Truth Daily Enlightenment

MENGUBAH DIRINYA


Listen Later

Pada dasarnya, setiap orang bertanggung jawab sebagai penggubah dirinya sendiri. Setiap orang menciptakan sejarah bagi dirinya sendiri, bukan saja sejarah dalam hidupnya selama ia ada di dunia ini saja, melainkan juga menciptakan sejarah hidupnya dalam kekekalan. Ibarat sebuah buku sejarah, masing-masing individu menoreh tinta di buku kehidupannya masing-masing, sebuah sejarah yang memiliki nilai permanen. Tinta kehidupan tersebut adalah pilihan demi pilihan, keputusan-keputusan yang diambil, dan segala tindakan yang dilakukan berdasarkan pilihan dan keputusan-keputusan tersebut. Buku sejarah kehidupan masing-masing merupakan prestasi yang memiliki nilai kekal. Sebenarnya, ini merupakan sesuatu yang menggetarkan jiwa. Dalam hal ini, kita memahami mengapa Firman Allah menasihati kita agar hidup dalam ketakutan selama menumpang di dunia (1Ptr. 1:17). Ketakutan yang menciptakan sikap hati-hati. Jadi, bagaimana pun keadaan hidup seseorang, sangat ditentukan oleh dirinya sendiri, sebab manusia telah diberi kehendak bebas untuk menentukan pilihan bebasnya. Apakah ia hidup dalam terang atau dalam gelap, apakah membawa dirinya kepada kebinasaan atau kehidupan. Dalam hal ini kita menemukan keagungan makhluk manusia yang memiliki kehendak bebas untuk menentukan “takdirnya sendiri.”
Allah memberi kebebasan kepada masing-masing individu untuk menentukan isi buku sejarah hidupnya. Jika tidak demikian, tidak ada realitas ganjaran berupa penghargaan atau hukuman, mahkota atau azab. Semuanya akan menjadi seperti sandiwara yang alur cerita telah ditentukan dan adegan demi adegan ditentukan oleh seorang sutradara. Jika demikian, betapa beruntungnya yang memperoleh peran baik, dan betapa malangnya yang memerankan peran jahat. Jika demikian, tidak bisa dihindari tuduhan bahwa Allah adalah Allah yang baik bagi mereka yang menerima kebaikan, dan sulit mengatakan bahwa Allah adalah Allah yang baik bagi mereka yang menerima peran buruk atau jahat.
Suatu hari nanti, setiap kita dapat membaca buku sejarah masing-masing itu, dan isinya ditentukan oleh masing-masing individu. Tidak ada orang yang bisa berdalih bahwa segala sesuatu itu terjadi bukan karena dirinya. Setiap orang akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah. Sebab, kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini.
Allah memberikan kemampuan kepada masing-masing individu untuk mengubah hidupnya. Dalam kisah-kisah kehidupan tokoh-tokoh dalam Alkitab, seharusnya ada hal-hal yang tidak perlu terjadi dalam kehidupan mereka yang mendatangkan bencana bagi dirinya dan bagi orang lain. Sebenarnya, Kain bisa menghindarkan diri sebagai pembunuh. Itulah yang menyebabkan ia menjadi orang terbuang dan terasing, tidak diberkati oleh Tuhan. Saul seharusnya tidak terlempar dari takhtanya, seandainya ia dengar-dengaran kepada Tuhan. Daud seharusnya tidak membuat dirinya terusir sementara waktu dari istana dan dipermalukan di depan umum, seandainya ia tidak mengambil Betsyeba dan tidak membunuh suaminya. Hizkia seharusnya bisa tidak menjadi penyebab dirampasnya kekayaan istana dan perkakas Bait Allah, kalau seandainya ia menerima kematiannya. Dengan ditambahkan usianya 15 tahun, ia malah berbuat kesalahan yang fatal. Yudas seharusnya bisa tidak menjadi pengkhianat, seandainya ia tidak tergiur oleh uang. Dan banyak kisah lain yang menunjukkan bahwa sebenarnya mereka dapat menghindarkan diri dari bencana dalam hidup mereka. Hal ini bukan karena Allah menentukan atau menakdirkan mereka berbuat suatu kesalahan. Jika Allah yang menentukan, kita tidak bisa mengatakan bahwa Allah adalah Allah yang adil, baik, dan bijaksana. Manusia diberi kemampuan untuk menjadi penggubah bagi dirinya sendiri.
Sebagai orang percaya, kita bisa menjadi penggubah hidup menjadi manusia rohani atau man of God berdasarkan atau bermodalkan anugerah yang Tuhan berikan.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings