Truth Daily Enlightenment

Landasan Kemurahan Allah


Listen Later

Terkait dengan pembahasan bab ini, kita perlu mengoreksi pandangan banyak teolog yang memungut ayat dalam Yesaya 64, dan ternyata keluar dari konteksnya. Yesaya 64:4 tertulis: Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin. Kesalehan bangsa Israel pada zaman pembuangan dan paska pembuangan yang jahat tersebut berkualitas seperti kain kotor. Hal ini menunjukkan betapa rusaknya bangsa itu pada zaman tersebut. Sangatlah keliru, kalau kemudian ayat itu dikenakan untuk semua manusia yang hidup di bumi. Pertanyaannya apakah Ayub termasuk di dalamnya? Henokh? Abraham, dan lain sebagainya? Hal ini terjadi hanya karena mereka membangun teologi predestinasi yang salah. Hal ini sekilas terkesan bukan masalah besar, tetapi sebenarnya memiliki implikasi yang sangat luas dalam memahami konsep keselamatan. Dari penafsiran mereka, maka terbangun pandangan bahwa tidak ada seorangpun yang baik, jadi kalau seseorang bisa selamat, hal itu karena pemilihan Allah berdasarkan kedaulatan-Nya secara sepihak.
Dalam Roma 9:16 tertulis: Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah. Menganalisis ayat ini, kita harus tetap dalam konteks: bagaimana Allah memberi kasih karunia dan belas kasihan kepada Musa. Hendaknya ayat ini tidak dibawa kepada konteks yang berbeda atau tidak simetris. Jika dipertanyakan mengapa Allah memberi kasih karunia dan belas kasihan kepada Musa, maka jawabnya ada di dalam keluaran 33:17 – “Juga hal yang telah kaukatakan ini akan Kulakukan, karena engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan-Ku dan Aku mengenal engkau.” Kata mengenal dalam teks aslinya adalah yada (עדי), yang artinya mengenal karena menikmati atau mengalami. Kata ini digunakan dalam Kejadian 4:1 Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: “Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN.” Kata bersetubuh dalam teks aslinya juga menggunakan kata yada. Penjelasan dalam paragraf ini juga menjadi pertimbangan mengapa Allah memilih Yakub. Sebab Yakub memang lebih baik dari Esau dan layak menerima “Berkat Perjanjian”; bahwa dari keturunan Abraham semua bangsa di bumi akan diberkati. Dalam hal ini, Allah tidak sembarangan memilih.
Tentu saja kemurahan hati Allah tidak ditujukan kepada sembarang orang. Seperti yang telah dijelaskan bahwa di dalam Diri Allah ada tatanan. Dalam memberikan kasih karunia dan belas kasihan pun pasti berdasarkan tatanan di dalam Diri Allah yang sempurna. Kemurahan hati Allah pasti ditujukan kepada orang-orang tertentu dengan landasan sesuai dengan sifat dan hakikat Allah yang kasih, kudus, adil, mulia, bijaksana dalam segala kesempurnaan-Nya. Memang hal ini merupakan misteri Ilahi. Tetapi dari memahami hakikat dan karakter Allah di dalam Alkitab, kita dapat menyimpulkan bahwa Allah bertindak berdasarkan tatanan dan hukum di dalam Diri-Nya. Dalam hal ini sudah sangatlah pasti bahwa Allah tidak akan pernah bertindak sewenang-wenang tanpa tatanan yang sempurna.
Jadi, sangatlah adil kalau Allah memilih Yakub dan menolak Esau. Ada dasar atau alasan Allah bertindak demikian. Demikian pula dalam pemilihan Allah atas bangsa di luar Israel sebagai umat pilihan atau menjadi bagian dari umat pilihan Allah. Israel sejati bukanlah mereka yang berdarah keturunan Yakub saja, tetapi yang memiliki iman seperti Abraham. Adalah adil kalau bangsa-bangsa ‘kafir’ menjadi umat pilihan yang kekal atau umat pilihan permanen sampai kekekalan, karena iman kepada Yesus Kristus. Allah memiliki alasan untuk bertindak demikian, sebab walau bangsa Israel adalah umat pilihan secara darah daging dengan segala hak istimewa, tetapi mereka menjadi keras kepala dan tegar tengkuk dengan menolak kasih karunia dalam Yesus Kristus,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings