Masih ingat kan sama si syukur dan bahagia yang kemarin? Ternyata mereka mempunyai pengusir. Jadi, ayo kita usir balik si pengusir itu! Agar kita dapat syukur plus komplit dengan bahagia, yuhuuu.
Mari kuperkenalkan padamu sebuah rasa yang memperlukan jemputan. Dia yang sederhana namun dipersulit. Ia yang berteman dengan Si Syukur. Ia yang tenang dan menenangkan. Bahagia.