Truth Daily Enlightenment

Mematikan Perbuatan Daging


Listen Later

Dalam Roma 8:13, Paulus seperti mengancam ketika menulis: Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Agar maksud ayat Roma 8:13 lebih mudah dimengerti, seharusnya diterjemahkan: Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika menurut roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Mengancam di sini maksudnya Paulus menunjuk konsekuensi kehidupan orang percaya. Orang percaya harus memilih, hidup menurut daging yang membawa kepada kematian atau hidup menurut roh yang dapat mematikan perbuatan-perbuatan daging
Orang yang hidup menurut daging adalah orang-orang yang memikirkan hal-hal yang dari daging. Keinginan daging adalah maut; keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah atau tidak sesuai dengan pikiran dan perasaan Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Dalam hal ini Paulus hendak mengemukakan perbedaan yang mencolok antara anak-anak Allah dan anak dunia. Sebaik apa pun mereka yang tidak hidup menurut roh, tidak mungkin mencapai kesucian berstandar Allah.
Pernyataan yang sangat penting di dalam ayat ini adalah bahwa kitalah yang mematikan keinginan daging, bukan pihak manapun, juga bukan Tuhan sendiri. Paulus mengatakan: tetapi jika oleh roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Kata perbuatan-perbuatan daging dalam teks aslinya adalah prakseis tou somatos (πράξεις τοῦ σώματος). Kata ini prakseis atau praksis memiliki pengertian a doing, a mode of acting, a deal, a transaction (sebuah tindakan, cara bertindak, kesepakatan, transaksi). Sedangkan somatos berarti daging dalam arti anggota tubuh kita. Jika dihubungkan dengan ayat sebelumnya mengenai hutang (opheiletes) yang harus dibayar, maka prakseis to somatos berarti dihentikannya transaksi, yaitu dihentikannya keinginan untuk melakukan tindakan yang memuaskan keinginan tubuh berdosa dan semua hasrat yang bertalian dengan keinginan manusia lama yang tidak sesuai dengan kehendak Allah.
Dalam hal tersebut sangat jelas, orang percaya memiliki kehendak bebas untuk menentukan keadaan atau nasib kekalnya. Dengan demikian sangatlah keliru kalau keselamatan individu sudah ditentukan oleh Tuhan secara sepihak. Ajaran yang salah ini tidak membangun kehidupan Kristen yang normal. Kesediaan dengan tekun dipimpin Roh Kudus, melahirkan cara berpikir yang baru, sebab Roh Kudus menuntun orang percaya kepada seluruh kebenaran Allah. Kebenaran ini yang memperbaharui pikiran. Cara berpikir yang baru ini melahirkan hasrat atau gairah baru yang sesuai dengan pikiran dan perasaan Allah. Bila seseorang menuruti hasrat atau gairah baru tersebut maka dengan sendirinya hasrat-hasrat dan segala gairah di dalam dagingnya dimatikan. Hal ini sama dengan kenyataan hidup, jika terang datang maka kegelapan akan menyingkir atau hilang dengan sendirinya.
Tentu proses tersebut di atas tidak terjadi dengan sendirinya. Dibutuhkan atau dituntut keaktifan individu setiap orang percaya untuk memberi dipimpin Roh Kudus dengan mendengar Firman Tuhan (logos) dan mendengar suara Roh Kudus (rhema) di dalam dirinya melalui setiap peristiwa kehidupan setiap hari. Hal ini tidak terjadi atau berlangsung dengan sendirinya, bukan seperti sebuah kisah yang telah ditulis skripnya dan diatur oleh sang sutradara. Setiap hari adalah perjalanan pilihan dan kebebasan menentukan atau mengambil keputusan. Apakah seseorang bertekun mendengar Firman (logos) dan hidup dalam persekutuan dengan Tuhan atau tidak merupakan pilihan, bukan sesuatu yang ditentukan oleh Tuhan sehingga seseorang dapat melakukannya secara otomatis. Dari pilihan-pilihan tersebut seseorang mengarahkan dirinya kepada Kerajaan Terang atau kegelapan. Tentu saja hal ini melalui perjalanan waktu yang panjang, yaitu sepanjang umur hidup seseorang. Dengan demikian perjalanan hidup orang percaya adalah persiapan diri untuk masuk ke dalam Keraj...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings