Truth Daily Enlightenment

IMAN YANG DIUSAHAKAN


Listen Later

Sebagian besar orang Kristen tidak memahami pengertian iman yang benar. Karena hal itu, mereka tidak pernah memiliki iman yang benar. Iman mereka selalu sangat dangkal dan miskin. Mereka memahami iman sekadar mengakui status Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kesalahan memahami pengertian mengenai iman ini membuat mereka tidak memperjuangkan iman yang sejati yang dapat menyelamatkan. Iman yang mereka miliki sebenarnya belumlah iman standar yang dikehendaki oleh Allah. Itu adalah iman palsu yang tidak bisa dinamis, dan yang tidak dapat mengubah hidup mereka, sehingga mereka tetap hidup sebagai manusia yang berkodrat dosa, dan yang tidak memiliki kemuliaan Allah. Mereka tidak berkeberadaan sebagai anak-anak Allah yang berkodrat ilahi.
Kalimat “dibenarkan oleh iman” adalah kalimat penting dalam proses keselamatan. Tetapi, kalimat ini menjadi sia-sia tanpa memahami pengertian iman yang benar. Menjelaskan mengenai iman, harus dihubungkan dengan kehidupan Abraham yang disebut sebagai bapa orang percaya atau bapa orang beriman. Hal ini disinggung oleh Paulus dalam Kitab Roma ketika ia berbicara mengenai pembenaran oleh iman. Kita harus mengamati kehidupan Abraham yang menjadi teladan iman kita, dimana kita harus memiliki iman seperti iman Abraham. Kalau seseorang memiliki langkah hidup seperti Abraham yang menerjemahkan imannya, barulah dapat disebut sebagai anak Abraham dan memiliki iman yang benar.
Kehidupan Abraham tidak diatur oleh hukum, tetapi diatur oleh kehendak Allah. Penurutan Abraham terhadap kehendak Allah inilah iman yang benar. Inilah iman yang harus dimiliki orang percaya, dan itulah iman yang menyelamatkan. Sesungguhnya, dibenarkan oleh perbuatan berdasarkan hukum seperti yang dilakukan Paulus sebelum menjadi orang percaya, jauh lebih ringan dibandingkan dengan dibenarkan oleh iman. Kalau seseorang mengaku memiliki iman tetapi tidak melakukan apa yang dikehendaki oleh Allah seperti yang dilakukan oleh Abraham, berarti belum memiliki iman. Yakobus menunjukkan bahwa Abraham dibenarkan bukan karena iman saja, maksudnya bukan hanya keyakinan dalam pikiran, melainkan dalam tindakan nyata ketika menuruti apa pun yang diperintahkan oleh Allah (Yak. 2:14-26). Penurutan Abraham kepada Allah sangat kuat atau sangat ekstrem. Kesediaan Abraham keluar dari Ur-Kasdim, dan melewati banyak tantangan sampai harus mempersembahkan Ishak, anaknya, menunjukkan imannya. Abraham kehilangan segala sesuatu untuk memenuhi kehendak Allah, Elohim Yahweh. Dari hal itu, dilahirkan iman yang sejati.
Kalau orang percaya tidak memiliki langkah hidup seperti Abraham dengan ketaatannya kepada Allah sebagai ekspresi imannya, berarti belum memiliki iman yang menyelamatkan. Iman yang menyelamatkan adalah melakukan segala sesuatu yang diperintahkan oleh Allah. Oleh sebab itu, orang percaya harus mengerti dengan benar segala sesuatu yang diajarkan oleh Yesus (Mat. 28:18-20). Tentu saja—pada intinya—melakukan segala sesuatu yang diperintahkan oleh Yesus adalah mengenakan hidup-Nya, sehingga segala sesuatu yang kita lakukan selalu sesuai dengan pikiran dan perasaan Allah. Dengan demikian, hidup kita selalu dalam penurutan terhadap kehendak Allah. Inilah tanggung jawab iman yang harus kita penuhi.
Iman menuntut perjuangan dan keteguhan hati. Abraham mempertahankan dan memurnikan imannya sampai ia menutup mata (Ibr. 12:8-14). Iman bukan sesuatu yang bisa datang dengan sendirinya atas seseorang oleh penentuan Allah. Iman adalah perjuangan untuk mengerti kehendak Allah dan melakukannya, serta menyelesaikan pekerjaan-Nya. Tentu hal ini harus dijalani melalui perjuangan yang sangat berat. Kalau seseorang mengaku percaya kepada Yesus, ia harus mengerti apa yang dikehendaki oleh Allah dan melakukannya dengan baik. Dengan memahami apa yang diajarkan dan dilakukan oleh Yesus, kita baru mengerti apa yang harus kita lakukan sesuai dengan keinginan Bapa. Jadi, kalau seseorang tidak belajar mengerti apa yang diajarkan dan dilakukan Yesus guna m...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings