
Sign up to save your podcasts
Or


Lintas Makna episode 68 bisa kamu tonton lengkapnya di:
======================================================
Atau kamu juga bisa mengunjungi cxomedia.id untuk episode lainya!
Sering berpikir bahwa orang lain itu manipulatif atau tidak selalu memiliki niat yang baik, khawatir dikhianati jika diberi janji oleh seseorang dan sering merasa curiga atau tidak yakin akan banyak hal.
Pernah gak sih kalian memiliki perasaan seperti ini?
Perasaan dan pikiran seperti ini yang terjadi secara sering dan terus-menerus merupakan trust issues atau masalah kepercayaan.
Trust issues sendiri diakibatkan oleh berbagai macam faktor, mulai dari trauma akan masa lalu hingga masalah yang sering dihadapi sehari-hari. Orang yang memiliki trust issues biasanya akan sulit untuk membangun lagi kepercayaan mereka.
Kalau menurut kamu, hal apa yang paling berpengaruh hingga seseorang bisa memiliki trust issues?
Apakah tandanya mereka yang memiliki trust issues juga tidak mempercayai dirinya sendiri?
Ikuti kami juga ya di platform lain!
- Instagram : https://www.instagram.com/lintasmakna/
- Tiktok: https://www.tiktok.com/@lintasmakna
- Twitter: https://twitter.com/lintasmakna_cxo
Saat lagi marah, lebih memilih diam. Biar orang tahu kalau ternyata kita bisa marah. Tapi apa marah yang seperti ini berdampak baik dan bisa menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi?
Silent treatment adalah sebuah taktik manipulasi yang membuat suatu masalah dalam hubungan tidak terselesaikan.
Setelah terjadi perdebatan secara intens antar individu dan salah satu pihak tidak mau mengkomunikasikan masalahnya.
Kali ini juga, Lintas Makna kedatangan pasangan baru Dikta & Rachel Amanda yang akan membahas lebih dalam mengenai Silent Treatment dari sudut pandang lintas generasi dan lintas perspektif mereka berdua.
Tonton juga episode 67- Diam Tak Selamanya Emas di platform https://cxomedia.id
Tonton video lengkapnya di cxomedia.id
Mencoba menyeimbangkan hidup, tidak terlalu berlebihan atau tidak terlalu sedikit. Tapi di zaman dimana segala perubahan terjadi dengan begitu cepat, sehingga mengharuskan kita untuk lebih berusaha dengan keras, apa bisa?
Ngomongin soal hidup yang seimbang, not too much not too little, ada sebuah filosofi dari Swedia yang menggambarkan konsep hidup tersebut yaitu Lagom.
Lagom adalah sebuah kata yang digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan yang ‘tepat atau cukup’.
Kalo menurut kamu, bisa gak sih kita menerapkan konsep lagom ini? bukan sekedar hidup minimalis atau hemat, tapi benar-benar cukup
Ikuti kami juga ya di platform lain!
- Instagram : https://www.instagram.com/lintasmakna/
- Tiktok: https://www.tiktok.com/@lintasmakna
- Twitter: https://twitter.com/lintasmakna_cxo
Pernah gak sih kamu merasakan kekosongan atau sebuah fase dimana kamu tidak sedang sedih tapi juga tidak sedang bahagia? Kamu merasa tidak bersemangat seolah tidak ada motivasi untuk melakukan apapun tapi tidak sedang depresi ataupun anxiety.
Perasaan seperti itu dinamakan dengan Languishing. Sebuah keadaan dimana semuanya terasa stuck, tidak bahagia maupun sedih, seperti demotivasi. Languishing ini ternyata banyak dialami oleh orang-orang selama masa pandemi covid-19, karena kita diharuskan untuk mengurangi mobillitas diluar rumah dan melakukan banyak hal hanya di dalam rumah saja. Mungkinkah perasaan seperti ini datang akibat rasa bosan yang berkepanjangan?
Istilah Languishing ini pertama kali diciptakan oleh Corey Keyes, seorang Sociologist dan Psychologist asal Amerika sebagai sebuah lawan dari pertumbuh-kembangan seseorang. Pernah kah kamu mengalami languishing seperti ini? dan bagaimana cara kamu mengatasinya walau ruang gerak terbatas?
Ikuti kami juga ya di platform lain!
- Instagram : https://www.instagram.com/lintasmakna/
- Tiktok: https://www.tiktok.com/@lintasmakna
- Twitter: https://twitter.com/lintasmakna_cxo
Perasaan cemburu kerap kali datang didalam sebuah hubungan karena cemburu merupakan perasaan yang wajar sebagai sebuah alarm dalam hubungan. Tapi cemburu itu sebenarnya hadir karena kita takut kehilangan orang tersebut atau karena kita tidak percaya dengan dia?
Atau malah ternyata rasa tidak percaya diri yang membuat kita cemburu? Coba ceritakan pendapatmu tentang perasaan cemburu?
Apa penyebab utama rasa itu?
Ikuti kami juga ya di platform lain!
- Instagram : https://www.instagram.com/lintasmakna/
- Tiktok: https://www.tiktok.com/@lintasmakna
- Twitter: https://twitter.com/lintasmakna_cxo
Dalam hidup ini kita akan selalu menemukan hal yang selalu kita anggap sebagai musuh kita. Namun tanpa kita sadari ada musuh yang selalu menahan kita untuk berkembang menjadi manusia yang lebih baik, yaitu diri kita sendiri.
Ada kalanya kita harus melawan diri kita dan #AmbilLangkahBerani untuk bisa #LompatLebihTinggi menjadi lebih dari apa yang kita inginkan.
