
Sign up to save your podcasts
Or


Penyair dan dosen Fakultas Ilmu Budaya UI, Ibnu Wahyudi menceritakan pengalamannya yang tragis tapi juga jenaka mengenai kata makian. Salah meluncur, kata itu segera menerbitkan rona merah di pipinya. Bukan. Bukan karena malu.
Kata makian, semacam anjay yang bikin heboh hari-hari ini cuma satu dari puluhan atau bahkan ratusan kata-kata di nusantara yang tabu tapi juga bikin seru. Mengakrabkan bagi yang satu, tapi bagi yang lain bikin marah dan ngilu. Tergantung Pada Kata edisi kali mengajak Anda nimbrung dalam tongkrongan Ibnu Wahyudi sambil meneropong dan menimbang-nimbang kata makian dan hubungannya dengan kita.
By Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya - FIB UIPenyair dan dosen Fakultas Ilmu Budaya UI, Ibnu Wahyudi menceritakan pengalamannya yang tragis tapi juga jenaka mengenai kata makian. Salah meluncur, kata itu segera menerbitkan rona merah di pipinya. Bukan. Bukan karena malu.
Kata makian, semacam anjay yang bikin heboh hari-hari ini cuma satu dari puluhan atau bahkan ratusan kata-kata di nusantara yang tabu tapi juga bikin seru. Mengakrabkan bagi yang satu, tapi bagi yang lain bikin marah dan ngilu. Tergantung Pada Kata edisi kali mengajak Anda nimbrung dalam tongkrongan Ibnu Wahyudi sambil meneropong dan menimbang-nimbang kata makian dan hubungannya dengan kita.