga kami. Dan minimalisme itu bukan hanya soal sedikit barang. Seperti apa detailnya? Selamat mendengarkan :) 

    29 min
  • Ramadhan Dan Melawan rasa malas
    Ramadhan dan Melawan Rasa Malas
    Versi audio bisa disimak di spotify: ibu produktif
    Marhaban ya Ramadhan. Bulan yang dinantikan. Bulan dimana pahala digandakan. Ampunan terbuka . Pintu surga dibuka. Pintu Neraka ditutup . Setan dibelenggu
    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
    إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ
    ”Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.”
    Alhamdulilah kita diberikan kesempatan berjumpa dengan ramadhan kembali. Ini adalah ni’mat yang besar.
    Untuk jiwa yang masih mengejar dunia .
    Ketahuilah , dunia itu hina. Tetapi bukan berarti kau tak boleh bermimpi besar . Justru bermimpilah yang tinggi. Tetapi mimpi itu untuk menolong agama Allah.
    Apa yang bisa kita beri . Apa yang bisa kita kontribusi.
    Mari isi ramadhan dengan amal-amal shalih. Jangan sampai kita terlena dengan nafsu, karena setan sudah dibelenggu. Tidakkah kita malu jika harus beramal hanya untuk kesenangan semu.
    Sudahkah berbuat terbaik di hadapan Allah? Sudahkah menjalankan kewajiban-kewajiban yang diamanahkan.?
    Bermimpi yang besar. Tetapi bukan mimpi egois untuk diri.
    Semoga sambutan kita untuk Ramadhan tidak hanya semangat di awalnya. Tetapi makin hari makin tumbuh subur iman. Makin produktif beramal shalih. Makin semangat memberi manfaat.
    Tunda Jika Terbersit Ingin Melakukan Hal yang Tersia
    Rasa malas harus dilawan. Jika terbesit rasa malas dan ingin melakukan hal yang tersia.
    Coba katakan pada diri. Bagaimana kalau nanti saja? Kita baca Alquran dulu. Kita beramal shalih dulu.
    Ya menunda melakukan hal yang tersia adalah salah satu kunci melawan rasa malas. Setelah menunda, dan melakukan hal yang produktif. Membuat kita lebih berenergi dan tentunya amal shalih memberi rasa thuma’ninah ketenangan yang nyaman.
    Tips yang lain:
    Berdoa meminta perlindungan dari rasa malas
    BERDOA dengan asmaul husna. Ya Allah Alhadi (Yang Maha Petunjuk) Ya Mujibassailin (Yang Maha Pengabul Doa)
    اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ
    Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari rasa malas (HR. Bukhori)
    Mengingat Hidup Hanya Sebentar dan Sementara
    Sangat sayang bukan jika hidup kita yang hanya sebentar ini kita gunakan untuk berleha-leha. Dan saat menerima kitab amal kemudian kita menyesal sejadi-jadinya. Karena waktu yang diberi tak kita gunakan untuk amal shalih.
    ni Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:
    قَٰلَ إِن لَّبِثْتُمْ إِلَّا قَلِيلًا ۖ لَّوْ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَعْلَمُونَ
    ‘Allaj berfirman . Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui.’ (QS. Al-Mu’minuun:114)
    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
    لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ
    “Kedua telapak kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sampai ditanya tentang umurnya untuk apa dia habiskan, tentang ilmunya untuk apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia peroleh dan kemana dia infakkan dan tentang tubuhnya untuk apa dia gunakan.” (HR. Tirmidzi)
    Semoga kita termasuk hamba-hamba Allah yang diberi kenikmatan beramal shalih. Selamat Menunaikan ibadah puasa. Mohon maaf lahir batin.
    Lidya Nurmaulid
    Taipei, 25 April 2020
    https://t.me/lidyanurmaulid
    5 min

About Ibu Produktif

From the publisher's feed

Sebuah Podcast yang membicarakan hal-hal seputar ibu rumah tangga, pendidikan, dan produktivitas