Novel "Pada Sebuah Kapal" pertama kali naik cetak pada 1973. Berlatarkan seorang anak perempuan pengagum ayahnya yang hadapi kenyataan harus sandang status yatim. Sempat bikin ia banyak merenung, sebelum temukan ruang penghiburan.
Ini buah pikir pasca kemerdekaan Idrus. Di dalamnya evolusi hidup Open, yang sesuai namanya selalu berpusar pada keterusterangan. Tunggu. Apa sih sebenarnya terus terang itu? (kredit gambar: Mihail Macri, Unsplash)
Obrolan warung kopi; sebuah usaha membingkai keseharian yang banal, sedikit binal.
Diisi sepenuh hati oleh Xati Magalu, Momon Karman, Raka Langit, Henry Deaw, Ican Fauzi, Ade Sugih, dan Faisal Icon. Direkamin sama Pajar Ucok Jamaludin. Terima kasih tak kepalang buat Rumah KGW!