Truth Daily Enlightenment

Layak Dimahkotai


Listen Later

Menjadi keharusan—tetapi juga sekaligus keniscayaan—untuk memiliki kehidupan yang serupa dengan Yesus, artinya hidup tidak bercacat dan tidak bercela. Sebab, hanya dengan kehidupan serupa dengan Yesus, kehidupan yang tidak bercacat dan bercela, kita diperkenan menjadi anggota keluarga Kerajaan Allah. Inilah agenda satu-satunya hidup kita. Inilah isi hidup kita satu-satunya. Inilah hidup yang membuat kita benar-benar bermakna. Dalam mengusahakan keselamatan, tidak boleh dipandang sebagai suatu beban. Tetapi harus dipandang sebagai suatu kesukaan. Bukan sebagai suatu kewajiban, melainkan sebagai suatu kebutuhan. Menjadi serupa dengan Yesus, hidup tidak bercacat dan bercela adalah suatu kebutuhan. Dan untuk itu, orang percaya dipanggil menjadi umat pilihan. Sama seperti seorang atlet yang berjuang untuk mencapai prestasi, ia berlatih bukan sebagai suatu kewajiban, melainkan kebutuhan maka dia bisa menikmati latihan tersebut sebagai suatu kesukaan. Misalnya, seorang atlet bulutangkis yang merindukan menjadi juara—bisa memperoleh piala Thomas Cup atau Uber Cup—maka dia harus bangun pagi, harus berlatih. Ia tidak menganggap hal itu sebagai beban, tetapi sebagai suatu kebutuhan dan dia menikmati latihan itu.
Kalau untuk sebuah mahkota juara fana—seperti sebuah piala Thomas Cup atau Uber Cup yang hari ini bisa diraih dan besok harus dilepas—orang berjuang begitu rupa, mengapa untuk mahkota abadi kita tidak berjuang lebih dari itu? Kalau demi menjadi juara, seseorang harus berjuang—dimana juara yang kita miliki dan nikmati hanya sesaat di bumi, setelah itu lenyap seperti uap—seseorang bisa mempertaruhkan waktu, tenaga, uang, dan pikiran, tapi mengapa untuk mahkota abadi kita tidak berjuang lebih keras?
Dalam 2 Timotius 2:5 dikatakan “Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.” Dan seorang olahragawan yang sungguh-sungguh ingin mendapatkan juara, dia berjuang dengan sungguh-sungguh. Kenapa untuk sebuah mahkota abadi yang akan kita nikmati dalam kekekalan, kita tidak berjuang lebih sungguh-sungguh? Paulus mengatakan dalam 1 Korintus 9:25 tertulis: “Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.” Ini sama dengan yang dikatakan Roma 8:17, “kemuliaan bersama-sama dengan Yesus.”
Tidak ada mahkota tanpa salib. Tetapi apakah kita sudah memikul salib demi mahkota tersebut? Faktanya, banyak orang Kristen yang menikmati hidup sama seperti anak-anak dunia menikmati hidup. Jelas, mereka bukan orang yang terpilih sebagai umat pilihan yang berpotensi memiliki mahkota yang abadi ini. Jadi, jangan kita menyamakan diri dengan mereka. Orang-orang beragama pada umumnya tidak mengenal hal ini. Berbeda dengan kekristenan yang adalah jalan hidup, dimana kita harus menjalani hidup seperti yang dijalani oleh Tuhan Yesus dengan segala perjuangan dan pengorbanan-Nya, sehingga Ia dipermuliakan oleh Allah Bapa. Demikian pula kita, sebagai pengikut-pengikut Yesus, kita harus menjalani hidup seperti yang Yesus jalani. Hanya dengan menjalani hidup seperti yang Yesus jalani, kita akan mendapat kemuliaan bersama-sama dengan Dia di dalam Kerajaan-Nya.
Keselamatan memang gratis disediakan Allah dengan cuma-cuma. Tanpa perbuatan baik dan jasa kita, Allah sudah mempersiapkan kemuliaan itu. Tetapi, kemuliaan itu tidak dapat kita peroleh secara otomatis. Sebab, kita harus memiliki keadaan yang layak untuk dimahkotai. Tidak mungkin seorang yang tidak berlatih sungguh-sungguh bisa mendapatkan piala atau menjadi juara. Harus ada perjuangan untuk menjadi seorang yang bisa mengangkat piala. Kalau tidak berlatih namun bisa mendapat piala, pasti telah terjadi sebuah ketidakadilan. Tatanan Tuhan sangat jelas dan pasti Allah akan menegakkan bahwa apa yang ditabur seseorang itu juga yang akan dituainya.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings