Hai Wonder Kids, kembali dalam renungan anak GKY Mangga Besar. Judul renungan hari ini adalah
Tujuan Akhir dari Segala Sesuatu
Diambil dari: Kolose 1:16
“Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.”
Wonder Kids, Thomas Aquinas memberikan alasan terakhir untuk menolong manusia memahami keberadaan Allah. Alasan ini disebut “tujuan akhir.”
Coba perhatikan sebuah pohon mangga. Pohon itu bertumbuh dari biji, memiliki akar, batang, daun, bunga, lalu menghasilkan buah. Setiap bagiannya seolah bekerja menuju suatu tujuan. Akar menyerap air, daun menerima sinar matahari, dan bunga akhirnya menjadi buah.
Begitu juga dengan banyak hal di alam. Burung memiliki sayap untuk terbang. Mata kita dapat melihat. Hujan membantu tumbuhan bertumbuh. Alam semesta tidak tampak seperti sesuatu yang bergerak tanpa arah. Ada susunan, keteraturan, dan tujuan di dalamnya.
Thomas Aquinas berkata bahwa sesuatu yang tidak memiliki pikiran tidak mungkin menentukan tujuannya sendiri. Karena itu, harus ada Pribadi yang penuh hikmat, yang merancang dan mengarahkan seluruh ciptaan. Pribadi itu adalah Allah.
Kolose 1:16 mengajarkan bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Kristus dan untuk Kristus. Artinya, dunia ini bukan hanya berasal dari Tuhan, tetapi juga memiliki tujuan untuk memuliakan-Nya. Hidup kita pun demikian. Kita tidak diciptakan hanya untuk makan, bermain, belajar, menjadi sukses, lalu meninggal. Kita diciptakan untuk mengenal Tuhan, mengasihi-Nya, dan memakai hidup kita bagi kemuliaan-Nya.
Wonder Kids, mungkin kamu belum tahu akan menjadi apa saat dewasa nanti. Namun, kamu sudah dapat mengetahui tujuan terpenting hidupmu: hidup bagi Tuhan. Kamu dapat memulainya sekarang dengan belajar sungguh-sungguh, menaati orang tua, menolong sesama, dan memakai kemampuanmu untuk melakukan yang baik.
Wonder Kids, hari ini lakukan ini: Pilih satu kegiatan yang biasa kamu lakukan, lalu lakukanlah dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk kasihmu kepada Tuhan.
Mari kita berdoa: Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakan hidupku dengan tujuan. Tolong aku memakai seluruh hidupku untuk memuliakan dan menyenangkan hati-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin.
Wonder Kids, ingatlah: kamu tidak diciptakan tanpa tujuan—hidupmu berasal dari Tuhan dan seharusnya dipakai untuk kemuliaan-Nya. Tuhan Yesus memberkati.