Muhammad Nuzul Dzikri

Muhammad Nuzul Dzikri

By Muhammad Nuzul DzikriEducation
Download on the App Store

Muhammad Nuzul Dzikri episodes

  • Riyaadhush Shaalihiin 1914. "PERINGATAN ALLAH ﷻ ADALAH TANDA CINTA-NYA" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    1914. PERINGATAN ALLAH ﷻ ADALAH TANDA CINTA-NYA
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)
    QS. Ali Imran: 28
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
    وَيُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفْسَهُۥ ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ ٱلْمَصِيرُ
    ...Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu). (QS. Ali Imran: 28)
    19 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1913. "SALAH SATU BENTUK KASIH SAYANG ALLAH YANG TAK TERDUGA" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    1913. SALAH SATU BENTUK KASIH SAYANG ALLAH YANG TIDAK TERDUGA
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)
    QS. Ali Imran: 28
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
    وَيُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفْسَهُۥ ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ ٱلْمَصِيرُ
    ...Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu). (QS. Ali Imran: 28)
    24 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1912. "SAAT ALLAH ﷻ MEMPERINGATKAN KITA TENTANG DIRI-NYA" - Ustadz Muhammad Nuzul
    1912. SAAT ALLAH ﷻ MEMPERINGATKAN KITA TENTANG DIRI-NYA
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)
    QS. Ali Imran: 28
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
    وَيُحَذِّرُكُمُ ٱللَّهُ نَفْسَهُۥ ۗ وَإِلَى ٱللَّهِ ٱلْمَصِيرُ
    ...Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu). (QS. Ali Imran: 28)
    27 min
  • Kajian Wanita 246. "MENJADI WANITA YANG BENAR-BENAR HIDUP" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    246. MENJADI WANITA YANG BENAR-BENAR HIDUP
    Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib
    Dalam Shahih al-Bukhari, dari Abu Musa Radhiallahu 'anhu dari Nabi ﷺ beliau bersabda:
    مَثَلُ الَّذِي يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِي لَا يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
    "Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabb-nya dan orang yang tidak berdzikir kepada Rabb-nya adalah seperti orang yang hidup dan orang yang mati."
    43 min
  • Tadzkiratus saami' 228. "3 TIPS SABAR DALAM KETAATAN" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    228. 3 TIPS SABAR DALAM KETAATAN
    Tadzkiratus saami' wal mutakallim fii adabil 'alim wal muta'alim
    (Adab Penuntut Ilmu dan Adab Para Ahli Ilmu)
    Karya Ibnul Jama’ah
    Bab 2, Pasal 1, Poin 9 (Halaman 38, penerbit Pustaka Al-Ihsan)
    Ahlak Terpuji Diantaranya:
    Senantiasa bertaubat, ikhlas, yakin, taqwa, sabar, ridha, merasa cukup dengan karunia Allah zuhud, tawakkal, pasrah terhadap takdir Allah hati yang bersih, berprasangka baik, pemaaf, berahlak mulia, berfikir positif, berterima-kasih atas kebaikan, lemah lembut kepada makhluk, merasa malu kepada Allah dan manusia.
    1 hr 36 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1907. "NAFASNYA PENGHUNI NERAKA" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    1907. NAFASNYA PENGHUNI NERAKA
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)
    QS. Hud: 102-106
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
    وَكَذَٰلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَآ أَخَذَ ٱلْقُرَىٰ وَهِىَ ظَٰلِمَةٌ ۚ إِنَّ أَخْذَهُۥٓ أَلِيمٌ شَدِيدٌ
    102. Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras.
    إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةً لِّمَنْ خَافَ عَذَابَ ٱلْءَاخِرَةِ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمٌ مَّجْمُوعٌ لَّهُ ٱلنَّاسُ وَذَٰلِكَ يَوْمٌ مَّشْهُودٌ
    103. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang takut kepada azab akhirat. Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk).
    وَمَا نُؤَخِّرُهُۥٓ إِلَّا لِأَجَلٍ مَّعْدُودٍ
    104. Dan Kami tiadalah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu.
    يَوْمَ يَأْتِ لَا تَكَلَّمُ نَفْسٌ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ فَمِنْهُمْ شَقِىٌّ وَسَعِيدٌ
    105. Di kala datang hari itu, tidak ada seorangpun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia.
    فَأَمَّا ٱلَّذِينَ شَقُوا۟ فَفِى ٱلنَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ
    106. Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih),
    (QS. Hud: 102-106)
    21 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1906. "KETIKA MANUSIA TIDAK BISA BICARA & SUSAH BERNAFAS" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    1906. KETIKA MANUSIA TIDAK BISA BICARA & SUSAH BERNAFAS
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 50 | Rasa Takut (Kepada Allah ﷻ)
    QS. Hud: 102-106
    Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
    وَكَذَٰلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَآ أَخَذَ ٱلْقُرَىٰ وَهِىَ ظَٰلِمَةٌ ۚ إِنَّ أَخْذَهُۥٓ أَلِيمٌ شَدِيدٌ
    102. Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras.
    إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةً لِّمَنْ خَافَ عَذَابَ ٱلْءَاخِرَةِ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمٌ مَّجْمُوعٌ لَّهُ ٱلنَّاسُ وَذَٰلِكَ يَوْمٌ مَّشْهُودٌ
    103. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang takut kepada azab akhirat. Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk).
    وَمَا نُؤَخِّرُهُۥٓ إِلَّا لِأَجَلٍ مَّعْدُودٍ
    104. Dan Kami tiadalah mengundurkannya, melainkan sampai waktu yang tertentu.
    يَوْمَ يَأْتِ لَا تَكَلَّمُ نَفْسٌ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ فَمِنْهُمْ شَقِىٌّ وَسَعِيدٌ
    105. Di kala datang hari itu, tidak ada seorangpun yang berbicara, melainkan dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang celaka dan ada yang berbahagia.
    فَأَمَّا ٱلَّذِينَ شَقُوا۟ فَفِى ٱلنَّارِ لَهُمْ فِيهَا زَفِيرٌ وَشَهِيقٌ
    106. Adapun orang-orang yang celaka, maka (tempatnya) di dalam neraka, di dalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih),
    (QS. Hud: 102-106)
    21 min

About Muhammad Nuzul Dzikri

From the publisher's feed

Podcast by Muhammad Nuzul Dzikri