Truth Daily Enlightenment

MENJADI ANAK KESUKAAN


Listen Later

Tujuan akhir hidup orang percaya adalah menjadi serupa dengan Yesus, yang sering dikalimatkan sebagai “seperti Yesus.” Apa sebenarnya yang dimaksud menjadi “seperti Yesus” itu? Kalau jujur, sebenarnya kalimat ini abstrak dan sangat tidak jelas bagi banyak orang. Apanya yang menjadi seperti Yesus itu? Kita harus memahami frasa “seperti Yesus” dengan tepat. Pemahaman “seperti Yesus” pasti salah kalau kata “seperti” disamakan dengan kata “mirip.” Sejatinya, kata “seperti” dalam hal ini bukanlah “mirip,” sebab kalau dipahami sebagai “mirip,” maka “seperti Yesus” berarti “mirip Yesus.” Dalam hal ini, seakan-akan kehidupan orang percaya adalah sebuah tiruan atau imitasi dari Yesus. Alkitab tidak mengajarkan orang percaya menjadi mirip Tuhan Yesus. Alkitab mengajarkan orang percaya dapat mengenakan kehidupan Tuhan Yesus.
Sebelum Paulus mengenal Yesus Kristus, ia adalah seorang yang sangat taat terhadap hukum Taurat. Dalam kesaksiannya, ia mengatakan bahwa tentang kebenaran dalam menaati hukum Taurat, dirinya tidak bercacat (Flp. 3:6). Orang-orang Yahudi seperti Paulus adalah orang-orang yang dibelenggu oleh Taurat. Seluruh kehidupan mereka diatur oleh Taurat. Dengan demikian, Taurat telah menjadi seluruh gerak dan gaya hidupnya. Kehidupan baru yang dimiliki Paulus setelah mengenal Tuhan Yesus adalah kehidupan yang dipersembahkan bagi Allah, yang prinsip dasarnya berubah menjadi “Tuhan adalah hukumku.” Seperti Yesus artinya mengenakan karakter Tuhan Yesus, yaitu dalam segala hal yang dilakukan, selalu sesuai dengan pikiran dan perasaan Bapa. Jika hal ini terwujud, berarti seseorang telah mengalami kelahiran baru.
Kelahiran baru bukanlah kejadian sekejap, melainkan proses yang dikerjakan oleh Roh Kudus secara luar biasa dari respons manusia dalam menanggapi penggarapan Tuhan untuk keselamatannya. Kelahiran baru pada dasarnya adalah kesadaran baru dimana seseorang mengalami perubahan dalam cara pandang dalam segala hal. Dengan demikian, kelahiran baru bukanlah proses mendadak dan sekejap. Untuk mengalami kelahiran baru ini, seseorang harus mengalami pertumbuhan pengertian terhadap kebenaran, pertobatan terus-menerus, sampai berkeadaan menjadi tidak sama dengan dunia ini. Perubahan itu menjadi permanen bila disertai dengan pengalaman hidup. Itulah sebabnya, Allah bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia agar serupa dengan Yesus (Rm. 8:28-29).
Orang yang “lahir baru” adalah orang yang telah memiliki konsep yang benar dan hidup sesuai dengan konsep tersebut. Orang yang telah lahir baru menyadari sepenuhnya bahwa ia menerima roh sebagai makhluk kekal dari Allah dan akan kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan kehidupannya (Pkh. 12:7; Rm. 14:12; 2Kor. 5:10). Kesadaran tersebut mencitrakan dirinya atau dikenakan secara konsekuen, sehingga ia menjadi manusia lain yang benar-benar berbeda dengan keadaannya sebelumnya. Manusia lain itu adalah kehidupan anak-anak Allah yang agung seperti yang pernah dikenakan oleh Tuhan Yesus ketika mengenakan tubuh daging seperti kita dua ribu tahun lalu. Kelahiran baru yang dialami seseorang akan membuatnya semakin menampilkan kehidupan yang pernah diperagakan oleh Tuhan Yesus pada waktu Ia mengenakan tubuh daging di bumi dua ribu tahun yang lalu. Dengan demikian, pada dasarnya kelahiran baru bertujuan agar seseorang menjadi manusia lain yang mengenakan karakter Yesus di dalam dirinya.
Menjadi kehendak Bapa, Ia dapat menemukan orang-orang yang memiliki karakter seperti Putra Tunggal-Nya. Seperti bukan dalam arti mirip, melainkan dalam arti mengenakan karakter Kristus. Orang yang mengenakan karakter Kristus memperagakan kehidupan Yesus. Inilah orang-orang yang “membangkitkan” Yesus. Pertumbuhan kedewasaan rohani pada dasarnya adalah perubahan cara berpikir yang sama dengan pendewasaan hati nurani. Jika proses perubahan berlangsung dengan baik, maka karakter seseorang mengalami perubahan yang sangat nyata.
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings