
Sign up to save your podcasts
Or


Hai, Sobat Jurnal Lembu! 🐮 Terima kasih sudah menemani perjalanan Jurnal Lembu: Karakter Keuangan in This Economy. Tahun ini kita belajar bahwa financial independence dan financial freedom bukan cuma tentang berapa banyak uang yang kita punya, tapi juga tentang karakter, kebiasaan, dan keputusan yang kita buat setiap hari.
Kamu adalah bagian dari cerita ini dan kita akan tetap ngobrol lebih banyak tentang uang, mimpi, kehidupan, dan cara bertumbuh bersama. Terima kasih sudah mendengarkan.
*Podcast ini dipersembahkan khususnya untuk Eugene dan Yosef, dan para pejuang pencari pundi-pundi!
https://www.tiktok.com/@lembutambun
Hai, Sobat Jurnal Lembu! 🐮 Terima kasih sudah menemani perjalanan Jurnal Lembu: Karakter Keuangan in This Economy. Tahun ini kita belajar bahwa financial independence dan financial freedom bukan cuma tentang berapa banyak uang yang kita punya, tapi juga tentang karakter, kebiasaan, dan keputusan yang kita buat setiap hari.
Kamu adalah bagian dari cerita ini dan kita akan tetap ngobrol lebih banyak tentang uang, mimpi, kehidupan, dan cara bertumbuh bersama.
Terima kasih sudah mendengarkan.
*Podcast ini dipersembahkan khususnya untuk Eugene dan Yosef, dan para pejuang pencari pundi-pundi!
https://www.tiktok.com/@lembutambun
Hai, Sobat Jurnal Lembu! 🐮 Terima kasih sudah menemani perjalanan Jurnal Lembu: Karakter Keuangan in This Economy. Tahun ini kita belajar bahwa financial independence dan financial freedom bukan cuma tentang berapa banyak uang yang kita punya, tapi juga tentang karakter, kebiasaan, dan keputusan yang kita buat setiap hari.
Kamu adalah bagian dari cerita ini dan kita akan tetap ngobrol lebih banyak tentang uang, mimpi, kehidupan, dan cara bertumbuh bersama.
Terima kasih sudah mendengarkan.
*Podcast ini dipersembahkan khususnya untuk Eugene dan Yosef, teman-teman inklusi dan para pejuang pencari pundi-pundi!
https://www.tiktok.com/@lembutambun
My Tiktok: https://www.tiktok.com/@lembutambun
Menghemat merupakan langkah penting dalam mengelola keuangan, tetapi ada batasnya. Ketika pengeluaran sudah benar-benar efisien dan kebutuhan utama tetap harus dipenuhi, solusi berikutnya bukan sekadar mengurangi pengeluaran, melainkan meningkatkan pendapatan.
Menambah income dapat dilakukan melalui pengembangan kompetensi, pekerjaan sampingan, bisnis, investasi, atau memanfaatkan keahlian yang dimiliki. Namun, peningkatan pendapatan juga harus diikuti pengendalian gaya hidup agar tambahan penghasilan tidak langsung habis. Prinsipnya adalah menciptakan keseimbangan antara mengelola pengeluaran dan meningkatkan kemampuan menghasilkan uang.
Financial health bukan hanya tentang seberapa sedikit kita membelanjakan uang, tetapi juga seberapa besar kemampuan kita menciptakan surplus untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
My Tiktok: https://www.tiktok.com/@lembutambun
Hematlah supaya punya ruang untuk memberi.
Kalau kita berhemat untuk memenuhi kebutuhan, membangun masa depan, dan kemudian punya kemampuan untuk berbagi, menurut saya itu bukan pelit. Itu justru bentuk tanggung jawab keuangan.
Karena pada akhirnya, karakter keuangan bukan hanya tentang berapa banyak uang yang kita punya, tetapi juga untuk apa uang itu kita gunakan dan siapa yang bisa merasakan manfaatnya.
My Tiktok: https://www.tiktok.com/@lembutambun
Income membuat kita mampu hidup. Aset membuat kita mampu bertahan. Aset produktif membuat uang bekerja untuk kita. Dan kekayaan bersih menunjukkan seberapa jauh kita sebenarnya telah berjalan.
