Truth Daily Enlightenment

Mendekati Objektivitas Mutlak


Listen Later

Harus diingatkan kepada jemaat, bahwa kita tidak boleh mudah percaya kepada mereka yang memiliki gelar kesarjanaan teologi, pendeta-pendeta atau pembicara Kristen, baik yang belum maupun yang sudah terkenal. Hal ini dikemukakan bukan bermaksud mengabaikan sekolah tinggi teologi, tidak bermaksud menyisihkan teolog dan para pembicara Kristen, serta membangun kecurigaan kepada mereka secara sembarangan. Kita membutuhkan mereka karena Alkitab pun menunjukkan adanya jawatan gembala sidang atau guru yang mengajar. Tetapi persoalannya adalah apakah guru yang mengajar, gembala sidang yang berkhotbah itu mengalami realitas Allah dalam hidupnya? Sehingga pada waktu dia berkhotbah, bukan sekadar mengemukakan pandangan pribadi atau tokoh-tokoh teolog masa lalu atau kesaksian pribadi, melainkan suara Tuhan yang diperolehnya dalam perjumpaan dengan Allah melalui pengalaman setiap hari.
Surat Paulus penuh dengan subjektivitas dari pengalaman hidup Paulus. Tetapi kita meyakini bahwa Paulus memiliki perjumpaan pribadi dengan Allah. Persekutuan yang benar dengan Allah, membuat Paulus juga memiliki ilham Roh. Masalahnya, dunia kita hari ini berbeda dengan dunia zaman Paulus. Yang harus dipersoalkan oleh orang percaya hari ini adalah bagaimana esensi kebenaran dari apa yang ditulis oleh Paulus, bisa dipahami dan dipindahkan ke dalam kehidupan orang percaya saat ini. Sehingga, kebenaran-kebenaran tersebut dapat menjawab kebutuhan kehidupan rohani orang percaya hari ini. Kebenaran yang murni pasti memiliki fleksibilitas dan dinamisitas yang tinggi, sehingga dapat menyelami setiap keadaan, dan memberi jawaban atas segala persoalan hidup manusia di sepanjang zaman dan di segala tempat.
Dalam hal tersebut, yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan menafsir tulisan Paulus, mengeskposisi ayat-ayat Alkitab, melainkan juga bagaimana bergaul dengan Allah yang memberi hikmat, pewahyuan, dan ilham kepada Paulus. Tanpa perjumpaan dengan Allah yang memberi ilham kepada Paulus dalam menulis surat-Nya, kita tidak akan pernah mengerti dengan benar apa yang ditulis oleh Paulus. Harus diingat, bahwa suasana kehidupan orang Kristen pada waktu Paulus menulis suratnya melatarbelakangi isi surat Paulus. Hal itu tentu saja sangat berbeda dengan keadaan dunia kita hari ini. Tetapi yang penting, Paulus menulis dalam perjumpaan dengan Allah setiap hari. Maka, kita membutuhkan tuntunan Roh Allah untuk memahami isinya dengan benar, sesuai dengan pikiran dan perasaan Allah. Hal ini mutlak harus dimiliki oleh setiap pemberita Firman, supaya dalam pemberitaan Firman, mereka benar-benar menjadi jurubicara Allah bagi generasi saat ini.
Mendengar kata “jurubicara Allah” terkesan sombong. Bagaimana seseorang dapat menjadi jurubicara Allah di zaman ini? Tetapi, sebenarnya hal menjadi jurubicara Allah adalah hal yang wajar bagi “utusan Kristus” (Yoh. 20:21). Setiap orang percaya adalah utusan Kristus yang harus menyampaikan Injil-Nya atau apa yang diajarkan oleh Yesus. Selain itu, orang percaya harus menjadi surat yang terbuka (2Kor. 3:1-3). Menjadi surat yang terbuka artinya lewat hidup orang percaya, manusia di sekitarnya menemukan suara Allah di dalam dan melalui hidupnya, baik melalui perkataan maupun perbuatan. Memang tidak semua orang bisa menjadi jurubicara Allah dalam bentuk berkhotbah dan mengajar, tetapi semua orang percaya harus menjadi saksi, artinya surat yang terbuka yang dapat dibaca setiap orang.
Untuk menjadi jurubicara Tuhan, orang percaya harus mengalami perjumpaan dengan Tuhan secara konkret. Oleh sebab itu, tidak cukup membaca dan mempelajari tumpukan buku-buku teologi sebagai modalnya. Hendaknya, orang percaya tidak menggantikan perjumpaan dengan Allah—yang di dalamnya ada ilham Roh—dengan ilmu mengenai Allah (teologi) dalam pikiran semata-mata. Allah pasti memberikan ilham melalui Roh-Nya untuk orang percaya yang berjalan dengan Dia, agar orang percaya sebagai utusan Kristus dapat mengerti dengan tepat isi Alkitab dan mengomunikasikannya...
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings