
Sign up to save your podcasts
Or


Setiap bangsa yang dijajah selalu menginginkan kemerdekaan. Namun kemerdekaan jika tidak dipahami dan dijalankan dengan benar akan membawa kepada kekacauan yang pada akhirnya kembali berujung pada perbudakan yang jauh lebih buruk. Kita harus memahami bahwa kemerdekaan sebenarnya bukanlah tujuan akhir, tetapi adalah sebuah landasan atau kesempatan untuk mencapai yang terbaik. Melalui pelajaran kali ini kita akan mencoba memahami bagaimana kemerdekaan sejati untuk memperoleh segala yang terbaik hanya akan diperoleh dengan cara menundukkan diri kepada suatu otoritas atau kebenaran yang lebih tinggi. (Cat: Kotbah ini dibuat sebelum masa pemerintahan bapak Jokowi)
Ada suatu hal menarik yang terjadi setelah Yesus dibangkitkan, yaitu betapa sulitnya para murid mempercayai bahwa Ia benar-benar telah bangkit dari antara orang mati. Tidak hanya itu, para murid dan orang terdekat-Nya juga kesulitan mengenali Dia saat bertemu muka, sebuah hal yang mengherankan jika ditinjau dari kedekatan hubungan mereka selama ini. Kesulitan ini bersumber dari beberapa hal yang menutup mata iman mereka dari kehadiran Kristus yang bangkit. Mari belajar hal-hal apa saja yang dapat menutup pandangan iman kita terhadap Kristus, agar kita dapat mengenal Kristus yang bangkit itu dan bersukacita dalam kemenangan-Nya.
Oleh kebangkitan Kristus setiap orang percaya akan menerima kemenangan kekal di akhir segala sesuatu. Kemenangan akhir ini akan memberikan kemuliaan tiada tara yang membuat segala kesusahan yang kita alami saat ini menjadi tak berarti. Kita perlu memiliki pandangan jauh ke depan kepada kemenangan akhir ini sehingga kita dapat mengatur langkah hari ini untuk mengarahkan hidup kita pada kemenangan itu. Selain itu sebagai orang percaya kita didorong untuk memandang kemenangan akhir ini sebagai sesuatu yang dapat terjadi setiap saat, bahkan dalam masa hidup kita sekarang. Pandangan iman ini akan membuat kita bersukacita dalam segala jerih payah yang kita lakukan untuk Dia.
Setiap orang pada umumnya mendambakan keuntungan materi sebesar mungkin melalui kerja keras mereka. Berlimpahnya keuntungan materi dipandang sebagai satu-satunya cara untuk mendatangkan kepuasan dan kenyamanan hidup. Tetapi Alkitab menyediakan sebuah jalan terbaik untuk memperoleh sebuah keuntungan yang besar, yang benar-benar mendatangkan kepuasan dan kenikmatan dalam hidup seseorang secara permanen. Mari belajar bersama-sama apa saja yang harus kita lakukan agar memperoleh keuntungan yang besar ini.
Setiap orang Kristen memiliki janji dan menerima kasih karunia yang sama dari Allah di dalam Kristus. Ini berarti setiap orang percaya memiliki kesempatan yang sama untuk hidup berkemenangan dan menikmati janji-janji Tuhan. Namun dalam kenyataannya tidak semua orang Kristen mengalami hidup berkemenangan sebagaimana yang dijanjikan oleh firman Allah. Apa yang harus dilakukan agar kita mengalami dan menerima janji yang Tuhan sediakan? Mari pelajari bersama bagaimana membangun kehidupan iman dengan benar sehingga kita memiliki kehidupan Kristen yang penuh kemenangan dan memuliakan Dia.
Allah adalah pribadi yang paling mengagumkan di alam semesta dan tidak terbandingkan dengan apapun. Kekaguman yang mendalam terhadap Allah akan memunculkan penyembahan sejati dan membuat manusia menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Tetapi akibat dosa, manusia mengalihkan kekaguman kepada Allah kepada kekaguman terhadap benda-benda ciptaan. Inilah esensi penyembahan berhala yang kemudian menjadi sumber berbagai masalah dalam kehidupan. Mari menetapkan hati untuk mengarahkan kekaguman yang tertinggi hanya kepada Allah yang tak terbandingkan itu.
Ada dua perjumpaan adikodrati yang unik yang terjadi pada dua orang menjelang kelahiran Yesus. Yang pertama adalah perjumpaan Zakaria dengan malaikat yang menjanjikan keturunan. Bagi Zakaria ini adalah janji yang terlalu terlambat, karena sudah lama ia tidak berharap untuk punya keturunan. Perjumpaan kedua adalah perjumpaan Maria dengan malaikat yang juga menjanjikan keturunan. Tapi bagi Maria ini adalah janji yang terlalu cepat dan diluar harapan karena ia belum menikah. Mari kita renungkan bersama apa yang sebenarnya terjadi pada dua sosok ini saat mereka menerima janji yang benar-benar tidak mereka harapkan sebelumnya.
Sukacita adalah salah satu kekuatan yang besar dalam Kerajaan Allah. Orang yang bersukacita di dalam Tuhan memiliki daya tahan dan kekuatan yang besar untuk menghadapi segala masalah kehidupan. Tapi seringkali orang Kristen tidak memiliki sukacita ini dan kemudian berusaha mencari sukacita di tempat yang salah. Melalui rekaman khotbah berikut mari kita belajar bersama bagaimana memperoleh sukacita Kerajaan Allah yang tidak tergoncangkan oleh apapun.
Integritas merupakan hal yang sangat berharga dan unik. Jika kita memilikinya secara penuh, semuanya jadi tidak terlalu penting. Tapi jika kita tidak memilikinya, semuanya juga menjadi tidak penting. Tentu saja hidup dalam integritas sangat mungkin dilakukan, tetapi untuk mencapai dan mempertahankan hal tersebut kita harus memiliki hati nurani yang murni dan terus menjaga kebersihan hati nurani tersebut. Tanpa hati nurani yang murni, kita tidak akan berhasil membangun integritas dalam kehidupan kita.
Berdoa bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan, khususnya bila kita merasa bahwa Allah tidak menjawab doa kita. Dalam satu kesempatan Tuhan Yesus mengisahkan tentang seorang janda yang harus berjuang keras meminta bantuan seorang hakim yang lalim, yang samasekali tidak peduli terhadap urusan janda ini. Mengapa Yesus menggambarkan Allah seperti hakim yang lalim tersebut? Mari kita pelajari mengapa Tuhan menghendaki kita berdoa dengan pantang menyerah sebagai bentuk iman kepada-Nya.
From the publisher's feed