Truth Daily Enlightenment

Kerendahan Hati


Listen Later

Firman Tuhan mengatakan bahwa orang yang masih hidup dalam keangkuhan tidak memiliki kasih akan Bapa (1Yoh. 2:16-17), tentu mereka tidak akan pernah menemukan hadirat Allah dan hidup di dalam-Nya. Allah menentang orang congkak (1Ptr. 5:5). Tidak mungkin Allah bergaul dengan orang yang congkak. Agar kita tidak menjadi sombong atau angkuh, kita harus menyadari bahwa Allah adalah satu-satunya sumber segala sesuatu. Ini berarti kita terus dalam kesadaran bahwa kita ada sebagaimana kita ada, hanya oleh karena pemberian-Nya. Semua dari Dia, oleh Dia, dan bagi Dia. Dengan demikian, kita tidak dapat memegahkan diri dan menjadi sombong. Paulus dalam suratnya di 1 Korintus 4:7 berkata, pada umumnya orang tidak mengakui bahwa apa yang dimilikinya diterima dari Tuhan.
Orang yang tidak mengakui bahwa keberadaannya hanya karena kemurahan Allah semata-mata, pasti menjadi sombong. Sikapnya menunjukkan seolah-olah karena kekuatannyalah, ia dapat mencapai segala prestasi yang dimilikinya, seperti: kekayaan, pangkat, gelar, kekuasan, dan lain-lain. Dengan sikap ini, ia bukan saja tidak menghormati Allah, melainkan juga merendahkan orang lain yang berkeadaan kurang dari dirinya, seolah-olah orang lain tidak dihargai Tuhan seperti dirinya. Hal ini bukan saja menyakiti hati sesama kita, tetapi juga menyakiti hati Tuhan. Sikap ini juga merupakan fitnah terhadap Allah, seakan-akan Allah bersikap diskriminatif; tidak adil.
Orang percaya yang rendah hati dan dalam kesadaran bahwa keberadaannya hanya oleh anugerah Allah semata-mata, akan tampak melalui sikap hidup yang selalu merendahkan diri di hadapan Allah untuk bergantung dan berharap sepenuh dalam segala sesuatu. Orang-orang yang bersikap seperti ini akan mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh. Baginya, kehidupan ini tidak lengkap tanpa Tuhan. Segala kesanggupan, kemampuan, dan kecakapan tidak ada artinya tanpa Tuhan yang menaunginya. Allah yang mengatur kehidupannya. Ia akan mengakui bahwa Allah adalah Penguasa satu-satunya yang harus dipatuhi. Orang percaya yang mengakui Allah adalah Penguasa kehidupan akan menjunjung tinggi Dia dengan segala kehormatan. Orang percaya seperti ini dengan rela melakukan segala sesuatu sesuai dengan yang Allah kehendaki.
Selanjutnya, orang yang rendah hati menjadikan Allah sebagai satu-satunya objek pemujaan dan penyembahan. Sikap memuji dan menyembah Allah diwujudkan dalam sikap menghargai Allah lebih dari segala sesuatu. Orang yang rendah hati sadar bahwa Allah itu baik, luhur, agung, setia, tidak pernah curang, menggenapi Firman-Nya, pengampun, dan lain sebagainya. Pujian dan penyembahan orang percaya harus berangkat dari kesadaran bahwa Allah sudah berbuat baik kepada kita dan memberikan segala yang kita perlukan. Sebab segala sesuatu dari Dia, oleh Dia, dan bagi Dia (Rm. 11:36). Dalam hal ini, kita dipanggil untuk memberikan pujian, sanjungan, dan penyembahan dengan ketulusan dan kemurnian. Pujian, sanjungan, dan penyembahan kita harus dipersembahkan sebagai pengakuan tentang keberadaan Allah yang kita kenali sebagai Yang Mahamulia. Sikap itu akan tampak dalam bukti hidup suci dan tidak hidup dalam percintaan dunia.
Untuk ini, seseorang harus mengenal dan menilai Allah sebagai yang termulia, terbesar, terindah, terbaik, termanis, teragung, dan di atas segalanya. Dalam hal ini, harus menyadari perlunya bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan. Pengenalan akan Tuhan menambah kekaguman kita terhadap Tuhan. Kekaguman inilah yang membuat kita secara otomatis memuji dan menyembah Allah. Harmonisasi hubungan antara umat dan Allah dapat diukur dari sikap pujian dan penyembahannya kepada Tuhan. Seorang yang memiliki hubungan yang harmonis dengan Tuhan, tentu memiliki kehidupan memuji dan menyembah Allah dengan benar. Dalam hal ini, yang penting bukan sikap lahiriah dalam pujian dan penyembahan, melainkan sikap hati yang menghargai dan menghormati Dia di atas segalanya.
Untuk dapat menaikkan pujian dan penyembahan serta sanjungan,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings