Setelah semua selebrasi selesai dan toga dilipat rapi, kita masuk ke fase yang nggak kalah membingungkan: sekarang, mau ke mana?
Di episode ini, aku ngobrolin tentang rasa syukur setelah punya arah, kegelisahan saat teman dekat belum nemu jalannya, dan ketakutan pribadi yang kadang datang diam-diam. Tentang jadi teman yang cukup hadir, bukan yang menggurui. Dan tentang pentingnya terus jalan—pelan-pelan, tapi nggak berhenti.
Kalau kamu lagi ngerasa tertinggal, atau belum tahu arah pasti ke mana… kamu nggak sendiri.
Semoga obrolan ini bisa jadi teman di perjalananmu.