Kalau kamu hal apa yang sedang kamu coba lawan dari diri kamu saat ini? apakah kamu sudah berhasil melawan dirimu sendiri atau kamu sedang terjebak bersamanya?
Bersama BNI berbagai kemudahan untuk bisa melawan diri sendiri dan menggapai impian dengan #LompatLebihTinggi menjadi lebih mudah!
Powered by BNI
Ikuti kami juga ya di platform lain!
- Instagram : https://www.instagram.com/lintasmakna/
- Tiktok: https://www.tiktok.com/@lintasmakna
- Twitter: https://twitter.com/lintasmakna_cxo
“Yang jantan dong, laki-laki kok nangis”
“Seorang pria harus memiliki citra yang tangguh, tegas, tidak cengeng, berani dan dapat melakukan apa saja”
Kamu setuju dengan pernyataan-pernyataan diatas?
Nyatanya pernyataan dan kalimat-kalimat seperti itu bukannya menjadikan laki-laki lebih kuat tapi bisa jadi menjadi racun yang mengganggu psikologis mereka, biasanya hal seperti itu kita sebut sebagai toxic masculinity.
Toxic masculinity sendiri yang ada di masyarakat ini kerap kali dikaitkan dengan nilai-nilai tertentu yang dianggap harus ada pada diri seorang laki-laki.
Apa berarti laki-laki tidak bisa bebas mengekspresikan perasaannya?
Menurut kamu gimana? Coba share pendapat kamu yaaa
Ikuti kami juga ya di platform lain!
- Instagram : https://www.instagram.com/lintasmakna/
- Tiktok: https://www.tiktok.com/@lintasmakna
- Twitter: https://twitter.com/lintasmakna_cxo
Orang yang sedang jatuh cinta biasanya hanya melihat dari 1 sisi, seolah yang terpenting hanya pasangannya, sementara dia lupa dengan dirinya.
Biasanya, kita sering mengatakan hal ini sebagai blind love atau cinta buta.
Tapi menurut kamu, kira-kira kenapa ya, seseorang bisa terjebak dengan blind love?
Apakah karena dia belum mampu mencintai dan melihat dirinya terlebih dahulu atau karena memang itu datang dari kekuatan cinta?
Silahkan sharing di kolom komentar pendapat kamu tentang blind love?
Apakah kamh pernah mengalaminya?
Dan apakah dari pengalamanmu blind love ini berujung buruk?
Kalau menurut @dimasdanangsuryonegoro dan @sherylsheinafia sih kurang lebih seperti itu, apakah kamu sependapat?
Ikuti kami juga ya di platform lain!
- Instagram : https://www.instagram.com/lintasmakna/
- Tiktok: https://www.tiktok.com/@lintasmakna
- Twitter: https://twitter.com/lintasmakna_cxo
Kamu merasa gak sih kalau kita itu selalu berhadapan dengan tantangan dari luar seperti isu sosial, perubahan dunia hingga tantangan yang datang dari dalam diri sendiri. Nah hal itu terjadi karena kita tengah hidup di era Vuca World yang selalu bergerak (Volatile), tidak pasti (Uncertain), kompleks (Complex), dan ambigu (Ambigous). Dari sana kita akhirnya dituntut untuk memiliki karakter tangguh atau resiliensi diri.
Apa sih reseliensi diri itu sendiri?
Resiliensi adalah kapasitas individu untuk menghadapi peristiwa buruk, bertahan ketika menghadapi kesulitan yang cukup besar dan tidak hanya mengatasinya, tetapi juga menjadi lebih kuat.
Kira-kira apakah kamu sudah membentuk resiliensi dirimu?
dan menurut kamu apakah setiap orang memiliki resiliensi diri?
Silahkan share pengalaman bagaimana cara kamu berjuang saat berhadapan dengan sebuah tantangan?
Apakah kamu memiliki cerita dan pendapat yang sama dengan @Dimas Danang Suryonegoro dan @Sheryl Sheinafia?
Share juga topik-topik lainya yang menurut kamu menarik untuk kita bahas bersama di Lintas Makna episode selanjutnya!!
==================================================
Ikuti kami juga ya di platform lain!
- Instagram : https://www.instagram.com/lintasmakna/
- Tiktok: https://www.tiktok.com/@lintasmakna
- Twitter: https://twitter.com/lintasmakna_cxo
Melepaskan berarti memberikan ruang di kepala kita untuk pulih dari situasi atau suatu keadaan.
Melepaskan tidak selalu mengenai hal yang berkaitan dengan duka cita, banyak hal di kehidupan kita yang nyatanya harus kita pahami untuk mampu belajar melepaskan dan akhirnya menerima.
Namun, beberapa orang sulit melepaskan hal yang sudah melekat atau menjadi bagian dari dirinya dikarenakan ketakutannya akan sebuah perubahan dan merasa low self worth.
Pernah kah kamu merasa sulit sekali untuk melepaskan sesuatu?
Kenapa hal tersebut sulit untuk kamu lepaskan?
Apakah kamu sependapat atau tidak dengan Dimas Danang dan Sheryl Sheinafia?
Share juga topik-topik lainya yang menurut kamu menarik untuk kita bahas bersama di Lintas Makna episode selanjutnya!!
==================================================
Lintas Makna juga bisa didengarkan di berbagai platform dalam bentuk audio only:
- Spotify: https://open.spotify.com/show/1YDeHMX...
- Apple Podcast: https://podcasts.apple.com/id/podcast...
Ikuti kami juga ya di platform lain!
- Instagram : https://www.instagram.com/lintasmakna/
- Tiktok: https://www.tiktok.com/@lintasmakna
- Twitter: https://twitter.com/lintasmakna_cxo
#LintasMakna #DimasDanang #SherylSheinafia
From the publisher's feed