
Sign up to save your podcasts
Or


Saya baru saja ngobrol dengan turis dari Belanda yang ke mana-mana bawa kamera siap cetak ukuran besar. Ketika saya bertanya mengapa memilih kamera siap cetak daripada kamera digital, jawabannya membuat saya berpikir juga . Dia bilang kalau selama ini dia selalu menyimpan semua photo travelingnya di hp atau laptop, dan akhirnya terlupa begitu saja. Dua tahun terakhir, ia memutuskan untuk membeli kamera siap cetak dan memasang semua hasil fotonya di buku sebagai kenangan. Memiliki buku photo yang sewaktu-waktu bisa dilihat, membuat dia merasa lebih bersyukur terhadap hidupnya karena pernah mengunjungi tempat-tempat unik di dunia.
Saya sendiri bukan tipe orang yang senang mencetak photo perjalanan. Semua photo perjalanan saya ada di laptop, hp, dan sebagian diposting di Instagram. Tapi saya senang mendokumentasikan perjalanan saya dalam bentuk tulisan atau momentum. Misalnya, di tempat A, pengalaman unik saya apa, dan di tempat B, ada pengalaman yang lain. Semuanya saya catat buat memori masa depan. Selain menulis, pengalaman perjalanan juga sering saya bagikan di acara talkshow maupun di workshop saya, supaya yang mendengarnnya bisa terinspirasi. Nah, kalau pendengar FeMale sendiri, memori perjalanannnya tersimpan dalam bentuk apa? Foto atau tulisan?
By Program FeMale RadioSaya baru saja ngobrol dengan turis dari Belanda yang ke mana-mana bawa kamera siap cetak ukuran besar. Ketika saya bertanya mengapa memilih kamera siap cetak daripada kamera digital, jawabannya membuat saya berpikir juga . Dia bilang kalau selama ini dia selalu menyimpan semua photo travelingnya di hp atau laptop, dan akhirnya terlupa begitu saja. Dua tahun terakhir, ia memutuskan untuk membeli kamera siap cetak dan memasang semua hasil fotonya di buku sebagai kenangan. Memiliki buku photo yang sewaktu-waktu bisa dilihat, membuat dia merasa lebih bersyukur terhadap hidupnya karena pernah mengunjungi tempat-tempat unik di dunia.
Saya sendiri bukan tipe orang yang senang mencetak photo perjalanan. Semua photo perjalanan saya ada di laptop, hp, dan sebagian diposting di Instagram. Tapi saya senang mendokumentasikan perjalanan saya dalam bentuk tulisan atau momentum. Misalnya, di tempat A, pengalaman unik saya apa, dan di tempat B, ada pengalaman yang lain. Semuanya saya catat buat memori masa depan. Selain menulis, pengalaman perjalanan juga sering saya bagikan di acara talkshow maupun di workshop saya, supaya yang mendengarnnya bisa terinspirasi. Nah, kalau pendengar FeMale sendiri, memori perjalanannnya tersimpan dalam bentuk apa? Foto atau tulisan?