Sebetulnya sejak awal gue sudah skeptis dengan proyek sekuel film horor favorit gue sepanjang masa ini, oleh karena alasan enggak yakin sama yang buat, David Gordon Green, yang kemarin menggarap trilogi horor HALLOWEEN. Walau cukup menikmati paruh awal, 'The Exorcist: Believer' ini susah bikin gue terkesan di sisa paruh selanjutnya, terutama babak akhir, adegan eksorsis keroyokan yang justru bikin ketegangan sekaligus kengeriannya terasa drop.
Gue menyukai detil terkecil yang membuat film ini menjadi berasa nostaljik, ala #PetSher2 kemarin, ada adegan anjing berantem, terus ada karakter Ibu hamil yang bisa dikaitkan dengan iblis Pazuzu yang konon katanya adalah pelindung Ibu yang sedang hamil. Gue juga suka tritmen menakuti yang mulus di awal, dan ada keinginan masukin unsur HOPE layaknya 'The Exorcist" original. Namun, babak akhir lalu ambyar, karakternya terlalu banyak, ditambah metode ngusir setan yang tumpang tindih nga karuan, dan tingkat kengerian yang hampa tanpa ada cukup emosi yang mengikat antara kita dan orang-orang di filmnya.
Cukup menikmati, salah satu yang gue sukai lagi dari 'The Exorcist: Believer', yaitu kemiripannya dengan 'Pengabdi Setan 2', dimana mereka yang kita anggap si paling relijius, bisa kalah juga kok sama evil, entah karena trik sang iblis, atau oleh setan dalam darah mereka sendiri. Tapi yah overall, sekuel yang mening enggak usah deh dibuat sama sekali, apalagi oleh David Gordon Green yang agak ngaco disini.