Truth Daily Enlightenment

KEMATIAN MANUSIA LAMA


Listen Later

Keselamatan adalah usaha Allah mengembalikan manusia kepada rancangan-Nya yang semula. Rancangan semula adalah manusia yang segambar dan serupa dengan Allah (Kej. 1:26-27). Tuhan Yesus adalah model manusia yang dikehendaki oleh Allah tersebut. Kehidupan Tuhan Yesus adalah model manusia yang diingini oleh Allah. Jika kita hendak memahami manusia macam apakah yang dikehendaki oleh Allah, diri Tuhan Yesuslah jawabannya. Kehidupan Yesus adalah karakter yang berstandar Allah atau yang sama dengan sempurna seperti Bapa. Jadi, menjadi orang percaya berarti perjuangan untuk menemukan wajah batiniah Yesus di dalam hidupnya. Allah menghendaki, suatu hari nanti Ia menemukan orang-orang yang serupa dengan Yesus. Dalam hal ini, pengakuan “Hidupku bukan aku lagi, tetapi Kristus yang hidup di dalam aku” adalah standar yang harus dimiliki oleh semua orang percaya. Sampai pada tingkat ini, seseorang barulah bisa dikatakan sudah selesai dengan dirinya sendiri di hadapan Allah.
Untuk mencapai kehidupan serupa dengan Yesus dibutuhkan perjuangan yang sangat berat, sebab untuk memiliki pencapaian kehidupan seperti itu, seseorang harus bersedia mengalami “kematian dari manusia lama.” Jika kita benar-benar berketetapan untuk memiliki kehidupan ilahi tersebut, kita harus berusaha semaksimal mungkin mengerahkan seluruh daya yang ada pada diri kita. Sebab, hal ini tidak bisa dilakukan dengan usaha setengah-setengah. Kita harus berani mempertaruhkan hidup tanpa batas; baik tenaga, pikiran, waktu, dan segala hal yang ada di dalam kehidupan kita. Hal ini dimaksudkan agar kehidupan Kristus terbangkitkan dalam diri orang percaya. Kematian di sini maksudnya adalah pemadaman keinginan yang tidak sesuai dengan kehendak Allah dalam diri seseorang. “Kematian” di sini juga berarti pemadaman kehidupan wajar yang dimiliki manusia pada umumnya dan bersedia mengenakan kehidupan seperti yang dikenakan oleh Yesus. Dengan demikian, dapat dilahirkan kehidupan ilahi, yaitu karakter Allah dalam diri seseorang. Mengalami kematian manusia lama sejatinya adalah tujuan utama orang percaya, sebagai penggenapan rencana Allah sejak manusia diciptakan oleh-Nya.
Firman Tuhan mengatakan bahwa kita telah mati dan hidup kita tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah (Kol. 3:3-4). Inilah yang sering disebut sebagai kematian di dalam Tuhan. Hal ini harus dipahami sebagai kemutlakan yang tidak boleh diubah sama sekali. Alkitab mengatakan bahwa kita sudah mati dan Kristus menjadi hidup kita. Kalau Kristus menjadi hidup di dalam diri kita, berarti kita sudah mati. Kristus menjadi hidup kita, artinya semua gairah yang ada di dalam diri kita, cara berpikir, gaya hidup, dan semua cita-cita kita harus sesuai dengan kehendak Yesus; dan kehendak Yesus hanyalah melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Dengan demikian, jelas bahwa kekristenan bukan agama melainkan jalan hidup atau gaya hidup. Jalan atau gaya hidup yang dikenakan adalah jalan dan gaya hidup Yesus.
Dengan demikian, “menjadi satu dalam kematian Tuhan” artinya kita harus berjuang sampai mencapai level seperti yang telah dicapai oleh Tuhan Yesus: taat, bahkan sampai mati. Semakin menuju akhir hidup, kita harus semakin tepat melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan tugas yang dipercayakan Bapa kepada kita. Dengan isi hidup seperti ini, suatu hari kita juga akan dibangkitkan dari antara orang mati dan dimuliakan bersama-sama dengan Tuhan Yesus dan hidup bagi kemuliaan Bapa di dalam Kerajaan Surga. Itulah sebabnya, Firman Tuhan menyatakan bahwa kita akan menerima janji-janji Allah Bapa dan menerimanya bersama-sama dengan Tuhan Yesus. Janji itu adalah dimuliakan bersama dengan Tuhan Yesus di dalam Kerajaan Bapa di surga, yaitu memerintah bersama-sama dengan Tuhan Yesus. Hanya orang-orang yang mengalami kematian di dalam Tuhan—artinya kematian terhadap dosa—yang akan dibangkitkan dan dimuliakan bersama-sama dengan Tuhan untuk melayani Bapa di surga.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings