Truth Daily Enlightenment

MENJADI UTUSAN KRISTUS


Listen Later

Orang Kristen yang tidak menyadari bahwa setiap orang percaya harus menjadi utusan Kristus, pasti tidak memiliki perjuangan yang proporsional. Setelah orang percaya berjuang dalam keselamatan—yaitu mengenakan kodrat ilahi, sempurna seperti Bapa atau serupa dengan Yesus—maka ia harus menolong orang lain juga mengalami proses dan perjuangan yang sama. Dalam Yohanes 20:21, Tuhan Yesus berkata: “Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu.” Orang percaya harus meneruskan tugas Yesus yang sebelumnya diberikan Bapa kepada-Nya. Tentu saja, orang yang menjadi utusan Kristus harus memiliki kualifikasi seperti Yesus sendiri. Seorang utusan mewakili yang mengutusnya, karenanya seorang utusan harus seperti pengutusnya. Menjadi utusan Kristus berarti orang percaya menerima dan meneruskan mandat yang pernah diterima oleh Yesus dari Bapa. Mandat itu adalah menyelamatkan dunia. Menyelamatkan dunia artinya mengubah manusia agar sesuai dengan rancangan Allah semula. Setiap orang percaya harus menjadi sarana atau alat dalam tangan Allah untuk menyelamatkan dunia ini.
Setelah Tuhan Yesus menyampaikan pesan-pesan terakhir-Nya, Tuhan Yesus terangkat ke surga. Yesus pernah berkata bahwa lebih berguna bagi orang percaya jika diri-Nya pergi. Sebab jikalau Dia tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepada orang percaya, tetapi jikalau Ia pergi, Dia akan mengutus Penghibur bagi orang percaya (Yoh. 16:7). Penghibur itu adalah Roh Kudus. Roh Kudus inilah yang mengajarkan segala kebenaran kepada orang percaya (Yoh. 16:7-8). Orang percaya dibawa kepada segala kebenaran (Yoh. 16:13). Selanjutnya, Roh Kudus memberikan kepada orang percaya kuasa untuk menjadi saksi guna meneruskan karya keselamatan yang telah dikerjakan Yesus di Bukit Golgota (Kis. 1:8; Yoh. 20:21). Dengan demikian, tidak ada orang percaya yang boleh tidak menjadi saksi Kristus. Mestinya, kehidupan sebagai saksi pasti sudah secara otomatis melekat di dalam hidup orang percaya, ke mana pun orang percaya berada, kehidupannya adalah kehidupan seperti garam yang di mana pun tetap asin dan memberi rasa atau mengawetkan. Orang percaya juga menjadi pelita yang menyala, di mana orang percaya berada, selalu pasti menerangi sekitarnya.
Dengan kenaikan Tuhan Yesus ke surga, orang percaya dipanggil untuk bekerja keras, yaitu bertumbuh dewasa dan menjadi saksi meneruskan karya salib Yesus. Hidup sebagai utusan Kristus adalah sarana orang percaya memperoleh mahkota kehidupan. Dalam Yohanes 20:21, Yesus berkata: “Seperti Bapa mengutus Aku demikian pula aku mengutus kamu.” Tuhan Yesus telah naik ke surga, tetapi perkerjaan–Nya tidak berhenti. Roh Kudus datang meneruskan pekerjaan–Nya di dalam dan melalui kehidupan orang percaya sebagai utusan-utusan Kristus. Dengan demikian, setiap orang percaya harus menjadi saksi (Kis. 1:8). Ini suatu kehormatan besar, kalau Allah melayakkan orang percaya menjadi saksi Kristus, dan memberikan kesempatan untuk menjadi kawan sekerja Allah. Menjadi kawan sekerja Allah berarti melalui hidup orang percaya, Allah menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang, yaitu dengan mengubah mereka dari manusia berkodrat dosa menjadi manusia yang berkodrat ilahi.
Seorang utusan Kristus harus memiliki beban terhadap keselamatan orang lain sehingga memahami nilai jiwa manusia. Penghargaan terhadap nilai jiwa manusia ini dinyatakan dalam Firman Allah: “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat” (2Ptr. 3:9). Demi keselamatan jiwa manusia, Yesus rela mengorbankan apa pun yang ada pada-Nya. Demikian pula orang percaya harus memikul gaya hidup ini. Menjadi utusan Kristus bukan hanya berarti berbicara mengenai Kristus, melainkan juga menampilkan kehidupan Yesus. Menjadi kehendak Bapa,
...more
View all episodesView all episodes
Download on the App Store

Truth Daily EnlightenmentBy Erastus Sabdono

  • 5
  • 5
  • 5
  • 5
  • 5

5

3 ratings