Truth Daily Enlightenment

Lulus Sekolah Kehidupan


Listen Later

Orang percaya harus mengerti dan menerima bahwa hidup ini seperti sebuah proses belajar, yaitu sekolah kehidupan. Pada zaman penggenapan ini, Allah hendak melahirkan orang-orang yang menerima Tuhan Yesus supaya menjadi anak-anak Allah. Ini bukanlah proses mudah dan sekejap. Ini adalah proses yang sulit dan menyita seluruh waktu hidup. Kalau proses pembuahan dan kelahiran manusia membutuhkan waktu 9 bulan, maka proses menjadi anak-anak Allah bisa sepanjang umur hidup ini. Menghayati hal ini, seseorang dapat mengerti betapa berharganya waktu hidup yang dimilikinya. Setiap orang harus memilih: waktu yang ada bisa digunakan untuk mempersiapkan kekekalan yang indah luar biasa atau kebinasaan yang dahsyat. Injil adalah kabar baik, maksudnya bahwa pada zaman penggenapan ini manusia dimungkinkan untuk menjadi manusia sempurna. Untuk itu Roh Kudus dimateraikan dalam kehidupan orang percaya. Mengapa hal ini tidak bisa dilakukan di zaman Perjanjian Lama? Ada dua alasan, yaitu: Pertama, karena pada saat itu belum ada penebusan dan kedua, karena belum ada Injil. Roh Kudus tidak dapat mengubah seseorang tanpa perangkat Injil atau Firman Tuhan. Untuk menjadi anak-anak Allah, seseorang harus diproses melalui sekolah kehidupan.
Tujuan keselamatan pada intinya adalah menjadikan anak manusia berubah sehingga berkeadaan sebagai anak-anak Allah. Dengan berkeadaan sebagai anak-anak Allah, maka seseorang barulah mendapat legalitas atau pengesahan status sebagai anak-anak Allah. Dengan demikian seseorang dikatakan berstatus sebagai anak-anak Allah kalau berkeadaan sebagai anak-anak Allah. Berkeadaan sebagai anak-anak Allah maksudnya memiliki ciri-ciri nyata dalam kehidupan ini yang dapat dilihat dan dirasakan oleh orang lain. Dalam hal ini paling tidak ada 5 ciri seorang yang berkeadaan sebagai anak-anak Allah. Pertama, kehidupan yang tidak bercacat dan tidak bercela. Kedua, tidak memiliki perasaan takut menghadapi segala keadaan. Ketiga, tidak memandang dunia sebagai keindahan. Keempat, merindukan Rumah Bapa dan kelima, berjuang tanpa batas melakukan kehendak Bapa dalam pelayanan penyelamatan jiwa-jiwa. Masing-masing butir ini memuat pengertian yang luas dan mendalam. Tanpa ciri-ciri ini seseorang tidak pantas menyandang statusnya sebagai anak-anak Allah.
Setiap orang percaya harus mengalami proses perubahan status dari anak gampang (anak yang tidak sah) atau nothos (Yun. νόθος) menjadi anak yang sah atau huios (Yun. υἱός). Nothos adalah anak yang tidak resmi (Ing. Illegitimate child, a child born to unmarried parental). Penjelasan mengenai nothos dan huios ini tertulis di dalam Ibrani 12. Inilah perjuangan yang harus dijalani oleh setiap orang percaya sebagai perlombaan yang diwajibkan. Betapa malangnya orang-orang yang merasa sudah sah sebagai anak- anak Allah, sehingga tidak bertekun dalam perlombaan yang diwajibkan tersebut. Sebagai gantinya, yang diusahakan adalah pengesahan sebagai “manusia yang wajar” di mata manusia lain dengan segala atributnya. Atributnya antara lain: pendidikan, pekerjaan, teman hidup dan berumah tangga, memiliki keturunan, fasilitas seperti rumah, mobil, barang ber-branded dan berbagai fasilitas lainnya. Semua ini dipandang sebagai memberi martabat. Pada umumnya orang berjuang hanya untuk hal-hal ini sampai masuk ke dalam kubur. Tidaklah demikian dengan orang percaya.
Bapa mendidik orang percaya dengan “pukulan atau hajaran” kalau diperlukan demi kesempurnaan anak-anak Allah (Ibr. 12:6-9). Kalau orang beragama Kristen hanya supaya hidupnya di dunia diberkati secara finansial, dilindungi dari malapetaka umum dan menikmati dunia seperti Firdaus, pastilah ia tidak mengerti proses pendidikan yang dikerjakan oleh Allah. Menjadi orang Kristen bukanlah proses beragama, tetapi proses menjadi manusia sempurna. Semua perhatian harus ditujukan kepada proyek ini sepenuhnya. Segala sesuatau yang lain hanyalah dukungan demi tercapainya proyek ini. Itulah sebabnya Tuhan Yesus berkata,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings