Sekali lagi, melalui firman-Nya, Allah menegur kita dengan halus. Tentang sifat sebagian kita yang terkadang menyukai hidup berkemegahan. Bahkan tak jarang kita menjadi gila dan begitu terobsesi padanya. Namun, ada saatnya, semangat membara ini akan redup jua saat kita dihadapkan pada liang-liang kubur kita. Barulah saat itu, kita terdiam menyesali namun tak dapat berbuat banyak.
Betapa rugi kita.
Mungkin, surah ini masih erat kaitan muhasabahnya dengan surah Al 'Ashr kemarin. Mudah-mudahan, melalui penyamaian ini, kita dapat terbantu untuk menyadari diri tentang hakikat harta dan kemegahan seharusnya.