Khotbah MDC Surabaya satelit Graha Pemulihan:
Dari perkataan Uria pada Raja Daud,
“Tabut serta orang Israel dan orang Yehuda diam dalam pondok, juga tuanku Yoab dan hamba-hamba tuanku sendiri berkemah di padang; masakan aku pulang ke rumahku untuk makan minum dan tidur dengan isteriku? Demi hidupmu dan demi nyawamu, aku takkan melakukan hal itu!” (2 Samuel 11:11).
Kita dapat belajar ada “pagar” yang Uria bangun di dalam hidupnya,
Pertama. Hadirat Tuhan. Dia ada di mana-mana. Penyembahan adalah sikap hati yang bergantung total pada Tuhan dalam segala hal dan di setiap keadaan. Kedua. Dilarang hidup sendirian. Tidak ada yang namanya superman, yang ada superteam. #AyoJoinContact. Ketiga. Hadiri dan hargai setiap ibadah yang ada, karena ada dinamika Roh Kudus di dalamnya.
Keempat. Pilihlah pertempuran di dalam hidup kita dengan bijaksana, dan bertempurlah untuk sesuatu yang jauh lebih besar dari diri kita sendiri. Jadilah Generasi Misi bagi kemuliaan nama-Nya! Amin.
—Pdt. Rubin Ong, Membangun Pagar.