Kira-kira apa yang akan kamu lakukan, jika itu terjadi kepada mu? Salutnya aku, Sobi (nama samaran) berhasil melewatinya dengan tenang dan menjadi pribadi yang lebih dewasa dari sebelumnya. Buat kamu yang mau #menyelipkanrasa, dan bercerita bareng aku langsung dm di instagram aku ya @annisaseptrn
Tak ada yang salah dari rasa cinta. Kamu harus menyambut rasa itu datang dan menerimanya sebagai bagian dari dirimu. Maknailah rasa itu, sembari belajar menjadi bijaksana untuk menyikapinya.
Pada mula seorang anak terus bertanya tentang banyak hal. Waktu berlalu hingga ia belajar tentang cara hidup. Menemukan jalan terbaik untuk bertahan, adakalanya tak tertempuh. Pada waktu yang tepat ia paham bahwa dunia begitu riuh. Sorak-sorai ego menjelma penjajal terlaku pada jalan-jalan suram kehidupan. Begitulah, kita telah mendewasa. Song by : Nadin Amizah-Beranjak Dewasa
Dunia ini mungkin bukan dunia terbaik dari semua dunia yang mungkin ada. Namun, andai saja kita mampu melihat hal-hal kecil yang ternyata membahagiakan. Kita dapat bersandar pada banyak alasan, dan berkata bahwa hidup ini layak dijalani.
Benar katamu, kita hanya singgah. Pada persimpangan sering dibuat ragu, tak menentu. Sekarang aku sudah tumbuh, sudah paham makna. Meski tak banyak yang bisa kulakukan bersamamu, tapi aku menjelma separuhmu, karena aku dirimu. Ibu.
Aku kira akan baik-baik saja jika melambat sedikit meski mengharu-biru. Namun tidak. Rasa itu menylinap lagi, meracuni pikiran yang enggan terlelap. Aku pun sengaja jatuh, meski tahu akan patah. Jatuh pada tatapmu yang tak lagi buatku.
Tuhan punya cara-cara terindah untuk mengajarkan manusia tentang pemaknaan. Memaknai setiap kejadian yang tampak maupun tak tampak. Pagi itu saat berjalan di dalam pasar tradisional, aku tertawa getir sambil menyeka air mata. Melihat betapa sudah jauhnya aku melangkah dari kenangan manis beberapa tahun silam. Kenangan yang dihantui aroma bawang merah dalam karung-karung yang dijajakan. Semua itu sudah berlalu, salah satu cara agar tetap bertahan adalah dengan menerima. Apapun itu. Musik oleh Auracoustik~Filososifi Kenangan
Cinta mengizinkanya berjalan lebih jauh memasuki relung diri tanpa batas. Namun jangan pernah mencoba untuk berlaku seenaknya pada cinta, karena luka dan air mata akan mengiringi mu selamanya.
Sapardi Djoko Damono seorang penyair idolaku. Larik-larik sajaknya yang sederhana namun terasa mewah selalu membuat mataku berkaca-kaca, tenggelam dalam kata demi kata, melayang di antara bait-bait, dan tak bosan-bosannya membuat aku berlari dari sajak ke sajak. Indonesia berduka kehilangan seorang penyair hebat. Benar kata beliau " Yang fana adalah waktu, kita abadi". Ya... karya beliau akan selalu abadi.
Banyak raga yang tidak punya kesempatan menikmati asrinya suasana sebuah rumah. Tak ada ruang bahkan untuk sekedar melepas penat. Setiap detik adalah pertarungan untuk menaiki anak tangga kehidupan. Impiannya yang nyata hanyalah ingin duduk di beranda rumahnya.
2 min
About menyelinap
From the publisher's feed
Tempat dunia mendengar mu secara diam-diam. Ketika keterasingan layak didengar semua rasa menepi perlahan-lahan. Menghadirkan keikhlasan pada setiap suka maupun duka.