Truth Daily Enlightenment

Kristen Mediokritas


Listen Later

Injil artinya kabar baik. Masalahnya, baik menurut siapa, baik yang bagaimana, baik versi siapa? Sebab ketika Tuhan Yesus memberitakan Injil, orang-orang Yahudi—termasuk murid-murid Tuhan Yesus—tidak memahami maksud kedatangan Tuhan Yesus. Mereka salah memahami Injil. Kesalahan itu disebabkan karena mereka memiliki konsep Mesias yang salah. Mesias artinya the annointed one; seorang yang diurapi. Biasanya, yang diurapi adalah nabi atau raja. Perlu kita ketahui bahwa bangsa Israel hidup di dalam tekanan musuh. Sehingga mereka sangat menantikan datangnya seorang pembebas; seorang “mesias.” Jadi, ketika Yesus datang dan mendemonstrasikan kuasa ajaib kesembuhan, kebangkitan orang mati, air menjadi anggur dan lainnya, mereka berharap Dia menjadi raja. Itulah sebabnya dalam Yohanes 6, orang-orang mau mengangkat Yesus sebagai raja versi mereka. Karena mereka ingin dibebaskan dari pemerintahan asing, dan mereka menaruh harapan kepada Mesias yang tampil seperti Daud. Jadi, kita bisa mengerti mengapa ketika Yesus masuk kota Yerusalem, mereka berkata “Hosana,” artinya Lord, help us (Tuhan tolong kami).
Murid-murid Yesus pun punya konsep yang sama seperti konsepnya orang-orang Yahudi pada umumnya mengenai Mesias. Itulah sebabnya, mereka mengikut Yesus karena mau mengubah nasib mereka dari nelayan, menjadi pejabat yang terhormat dan berlimpah materi. Jadi, tidak heran kalau mereka bertengkar tentang siapa yang paling besar di antara mereka, yang nanti akan duduk di dalam pemerintahan Yesus. Ketika Yesus bangkit pun murid-murid masih menuntut, bilamana Yesus memulihkan kerajaan bagi Israel (Kis. 1). Yesus tidak menolak fakta adanya pemerintahan, tetapi Yesus berkata bahwa mereka harus menjadi saksi dulu sampai ke ujung bumi. Dan pemerintahan yang Yesus maksudkan bukanlah pemerintahan duniawi di bumi. Sedangkan, mereka mengharapkan Yesus menjadi Mesias versi mereka; Juruselamat versi mereka di bumi secara duniawi. Yesus adalah Juruselamat dunia, tapi bukan Juruselamat duniawi. Kerajaan-Nya bukan dari dunia ini, bukan kejayaan lahiriah dan kemuliaan duniawi. Mereka salah memahami keselamatan yang Tuhan Yesus berikan. Yesus datang membawa pembebasan, namun bukan pembebasan politik melainkan pembebasan dari dosa.
Setelah Roh Kudus dicurahkan, murid-murid Tuhan Yesus mulai mengerti maksud kedatangan Tuhan. Di dalam 1 Petrus 1:3-4, kita dapat membaca bahwa Petrus telah memiliki peta yang benar mengenai Injil, “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan, untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.” Petrus sudah mengerti bahwa kiblatnya bukan kerajaan duniawi, bukan kemakmuran duniawi, melainkan Kerajaan Surga. Selanjutnya, Injil inilah yang mereka beritakan. Dan ternyata, orang yang menerima Injil, hidupnya tidak menjadi nyaman atau tenteram, namun justru menghadapi pencobaan-pencobaan. Hidupnya menjadi sulit, dan itu harus terjadi sebagai ujian. Sebab, dengan menjadi orang percaya, mereka harus rela kehilangan harta, keluarga, nyawa, dan kenyamanan hidup. Orang-orang yang tidak nyaman dan tidak mapan hiduplah yang berpotensi besar untuk ikut Yesus. Kalau seorang nyaman dan mapan hidupnya, ia harus rela kehilangan segala sesuatu.
Tidak ada Kristen mediokritas atau setengah-setengah seperti banyak orang Kristen hari ini. Kekristenan haruslah sungguh-sungguh segenap hati atau tidak sama sekali. Dan Injil diberitakan untuk mereka yang tidak lagi memiliki pengharapan hidup yang nyaman di bumi ini. Injil yang Yesus ajarkan berfokus pada kehidupan yang akan datang (1Ptr. 1:3-4). Dan sementara kita hidup di bumi, kita membenahi diri. Dan pasti ada ujian, apakah kita layak menerima kehormatan atau tidak. Ironis, hari ini jarang orang Kristen memahami hal pengujian ini.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings