
Sign up to save your podcasts
Or


Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
Momen Memalukan: Yesus Tidak Tahu?
Diambil dari: Markus 13:32 (TB)
“Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja.”
Wonder Kids, di dalam Injil Matius dan Markus, Yesus berbicara tentang akhir zaman. Ia berkata bahwa suatu hari Ia akan datang kembali. Tetapi ada satu bagian yang mengejutkan. Yesus berkata bahwa tidak seorang pun tahu kapan hari itu akan tiba — bahkan Anak Allah pun tidak — hanya Bapa saja yang tahu. Sekarang pertanyaannya: Kalau Yesus adalah Tuhan, bagaimana mungkin Ia tidak tahu?
Sebagian orang menganggap ini memalukan atau aneh. Kalau murid-murid mau membuat Yesus terlihat hebat, mereka pasti akan menghapus bagian ini. Tetapi mereka tidak menghapusnya. Mereka tetap menuliskannya. Mengapa? Karena mereka menulis dengan jujur apa yang Yesus benar-benar katakan.
Alkitab juga menjelaskan bahwa ketika Yesus datang ke dunia, Ia merendahkan diri-Nya. Dalam Filipi 2:6–8 dijelaskan bahwa Yesus yang adalah Allah mengambil rupa seorang hamba dan menjadi manusia. Ia sungguh-sungguh Allah, tetapi juga sungguh-sungguh manusia. Sebagai manusia, Yesus mengalami keterbatasan. Ia lapar, Ia lelah, Ia bisa sedih. Dan dalam peran-Nya sebagai Anak yang taat kepada Bapa, Ia tidak menyatakan waktu kedatangan-Nya kembali. Ini bukan berarti Yesus bukan Tuhan. Justru ini menunjukkan bahwa Ia benar-benar menjadi manusia untuk menyelamatkan kita.
Wonder Kids, ini juga menunjukkan satu hal penting: Para penulis Injil tidak menutup-nutupi bagian yang sulit dimengerti. Mereka tidak menyaring cerita supaya Yesus selalu terlihat “lebih hebat.” Mereka menulis apa adanya. Karena itu kita bisa percaya bahwa Injil adalah kesaksian yang jujur.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Belajarlah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang sungguh-sungguh menjadi manusia demi menyelamatkanmu. Dan belajarlah rendah hati seperti Yesus yang rela merendahkan diri.
Mari kita berdoa:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela datang menjadi manusia untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu dan belajar hidup dengan rendah hati seperti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah:Yesus sungguh Allah dan sungguh manusia — dan Injil ditulis dengan jujur.
By SM GKY Mangga BesarHai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
Momen Memalukan: Yesus Tidak Tahu?
Diambil dari: Markus 13:32 (TB)
“Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa saja.”
Wonder Kids, di dalam Injil Matius dan Markus, Yesus berbicara tentang akhir zaman. Ia berkata bahwa suatu hari Ia akan datang kembali. Tetapi ada satu bagian yang mengejutkan. Yesus berkata bahwa tidak seorang pun tahu kapan hari itu akan tiba — bahkan Anak Allah pun tidak — hanya Bapa saja yang tahu. Sekarang pertanyaannya: Kalau Yesus adalah Tuhan, bagaimana mungkin Ia tidak tahu?
Sebagian orang menganggap ini memalukan atau aneh. Kalau murid-murid mau membuat Yesus terlihat hebat, mereka pasti akan menghapus bagian ini. Tetapi mereka tidak menghapusnya. Mereka tetap menuliskannya. Mengapa? Karena mereka menulis dengan jujur apa yang Yesus benar-benar katakan.
Alkitab juga menjelaskan bahwa ketika Yesus datang ke dunia, Ia merendahkan diri-Nya. Dalam Filipi 2:6–8 dijelaskan bahwa Yesus yang adalah Allah mengambil rupa seorang hamba dan menjadi manusia. Ia sungguh-sungguh Allah, tetapi juga sungguh-sungguh manusia. Sebagai manusia, Yesus mengalami keterbatasan. Ia lapar, Ia lelah, Ia bisa sedih. Dan dalam peran-Nya sebagai Anak yang taat kepada Bapa, Ia tidak menyatakan waktu kedatangan-Nya kembali. Ini bukan berarti Yesus bukan Tuhan. Justru ini menunjukkan bahwa Ia benar-benar menjadi manusia untuk menyelamatkan kita.
Wonder Kids, ini juga menunjukkan satu hal penting: Para penulis Injil tidak menutup-nutupi bagian yang sulit dimengerti. Mereka tidak menyaring cerita supaya Yesus selalu terlihat “lebih hebat.” Mereka menulis apa adanya. Karena itu kita bisa percaya bahwa Injil adalah kesaksian yang jujur.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini:Belajarlah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan yang sungguh-sungguh menjadi manusia demi menyelamatkanmu. Dan belajarlah rendah hati seperti Yesus yang rela merendahkan diri.
Mari kita berdoa:
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau rela datang menjadi manusia untuk menyelamatkanku. Tolong aku supaya percaya kepada-Mu dan belajar hidup dengan rendah hati seperti Engkau. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah:Yesus sungguh Allah dan sungguh manusia — dan Injil ditulis dengan jujur.