Gaji naik seharusnya membuat hidup lebih lega. Tapi kalau setiap kenaikan penghasilan langsung diikuti kenaikan gaya hidup, uang tetap saja habis. Inilah lifestyle inflation: penghasilan bertambah, keinginan ikut bertambah. Jadi masalahnya bukan selalu kurang uang, tetapi kurang perencanaan sebelum uang bertambah.
Bagaimana cara membedakan antara life upgrade dan lifestyle inflation?
Sederhananya, life upgrade adalah setiap pengeluaran yang benar-benar meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, produktivitas, pengetahuan, atau kemampuan kita. Nilai yang kita peroleh lebih besar daripada biaya yang kita keluarkan.
Sebaliknya, lifestyle inflation terjadi ketika pengeluaran hanya meningkat karena ingin mengikuti tren, simbol status, atau validasi sosial, tanpa memberikan manfaat yang benar-benar sebanding.
Hai, Sobat Jurnal Lembu! 🐮 Terima kasih sudah menemani perjalanan Jurnal Lembu: Karakter Keuangan in This Economy. Tahun ini kita belajar bahwa financial independence dan financial freedom bukan cuma tentang berapa banyak uang yang kita punya, tapi juga tentang karakter, kebiasaan, dan keputusan yang kita buat setiap hari.
Kamu adalah bagian dari cerita ini dan kita akan tetap ngobrol lebih banyak tentang uang, mimpi, kehidupan, dan cara bertumbuh bersama.
Terima kasih sudah mendengarkan.
*Podcast ini dipersembahkan khususnya untuk Eugene dan Yosef, teman-teman inklusi dan para pejuang pencari pundi-pundi!
https://www.tiktok.com/@lembutambun
Zakat mal adalah bagian dari harta kekayaan seorang Muslim yang wajib dikeluarkan untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya apabila telah mencapai batas minimal tertentu (nisab) dan masa kepemilikan (haul). https://baznas.go.id/zakatmal
Hi ketemu lagi sobat, Selamat Mencoba aplikasi dibawah ini, semoga kalian suka! Saya pilihkan untuk kalian. Tulis komen dibawah! semoga membantu kinerja trading anda.
Google finance Beta https://www.google.com/finance/beta
Perplexity https://www.perplexity.ai/finance/BBCA.JK
Yahoo Finance https://finance.yahoo.com/quote/BBCA.JK/
Heatmap Saham https://id.tradingview.com/heatmap/stock/#%7B%22dataSource%22%3A%22IDXHIDIV20%22%2C%22blockColor%22%3A%22change%22%2C%22blockSize%22%3A%22market_cap_basic%22%2C%22grouping%22%3A%22sector%22%7D
Stock Heatmap IDX Mobile https://www.instagram.com/reels/DVIhAQ3j9_L/
JKSE Investingdotcom https://id.investing.com/indices/idx-composite
Jakarta Composite Index and Sectoral Indices Movement https://idx.co.id/id/data-pasar/laporan-statistik/digital-statistic/monthly/stock-price-index/jakarta-composite-index-and-sectoral-indices-movement?filter=eyJ5ZWFyIjoiMjAyMyIsIm1vbnRoIjoiMyIsInF1YXJ0ZXIiOjAsInR5cGUiOiJtb250aGx5In0%3D
🎙️ KENAPA SIH MUNCUL ISTILAH “IN THIS ECONOMY”?
Pernah dengar kalimat, “In this economy…”? Biasanya muncul ketika harga makanan naik, uang jajan terasa cepat habis, atau kita ingin sesuatu tetapi harus berpikir dua kali. Bukan berarti ekonomi harus selalu menakutkan. The Art of Spending Money mengingatkan bahwa “Money is a tool you can use. But if you’re not careful, it will use you.” (Morgan Housel) The Book of Money Monzo ingin memberi kita “skills, tools and confidence” untuk menghadapi uang. (Monzo) Mike Michalowicz bahkan menekankan bahwa tekanan finansial bukan hanya soal berapa banyak kita menghasilkan, tetapi bagaimana kita mengelola uang yang sudah ada. (mikemichalowicz.com) Jadi, “In This Economy” bukan alasan untuk menyerah—justru ajakan untuk mulai melek uang. Buat kamu yang masih SMA, pertanyaannya sederhana: kalau ekonomi berubah, apakah kebiasaan keuangan kita juga siap berubah?
From the publisher's feed