Truth Daily Enlightenment

Karunia Sulung Roh


Listen Later

Dulu, sebelum menerima pendamaian dari Allah oleh kurban Kristus, kita bukan saja berstatus bermusuhan dengan Allah, melainkan juga benar-benar berkeadaan bermusuhan dengan Allah karena karakter atau keadaan kita yang jahat. Pendamaian dengan darah Yesus oleh pihak Allah, maka status kita diubah. Dari pemberontak, menjadi orang yang tidak berstatus pemberontak. Keadaan kita adalah keadaan manusia yang telah dibenarkan di hadapan Allah. Tetapi, keadaan kita tidak atau belum berubah secara otomatis, ini berarti perdamaian dengan Allah belum lengkap atau utuh. Sekarang, setelah status kita diubah, kita bertanggung jawab untuk mengubah keadaan kita dengan belajar hidup sebagai anak-anak Allah yang berkenan kepada-Nya atau mengambil bagian dalam kekudusan Allah (Ibr. 12:5-9). Dalam hal tersebut, bukan hanya status kita yang diubah, melainkan juga keadaan kita diubah. Kesalahan banyak orang Kristen berpikir bahwa perubahan status berarti juga sudah otomatis perubahan segala aspek. Seharusnya, kita memahami bahwa perubahan secara hukum (de jure), belum tentu juga perubahan secara status.
Kekristenan hari ini telah menjadi hidup keberagamaan bagi banyak orang Kristen. Mereka kehilangan esensi kekristenan yang sejati. Esensi kekristenan yang sejati adalah perubahan keadaan manusia batiniah, yang dengan demikian, perilaku kita akan berubah secara fundamental sehingga menjadi semakin sesuai dengan rancangan Allah semula. Rancangan Allah semula adalah manusia yang berkenan kepada Allah, yang dalam segala sesuatu yang dilakukan selalu sesuai dengan pikiran dan perasaan Allah. Keadaan manusia seperti ini barulah dapat mengimbangi Allah, sehingga dapat hidup dalam persekutuan dengan Allah secara ideal.
Kita harus menyadari bahwa kesempatan untuk mengalami perubahan guna bisa mengimbangi Allah sangat terbatas. Kalau momentum kesempatan ini berlalu, maka tidak ada lagi kesempatan kedua, sebab hidup ini hanya satu kali. Dalam satu kali kesempatan hidup ini, seseorang harus memilih, yaitu bersekutu dengan Allah atau yang sama dengan berdamai dengan Allah, atau di pihak lain bersekutu dengan musuh Allah atau dunia. Allah tidak memaksa orang Kristen untuk memilih bersekutu atau berdamai dengan Allah, Allah tidak mendesain secara sepihak seseorang memilih bersekutu atau berdamai dengan Allah. Kalau Allah secara sepihak membuat seseorang berdamai dengan Allah, maka perdamaian semacam itu bukanlah perdamaian yang tulus, benar, dan natural. Perdamaian bukanlah sesuatu yang dipaksakan. Itulah sebabnya, Paulus sebagai utusan Kristus menyerukan: “berilah dirimu diperdamaikan” (2Kor. 5:19-20).
Orang percaya adalah orang-orang yang mendapat hak istimewa sebagai memiliki karunia sulung Roh (Rm. 8:23). Karunia sulung Roh ini adalah potensi untuk menjadi pewaris Kerajaan Allah bersama-sama dengan Tuhan Yesus. Tetapi kalau seseorang tidak berkarakter berkenan kepada Allah—karena tidak mengusahakannya dengan sungguh-sungguh—maka ia berkeadaan seperti Esau yang menukar hak kesulungannya dengan semangkuk makanan (Ibr. 12:16-17). Hal ini sama dengan kalau orang percaya tidak mengubah diri untuk berkeadaan bisa berdamai dengan Allah, berarti ia menolak anugerah memiliki karunia sulung Roh. Berarti ia gagal sebagai anak-anak Allah. Orang yang memiliki karunia sulung Roh adalah pribadi-pribadi seperti Yesus yang melakukan kehendak Bapa. Harus diingat, bahwa orang yang dikenal Tuhan adalah orang yang melakukan kehendak Bapa (Mat. 7:21-23). Tidak melakukan kehendak Bapa berarti tidak diterima di dalam Kerajaan Surga.
Banyak orang Kristen berkeadaan seperti Esau yang hidup dalam kesenangan dunia, tidak berusaha bertumbuh untuk dapat mengambil bagian dalam kekudusan Allah (Ibr. 12:9-10), sehingga mereka menyia-nyiakan kesempatan yang berharga untuk bisa berdamai dengan Allah dalam standar yang Allah kehendaki. Betapa Allah menginginkan umat pilihan-Nya yang mengenal Yesus untuk bisa bertumbuh dalam kekudusan agar bisa bersekutu dengan Allah seb...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings