Truth Daily Enlightenment

Melepaskan Semuanya, Memiliki Segalanya


Listen Later

Penyertaan Tuhan tentu bukan kita jadikan sekadar sarana untuk mendapat pertolongan Tuhan atas masalah-masalah pemenuhan kebutuhan jasmani. Tetapi menjadi sarana kita untuk belajar bagaimana memiliki kehidupan seperti Yesus. Kalau kita terus bertumbuh menjadi seperti Yesus, mengenakan kehidupan yang tidak bercacat dan tidak bercela, lalu kita bertumbuh lagi menjadi seorang yang bisa menjadi seperti anggur yang tercurah dan roti yang terpecah seperti Yesus, penyertaan Tuhan merupakan kesempatan kita berdekat dengan Dia dan untuk melayani-Nya.
Pelayanan yang sesungguhnya pada intinya adalah memuaskan perasaan Allah. Jadi, pelayanan sebenarnya bukan berangkat dari lulus sekolah tinggi teologi atau disahkan sinode sebagai pejabatnya. Pelayanan harus dimulai dari kehidupan kita yang semakin seperti Yesus, dan dalam segala hal yang kita lakukan, kita menyukakan hati Allah Bapa. Di sini terjadi proses “pengurasan.” Segala sesuatu yang kita rasa masih kita miliki, akan dikuras oleh Allah, akan dihabisi. Dari merasa memiliki harta, harga diri, kehormatan, kebanggaan, harus dikuras habis. Dengan pengurasan itulah kita baru bisa mengabdi kepada Tuhan secara penuh. Sehingga kita tidak memiliki bagian apa pun dalam hidup ini. Bagian kita hanya memuaskan perasaan Allah. Dan ini yang Allah kehendaki harus kita lakukan.
Penyertaan Tuhan merupakan sarana kita untuk melayani Dia. Dan untuk melayani Tuhan, kita harus bisa memiliki keadaan hidup yang dikuras habis tadi. Sehingga kita bisa berkata, “aku tidak memiliki apa-apa dan siapa-siapa. Yang kumiliki hanyalah kesempatan untuk memuaskan hati Bapa.” Jika demikian, kita akan rela mengurbankan apa pun yang kita miliki. Kita rela mengurbankan hidup kita tanpa batas, dan kita tidak merasa memberi, tetapi kita merasa memperoleh kehormatan. Sebab, kalau kita bisa berbuat sesuatu kepada satu Pribadi Agung yang kita hormati, kita tidak memperhitungkan jumlah yang kita pertaruhkan itu.
Kalau di dunia ini, dalam kehidupan bermasyarakat, seseorang bisa berbuat sesuatu untuk pejabat tinggi, katakanlah untuk walikota/gubernur/menteri, apalagi untuk presiden, dia tidak menghitung. Mungkin dia berbuat sesuatu bukan karena mau mendapatkan tender atau keuntungan. Mungkin hanya karena kebanggaan, bisa memberi sesuatu untuk satu sosok yang terhormat. Itu pun sudah merupakan kehormatan. Apalagi kalau kita bisa melakukan sesuatu itu untuk Tuhan. Tuhan semesta alam yang memperhitungkan segala sesuatu yang kita lakukan bagi Dia.
Adalah luar biasa kalau kita bisa mempertaruhkan segenap hidup kita tanpa batas untuk Dia yang memperhitungkan segala sesuatu di kekekalan. Dan apa yang kita lakukan tidak hilang, akan diingat Allah terus. Itulah standar pelayanan yang benar bagi Allah. Seperti yang dilakukan Tuhan Yesus, “makanan-Ku melakukan kehendak Bapa,” artinya memuaskan hati-Nya, “dan menyelesaikan pekerjaan-Nya,” menunaikan tugas yang dipercayakan Bapa kepada-Nya. Demikian pula dalam hidup kita. Kita harus menyelesaikan apa yang menjadi bagian hidup kita.
Untuk bisa menyelesaikan dan menjadi bagian hidup kita, kita tidak boleh punya bagian sendiri. Allah memberikan kita tugas sampai titik dimana kita tidak memiliki bagian kita sendiri. Memang kalau kita belum dewasa, Allah memberikan kita tugas dimana kita masih bisa menyisakan apa yang kita miliki. Kalau milik kita 100, Tuhan memberikan kita tugas dimana kita harus menyerahkan 40% dari bagian kita. Lalu kita bertumbuh dewasa, Allah memercayakan tugas dimana kita harus menunaikan tugas itu dengan menyerahkan 70% dari bagian kita. Tapi terus, semakin kita bertumbuh, kita harus menyerahkan segenap hidup kita. Dan kehormatan, kalau sampai kita pada tingkat, level, stadium, periode, masa dimana kita bisa menyerahkan segenap hidup kita tanpa batas. Jika Tuhan berkenan membawa kita kepada tingkat di mana kita harus menyerahkan segenap hidup kita bagi Dia, dengan tugas yang tidak bisa tidak, pertaruhannya adalah segenap hidup,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings