Truth Daily Enlightenment

MASUK PENJARA ALLAH


Listen Later

Dahulu kita berpikir, kalau sudah menjadi orang Kristen berarti kita sudah merdeka atau sudah dibebaskan dari semua. Karenanya itu ada lagu-lagu yang syairnya memuat kalimat yang menunjukkan atau mengesankan bahwa semua orang Kristen yang mengaku percaya kepada Yesus sudah bebas dari segala belenggu. Itulah sebabnya mereka merayakannya setiap Minggu. Apakah ini benar? Untuk mendapat jawaban yang tepat mengenai hal ini, kita harus memahami terlebih dahulu tentang pengertian “kebebasan” tersebut. Kita harus melihat adanya dua jenis kebebasan: yang pertama, pembebasan secara pasif.Yang kedua, pembebasan secara aktif.  Sebenarnya, hal ini juga paralel dengan “pengudusan.” Ada 2 jenispengudusan, yaitu pengudusan secara aktif dan pengudusan secara pasif.
Pengudusan secara pasif maksudnya adalah bahwa semua akibat dosa yang kita lakukan telah dipikul Yesus di kayu salib tanpa peran kita sama sekali. Hal itu terjadi bukan karena perbuatan baik kita. Jadi, semua akibat perbuatan dosa kita sudah selesai di kayu salib. Sebelum kita yang hidup di zaman anugerah ini, Yesus sudah mati bagi kita dua ribu tahun yang lalu. Secara pasif kita telah menerima pengudusan-Nya. Itulah sebabnya dengan yakin kita mengakui bahwa semua dosa kita sejak kita lahir sampai mati telah dipikul oleh Yesus di kayu salib. Sudah selesai!Namun, yang belum selesai adalah kodrat dosa di dalam diri kita. Hal ini harus melalui pengudusan secara aktif. Pengudusan secara pasif tidak melibatkan peran kita sama sekali, tetapi pengudusan secara aktif melibatkan peran aktif kita.
Adapun pengudusan secara aktif berbicara mengenai proses kodrat dosa yang diubah menjadi kodrat ilahi dalam kehidupan orang percaya melalui perjuangan setiap individu. Pengudusan ini terjadi oleh kuasa Firman Allah dalam pimpinan Roh Kudus. Itulah sebabnya Yesus mengatakan bahwa Firman Allah itu menguduskan, seperti dalam kalimat doa TuhanYesus, “Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran” (Yoh. 17:17). Jadi, kita dikuduskan oleh darah Allah Yesus,  dan juga dikuduskan oleh Firman. Itulah sebabnya dikatakan bahwa Injil adalah kuasa Allah yang menyelamatkan.Ini berarti bahwa melalui kebenaran Injil, seseorang mengalami perubahan. Pengudusan oleh darah Allah Yesus dan Firman itu berlangsung paralel dan tidak terpisahkan, seperti sekeping mata uang dengan dua sisi.
Pembebasan secara pasif berarti bahwa dengan kematian Yesus di kayu salib, kita telah dimerdekakan sama sekali dari perbudakan kuasa gelap dan dosa. Maksudnya, kita bisa berpeluang untuk keluar dari ikatan dosa. Peluang itu bukan sesuatu yang dapat terjadi secara otomatis. Karena itu, ada pembebasan secara aktif. Itu berarti bahwa kita harus berjuang sampai kodrat dosa tidak menguasai kehidupan kita lagi. Ini merupakansebuah transisi, dari penjara dosa atau penjara setan. Kita harus masuk ke dalam “penjara Allah.” Kalau di “penjara” dunia, orang masih bisa berbuat baik dan juga bisa berbuat jahat. Namun, orang biasanya menjadi jahat. Bagi orang percaya, Allah tidak menghendaki manusia untuk hanya menjadi baik, tetapi harus menjadi sempurna. Karena itu, kita harus keluar dari “penjara” dunia dan masuk ke “penjara Allah.” Dalam penjara Allah, kita mengalami proses dimerdekakan dari kodrat dosa, untuk dapat mengenakan kodrat ilahi atau mengambil bagian dalam kekudusan Allah.
Memang agama bisa membebaskan orang dari karakter dan kebiasaan jahat, dan membangun karakter yang baik, santun, dan beradab. Agama bisa juga membuat orang menjadi baik dalam ukuran secara umum. Oleh sebab itu, kalau hanya mau menjadi orang baik, seseorangcukup memeluk suatu agama. Namun, panggilan untuk orang percaya adalah masuk ke “penjara” Allah untuk menjadi sempurna, tanpa harus menjadi orang Kristen. Panggilan orang percaya adalah untuk hidup tidak bercacat, tidak bercela, dan dalam kesucian itu untuk tidak bisa berbuat dosa lagi. Maksudnya, kita harus tidak meleset dalam segala hal yang dipikirkan, diucapkan,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings