Truth Daily Enlightenment

Lautan Kematian


Listen Later

Berbicara mengenai kedahsyatan Allah, biasanya orang hanya menghubungkan dengan keberadaan kuasa-Nya yang melampaui segala sesuatu, tetapi tidak menghubungkan dengan kesucian-Nya. Di dalam kesucian-Nya, Allah menghendaki umat pilihan untuk berkeadaan kudus seperti diri-Nya. Itulah sebabnya firman Tuhan mengatakan, “Kuduslah kamu sama seperti Aku kudus” (1Ptr. 1:16). Kalau seseorang benar-benar menyadari hal ini, maka ia memiliki perasaan takut yang sepatutnya akan Allah (1Ptr. 1:17). Kata “takut” dalam teks aslinya di dalam 1 Petrus 1:17 adalah fobos (φόβος), yang selain artinya perasaan takut, juga perasaan diteror. Mestinya kegentaran akan Allah menyelimuti hidup kita, seperti sebuah teror. Tentu saja perasaan “diteror” atau diintimidasi bukan seperti menghadapi orang jahat yang mengancam keselamatan kita, melainkan menghadapi Allah yang Mahabaik yang juga Mahakudus. Kekudusan Allah seperti “mengintimidasi” agar kita juga memiliki kekudusan seperti Dia.
 
Kita harus membayangkan, seandainya saat ini kita berhadapan dengan Allah yang dapat meneropong ke dalam hati kita serta mengetahui segala sesuatu yang kita lakukan, pasti ada kegentaran yang hebat sekaligus ketakutan yang tidak dapat dibayangkan, yaitu kalau kita masih berkeadaan belum memiliki kesucian atau keberadaan moral seperti yang Dia kehendaki. Oleh sebab itu, kesempatan dimana kita masih dapat membenahi diri sekarang ini harus kita gunakan sebaik-baiknya, sebab kalau kita sudah menutup mata untuk selamanya, berarti kesempatan itu tidak ada lagi. Pastilah akan ada penyesalan yang tidak terlukiskan, kecuali ratap tangis dan kertak gigi.
 
Suatu hari nanti kita pasti menghadap takhta pengadilan Tuhan. Tuhan yang memercayakan kehidupan ini untuk kita jalani sesuai dengan kehendak-Nya. Karena kehidupan diberikan oleh Tuhan bukan sesuatu yang gratis, kita harus mempertanggungjawabkan segala sesuatu yang kita kerjakan selama hidup di dalam dunia. Ini adalah realitas dahsyat yang tidak bisa kita hindari. Perjalanan waktu hidup kita membawa manusia kepada realitas ini. Setiap detak jantung dan denyut nadi kita seperti detik arloji yang memang sekarang masih terdengar, tetapi yang suatu saat akan berhenti. Pasti. Semua ini mengisyaratkan bahwa kita seperti terbawa oleh arus air yang sangat kuat yang tidak bisa dibendung menuju lautan; lautan kematian. Saat panggilan untuk menghadap Tuhan bisa terjadi setiap saat, tanpa dapat kita duga.
 
Pada umumnya, orang tidak tahu kapan giliran masuk ke dalam peti mati. Realita kepastiannya pasti tahu, tetapi ironis, banyak orang tidak memedulikan hal tersebut. Hal ini nyata dalam perilakunya yang tidak sungguh-sungguh takut akan Allah. Mereka tidak sungguh-sungguh memperkarakan bagaimana penilaian Allah terhadap dirinya, dan perasaan Allah terhadap dirinya. Hal ini juga menunjukkan bahwa memang mereka tidak menghormati Allah secara patut dan tidak berlindung kepada-Nya dari kedahsyatan kekekalan. Kalau seseorang berlindung kepada-Nya dengan sungguh-sungguh, pasti ada perjuangan untuk hidup berkenan kepada-Nya dengan segala usaha.
 
Banyak orang berpikir bahwa saat kematiannya masih jauh, sehingga mereka kurang peduli terhadap realitas pengadilan Allah untuk mempertanggungjawabkan hidupnya dalam kekekalan. Bila hal ini berlarut-larut, maka mereka tidak pernah memiliki kesadaran bahwa kematian adalah sebuah realitas, sampai mereka mati. Tidak sedikit mereka yang sudah berumur sangat tuapun berpikir kalau dirinya masih bisa memperpanjang umurnya, apalagi kalau memiliki kekayaan yang berlimpah. Ia berpikir seakan-akan bisa menunda kematian. Memang, kadang-kadang tindakan medis bisa memperpanjang usia. Tetapi tidak akan bisa membatalkan kematian.
Tuhan sendiri yang telah mengatakan bahwa masa hidup manusia tujuh puluh tahun dan jika kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings