Fluent Fiction - Indonesian:
Lost Heirloom, Found Courage: A Jakarta Aquarium Adventure Find the full episode transcript, vocabulary words, and more:
fluentfiction.com/id/episode/2025-12-12-23-34-02-id
Story Transcript:
Id: Siti, Ari, dan Dewi mengunjungi Jakarta Aquarium pada musim panas yang cerah.
En: Siti, Ari, and Dewi visited the Jakarta Aquarium on a bright summer day.
Id: Tempat itu ramai dengan keluarga dan pengunjung.
En: The place was bustling with families and visitors.
Id: Suara riang dari anak-anak yang kagum melihat ikan-ikan besar semakin membuat suasana meriah.
En: The cheerful sounds of children amazed at the large fish added to the festive atmosphere.
Id: Tapi pikiran Siti sudah melayang jauh, teringat akan kalung pusaka yang diwariskan turun-temurun dalam keluarganya.
En: But Siti's thoughts had drifted far, remembering the heirloom necklace handed down through her family.
Id: Kalung itu jatuh secara tidak sengaja ke dalam kolam penguin yang kini menjadi area terlarang.
En: The necklace had accidentally fallen into the penguin pool, which was now a restricted area.
Id: "Siti, kamu baik-baik saja?
En: "Siti, are you okay?"
Id: " tanya Dewi saat melihat Siti termenung di depan tangki.
En: asked Dewi when she saw Siti lost in thought in front of the tank.
Id: Siti mengangguk, meski hatinya gelisah.
En: Siti nodded, though her heart was uneasy.
Id: Dia merasa kalung itu sangat penting.
En: She felt the necklace was very important.
Id: Harus kembali ke tangannya.
En: It needed to return to her hands.
Id: Setelah menimbang-nimbang, Siti memutuskan untuk mengambil langkah besar.
En: After some deliberation, Siti decided to take a big step.
Id: Dia mengatakan rencananya kepada Ari dan Dewi.
En: She told Ari and Dewi of her plan.
Id: Sekilas, wajah Ari terkejut, tapi dia cepat mengerti tekad Siti.
En: For a moment, Ari's face showed surprise, but he quickly understood Siti's determination.
Id: "Baiklah, kami akan membantumu," kata Ari dengan semangat.
En: "Alright, we'll help you," said Ari enthusiastically.
Id: Malam itu, setelah semua pengunjung pulang dan aquarium ditutup, Siti dan kedua temannya menyelinap ke area terbatas.
En: That night, after all the visitors had left and the aquarium was closed, Siti and her two friends sneaked into the restricted area.
Id: Jantung Siti berdegup kencang.
En: Siti's heart was beating fast.
Id: Kenangan trauma masa kecil ketika hampir tenggelam pernah menghantui, tapi kini dia harus menghadapinya.
En: Childhood memories of nearly drowning haunted her, but now she had to face them.
Id: "Dewi, jaga pintu masuk," kata Ari.
En: "Dewi, guard the entrance," said Ari.
Id: Dewi mengangguk serius.
En: Dewi nodded seriously.
Id: Siti berjalan pelan menuju kolam penguin.
En: Siti walked slowly toward the penguin pool.
Id: Air melingkar lembut di permukaan, terlihat damai.
En: The water circled gently on the surface, looking peaceful.
Id: Dengan gemetar, Siti mendekatkan tubuhnya.
En: With trembling hands, Siti approached.
Id: "Kamu bisa, Siti," bisik Ari memberi semangat.
En: "You can do it, Siti," whispered Ari encouragingly.
Id: Dengan satu tarikan nafas dalam, Siti memasukkan tangannya ke air.
En: With one deep breath, Siti plunged her hand into the water.
Id: Dia merasakan dingin kulit penguin yang meluncur di dekatnya.
En: She felt the cold skin of a penguin gliding near her.
Id: Akhirnya, matanya menangkap sinar kilau di dasar air.
En: Finally, her eyes caught the shimmering light at the bottom of the water.
Id: Kalung itu!
En: The necklace!
Id: Perlahan, Siti meraihnya.
En: Slowly, Siti reached for it.
Id: Hatinya melompat lega.
En: Her heart leapt in relief.
Id: Namun, ketika Siti mengangkat kalung itu, tiba-tiba bunyi alarm berbunyi nyaring.
En: However, as Siti lifted the necklace, suddenly an alarm blared loudly.
Id: Ari dan Dewi panik.
En: Ari and Dewi panicked.
Id: "Lari, Siti!
En: "Run, Siti!"
Id: " seru Dewi.
En: shouted Dewi.
Id: Mereka bertiga bergegas keluar, tapi terlalu terlambat.
En: The three of them hurried out, but it was too late.
Id: Petugas keamanan sudah datang.
En: Security officers had arrived.
Id: Mereka siap menghadap kemungkinan terburuk.
En: They were ready to face the worst-case scenario.
Id: Tapi, melihat kalung di tangan Siti dan kefasihan cerita yang disampaikan Ari, para petugas tersenyum penuh pengertian.
En: But, seeing the necklace in Siti's hand and the convincing story told by Ari, the officers smiled with understanding.
Id: "Kami terkesan dengan keberanianmu," ujar salah satu petugas.
En: "We are impressed with your bravery," said one of the officers.
Id: Mereka membantu memastikan kalung pusaka Siti aman.
En: They helped ensure Siti's heirloom necklace was safe.
Id: Hari itu, Siti kembali ke rumahnya dengan perasaan lega.
En: That day, Siti returned home with a sense of relief.
Id: Pengalaman ini memberinya pelajaran berharga.
En: This experience taught her a valuable lesson.
Id: Dia tidak hanya mendapatkan kembali kalung penting itu, tetapi juga keberanian baru untuk menghadapi ketakutan.
En: She not only retrieved the important necklace but also found new courage to face her fears.
Id: Dia sadar, dengan bantuan teman, hal yang tampaknya mustahil bisa dijalani.
En: She realized that, with the help of friends, what seemed impossible could be accomplished.
Id: Saat mereka duduk bersama di kafe kecil pinggir jalan Jakarta, tertawa membahas kejadian tadi, Siti merasa ada hal baru yang tumbuh dalam dirinya.
En: As they sat together at a small café on the side of a Jakarta street, laughing about the earlier events, Siti felt something new growing within her.
Id: Kepercayaan diri dan kehargaan atas keberanian yang diambil.
En: Confidence and appreciation for the bravery she had taken.
Id: Pengalaman di Jakarta Aquarium hari itu bukan hanya sekadar petualangan mengambil kalung pusaka, tetapi juga penemuan jati diri seorang Siti yang tak takut lagi dengan air.
En: The experience at Jakarta Aquarium that day was not just an adventure to retrieve an heirloom necklace, but also a discovery of Siti's true self, no longer afraid of water.
Vocabulary Words:
- bustling: ramai
- heirloom: pusaka
- restricted: terlarang
- uneasy: gelisah
- deliberation: menimbang-nimbang
- determination: tekad
- sneaked: menyelinap
- haunted: menghantui
- trembling: gemetar
- shimmering: kilau
- plunged: memasukkan
- blared: berbunyi nyaring
- scenario: kemungkinan
- officers: petugas
- bravery: keberanian
- convincing: kefasihan
- accomplished: dijalani
- appreciation: kehargaan
- courage: keberanian
- retrieved: mendapatkan kembali
- entrance: pintu masuk
- peaceful: damai
- trauma: trauma
- gliding: meluncur
- childhood: masa kecil
- relief: lega
- convinced: mengerti
- accomplished: dijalani
- confidence: kepercayaan diri
- discovery: penemuan