Truth Daily Enlightenment

Jalan Keluar


Listen Later

Banyak pembicara Kristen yang mudah menjanjikan kepada jemaat suatu jalan keluar dari segala persoalan hidup yang mereka hadapi. Dalam pertemuan bersama atau kebaktian, pembicara suka menantang orang untuk maju ke depan atau sekadar mengangkat tangan guna didoakan agar memperoleh jalan keluar atau penyelesaian dari masalah hidup yang mereka alami. Mereka mudah menjanjikan bahwa yang sakit disembuhkan, yang ada dalam masalah keuangan mendapat jalan keluar, yang menganggur mendapat pekerjaan, yang tidak atau belum memiliki keturunan akan memperoleh keturunan, dan lain sebagainya. Bahkan mereka berani menyatakan bahwa setiap kali jemaat pulang dari kebaktian di gereja tersebut, mereka sudah mendapat jalan keluar dari segala permasalahan yang mereka hadapi.
Hal di atas ini mengesankan bahwa Yesus yang mereka tawarkan adalah Tuhan yang sangat mudah memberi jalan keluar dari berbagai persoalan yang dihadapi jemaat. Biasanya, Yesus yang diperkenalkan tersebut adalah Yesus yang baik, bahkan sangat baik. Kebaikan-Nya diukur dari kesukaan-Nya menolong dengan memberi jalan keluar bagi jemaat dalam segala persoalan dan permasalahan berat yang mereka hadapi. Dikesankan kuat bahwa Yesus tersebut adalah Pribadi yang menjadi sahabat yang mengerti perasaan orang percaya, memedulikan masalah-masalah mereka dan tidak membiarkan mereka ada di dalam masalah-masalah tersebut. Itulah sebabnya Yesus yang diperkenalkan tersebut mendapat berbagai julukan yang sangat memikat hati; seperti Yesus yang setia, Yesus yang tidak pernah meninggalkan orang percaya, Yesus yang peduli, dan lain sebagainya. Pada dasarnya julukan tersebut bertalian dengan Pribadi Yesus yang mau menolong orang percaya dari segala permasalahan yang dihadapi.
Sebenarnya Tuhan Yesus yang diajarkan demikian bukanlah Yesus yang asli, tetapi Yesus fantasi. Tuhan Yesus yang asli bukanlah demikian. Tuhan adalah Tuhan yang memperhatikan kehidupan kekekalan dan menyediakan berkat abadi daripada berkat sementara. Tentu Yesus yang sejati atau asli itu setia, bahkan sangat setia, Ia memedulikan kita, tidak pernah meninggalkan kita, tetapi konteksnya bertalian dengan kehendak-Nya agar kita bertumbuh menjadi sempurna seperti Bapa atau serupa dengan Diri-Nya.
Masalah-masalah yang menyangkut pemenuhan kebutuhan jasmani dan berbagai masalah yang menyangkut kehidupan fana bukanlah sesuatu yang boleh dianggap sangat penting. Tuhan sering mengijinkan kita ada di dalam berbagai masalah-masalah berat dengan maksud untuk menggarap kita agar kita berubah. Sebab tidak mungkin ada perubahan tanpa kejadian-kejadian dalam kehidupan. Itulah sebabnya Allah bekerja dalam segala hal mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia (Rm. 8:28).
Jadi, kalau kita menghadapi suatu persoalan yang berat, seharusnya bukan jalan keluar dari masalah itu yang kita cari, tetapi kita harus mencari untuk menemukan bagian mana dalam karakter kita yang hendak diubah oleh Tuhan. Kita harus menerima penggarapan Allah melalui berbagai persoalan hidup yang kita hadapi. Doa kita bukanlah bagaimana memperoleh jalan keluar dari berbagai persoalan yang kita hadapi, tetapi meminta pencerahan dari Tuhan untuk mengerti bagian mana dalam karakter kita yang hendak diubah oleh Tuhan. Kalau kita menemukan bagian mana dalam karakter kita yang diubah Tuhan dan memberi diri diubah, maka persoalan akan selesai pada waktunya. Tentu kita juga harus bertanggung jawab atas setiap persoalan yang kita hadapi dalam hidup ini. Kalau ada pendeta yang mudah menjanjikan jalan keluar kepada jemaat dari berbagai persoalan yang dihadapi jemaat, sejatinya pendeta tersebut tanpa sadar justru merusak rencana Allah.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings