Truth Daily Enlightenment

Membuat Hidup Lebih Sulit


Listen Later

Kita tidak dapat menjadi dewasa atau sempurna dalam satu hari. Pertumbuhan kedewasaan kerohanian kita menuju kesempurnaan kesucian hidup berlangsung secara bertahap dalam jangka waktu yang panjang. Oleh sebab itu, kita sendiri harus sungguh-sungguh memanfaatkan momentum sekarang ini yang Tuhan berikan. Harus selalu kita ingat, bahwa ada saat dimana kita tidak lagi memiliki momentum itu. Jika seseorang tidak memanfaatkan momentum yang Tuhan berikan—sehingga tidak mengalami proses pendewasaan menuju kesempurnaan—suatu hari, ia akan sangat menyesal. Penyesalan itu hanya dapat digambarkan oleh Alkitab sebagai “ratap tangis dan kertak gigi.” Kita harus memperhitungkan bahwa mengalami keadaan dalam ratap tangis dan kertak gigi juga bisa kita alami, artinya bukan sesuatu yang tidak mungkin kita alami. Oleh sebab itu, kita harus sungguh-sungguh menghindarinya
Kita harus mengerti Injil yang benar, yang menunjukkan bahwa orang-orang yang mengalami perjumpaan dengan Tuhan, yang sama artinya dengan mendapatkan kasih karunia justru mengalami kesulitan dalam hidup. Seperti perjumpaan Abraham dengan Allah membuat dia harus meninggalkan kenyamanan hidup; meninggalkan negerinya, handai taulan atau familinya, untuk menemukan negeri yang tidak ia ketahui tempatnya. Abraham hanya percaya saja dan mengikuti petunjuk Tuhan. Di perjalanan pun dia mengalami banyak kesukaran. Ini berarti perjumpaan dengan Tuhan malah membuat hidup Abraham bermasalah. Perjalanan hidup Abraham menjadi lebih berat. Beratnya perjalanan hidup Abraham mematangkan dirinya sebagai bapak orang percaya.
Demikian pula dengan Nuh. Dalam Kitab Kejadian 6:8, dikatakan Nuh mendapat kasih karunia di antara banyak manusia pada zamannya. Hanya Nuh yang mendapat kasih karunia. Tetapi perjumpaan dengan Elohim Yahweh yang memberikan kasih karunia kepada dirinya, membuat hidup Nuh menjadi sulit dan berat. Nuh harus membuat bahtera dengan ukuran yang sangat besar. Nuh dan keluarganya harus menginvestasikan hidup dan waktu mereka untuk rencana Allah tersebut. Pada waktu itu, belum ada alat-alat berat untuk menjadi alat pendukung membuat bahtera yang sangat besar. Betapa beratnya pekerjaan yang mereka lakukan. Tetapi Nuh dan keluarganya melakukannya dengan setia. Hidup Nuh dan keluarganya disita untuk memenuhi rencana Allah menyelamatkan dunia waktu itu. Selain itu, Nuh juga harus memberitakan kebenaran (2Ptr. 2:5). Alkitab mengatakan Nuh itu pemberita kebenaran, mengajak orang masuk bahtera. Hal ini menunjukkan bahwa Nuh memiliki beban terhadap keselamatan jiwa orang lain.
Demikian pula dengan Lot, kehadiran malaikat atau utusan Yahweh ke Sodom dan Gomora membuat Lot bermasalah. Lot nyaris kehilangan dua anak gadisnya (Kej.19). Akhirnya, Lot kehilangan istri. Dalam hal ini, tentu bukan salah Lot, tapi istri Lot sendiri yang tidak mau dengar-dengaran. Walaupun hidup Lot menjadi berat, tetapi aspek anugerah yang diterima Lot membuat penderitaan yang Lot alami tidak artinya sama sekali. Lot mestinya ikut binasa bersama dengan penduduk Sodom dan Gomora, tetapi karena kasih Allah, dirinya diselamatkan.
Demikian juga murid-murid Yesus. Ketika mereka mendapat panggilan untuk ikut Yesus, mereka harus meninggalkan segala sesuatu. Mereka seperti kehilangan hidup mereka. Akhirnya, Yakobus, saudara dari Yohanes, dipenggal kepalanya. Tomas digoreng di belanga panas, mati dalam penderitaan. Petrus disalib dengan kepala di bawah. Dan hal itu berlangsung selama ratusan tahun. Herannya, gereja tidak mati. Orang percaya tidak habis. Karena di situ Allah mau menunjukkan bahwa pasti masih ada orang yang berani percaya dengan mempertaruhkan segenap hidup. Hal ini menunjukkan bahwa kekristenan yang sejati tidak mungkin tanpa penderitaan. Justru penderitaan merupakan momentum berharga untuk memperoleh kemuliaan bersama dengan Tuhan Yesus.
Kalau kita memerhatikan kekristenan hari ini, keadaannya sangat jauh berbeda dengan kekristenan yang dijalani oleh orang percaya pada gereja mula...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings