Muhammad Nuzul Dzikri

Muhammad Nuzul Dzikri

By Muhammad Nuzul DzikriEducation
Download on the App Store

Muhammad Nuzul Dzikri episodes

  • Riyaadhush Shaalihiin 1713. "JIKA CINTA ALLAH YANG DICARI" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    1713. JIKA CINTA ALLAH YANG DICARI
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 47 | Ciri-ciri kecintaan Allah kepada hamba-Nya & anjuran untuk berakhlak dengannya, serta berupaya untuk meraihnya
    Hadits ke-392 | Hadits Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu
    Dari Nabi ﷺ beliau bersabda,
    وعنه عن النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، قال : « إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ تعالى العَبْدَ ، نَادَى جِبْريل : إِنَّ اللَّه تعالى يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحْبِبْهُ ، فَيُحبُّهُ جِبْريلَ ، فَيُنَادى في أَهْلِ السَّمَاء : إِنَّ اللَّه يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحِبوهُ ، فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ، ثُمَّ يُوْضَعُ له القَبُولُ في الأَرْضِ » متفقٌ عليه.
    "Apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka Jibril mencintainya kemudian mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya, kemudian diletakkan untuknya kecintaan di bumi." (Muttafaq ‘alaih)
    وفي رواية لمسلمٍ : قال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « إِنَّ اللَّه تعالى إِذا أَحبَّ عبْداً دَعا جِبْريلَ ، فقال : إِنِّي أُحِبُّ فُلاناً فَأَحْبِبْهُ ، فَيُحِبُّهُ جِبْريلُ ، ثُمَّ يُنَادِي في السَّماءِ ، فَيَقُولُ : إِنَّ اللَّه يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحِبُّوهُ فَيُحبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ثُمَّ يُوضَعُ له القَبُولُ في الأَرْضِ ، وإِذا أَبْغَضَ عَبداً دَعا جِبْريلَ ، فَيَقولُ : إِنِّي أُبْغِضُ فُلاناً ، فَأَبْغِضْهُ ، فَيُبْغِضُهُ جِبْريلُ ، ثُمَّ يُنَادِي في أَهْلِ السَّماءِ : إِنَّ اللَّه يُبْغِضُ فُلاناً ، فَأَبْغِضُوهُ ، فَيُبْغِضُهُ أَهْلُ السَّماءِ ثُمَّ تُوضَعُ له البَغْضَاءُ في الأَرْضِ » .
    "Sesungguhnya bila Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril, Dia berfirman, 'Sesungguhnya Aku mencintai fulan, maka cintailah dia.' Jibril pun mencintainya, kemudian dia mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya. Kemudian diletakkan untuknya kecintaan di muka bumi. Dan apabila Dia membenci seorang hamba, Dia memanggil Jibril, Dia berfirman, 'Sesungguhnya Aku membenci fulan, maka bencilah dia.' Jibril pun membencinya, kemudian dia mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah membenci fulan, maka bencilah dia.' Kemudian diletakkan untuknya kebencian di muka bumi."
    9 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1712. "ANTARA CINTA ALLAH ﷻ & CINTA MANUSIA" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    1712. ANTARA CINTA ALLAH ﷻ & CINTA MANUSIA
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 47 | Ciri-ciri kecintaan Allah kepada hamba-Nya & anjuran untuk berakhlak dengannya, serta berupaya untuk meraihnya
    Hadits ke-392 | Hadits Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu
    Dari Nabi ﷺ beliau bersabda,
    وعنه عن النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، قال : « إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ تعالى العَبْدَ ، نَادَى جِبْريل : إِنَّ اللَّه تعالى يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحْبِبْهُ ، فَيُحبُّهُ جِبْريلَ ، فَيُنَادى في أَهْلِ السَّمَاء : إِنَّ اللَّه يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحِبوهُ ، فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ، ثُمَّ يُوْضَعُ له القَبُولُ في الأَرْضِ » متفقٌ عليه.
    "Apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka Jibril mencintainya kemudian mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya, kemudian diletakkan untuknya kecintaan di bumi." (Muttafaq ‘alaih)
    وفي رواية لمسلمٍ : قال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « إِنَّ اللَّه تعالى إِذا أَحبَّ عبْداً دَعا جِبْريلَ ، فقال : إِنِّي أُحِبُّ فُلاناً فَأَحْبِبْهُ ، فَيُحِبُّهُ جِبْريلُ ، ثُمَّ يُنَادِي في السَّماءِ ، فَيَقُولُ : إِنَّ اللَّه يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحِبُّوهُ فَيُحبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ثُمَّ يُوضَعُ له القَبُولُ في الأَرْضِ ، وإِذا أَبْغَضَ عَبداً دَعا جِبْريلَ ، فَيَقولُ : إِنِّي أُبْغِضُ فُلاناً ، فَأَبْغِضْهُ ، فَيُبْغِضُهُ جِبْريلُ ، ثُمَّ يُنَادِي في أَهْلِ السَّماءِ : إِنَّ اللَّه يُبْغِضُ فُلاناً ، فَأَبْغِضُوهُ ، فَيُبْغِضُهُ أَهْلُ السَّماءِ ثُمَّ تُوضَعُ له البَغْضَاءُ في الأَرْضِ » .
    "Sesungguhnya bila Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril, Dia berfirman, 'Sesungguhnya Aku mencintai fulan, maka cintailah dia.' Jibril pun mencintainya, kemudian dia mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya. Kemudian diletakkan untuknya kecintaan di muka bumi. Dan apabila Dia membenci seorang hamba, Dia memanggil Jibril, Dia berfirman, 'Sesungguhnya Aku membenci fulan, maka bencilah dia.' Jibril pun membencinya, kemudian dia mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah membenci fulan, maka bencilah dia.' Kemudian diletakkan untuknya kebencian di muka bumi."
    11 min
  • Kajian Wanita 222. "ALLAH ﷻ TIDAK PERNAH MENDZALIMI HAMBA-NYA" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    221. ALLAH ﷻ TIDAK PERNAH MENDZALIMI HAMBA-NYA
    Kajian Wanita Kitab Al-Wabilush Shayyib
    Pasal: Keutamaan shadaqah
    Halaman 95
    Dia-lah Allah Yang Maha Penyayang dan mencintai orang-orang yang penyayang, dan Dia hanya akan mengasihi hamba-hamba-Nya yang penyayang; Dia Maha Menutupi dan mencintai hamba-Nya yang menutupi aib atau kesalahan orang lain; Dia Maha Pemaaf dan mencintai hamba-Nya yang memaafkan orang lain; Dia Maha Pengampun dan mencintai orang yang diberikan ampunan; Dia Mahalembut dan mencintai sifat lembut dari hamba-Nya; Dia marah kepada orang yang kasar, keras, yang berjalan dengan sikap sombong; Dia Maha Pemurah dan mencintai sikap ramah; Dia Maha Murah hati dan mencintai sifat murah hati; Dia Mahabaik dan menyukai kebaikan dan para pelakunya; Dia Mahaadil dan mencintai keadilan; Maha Menerima udzur dari orang-orang yang memiliki udzur dan mencintai orang yang menerima udzur dari hamba-hamba-Nya; Dia memberikan balasan kepada hamba-hamba-Nya sesuai dengan sifat-sifat ini. Siapa yang memaafkan maka ia akan dimaafkan; siapa yang memberikan ampunan maka akan diampunkan; siapa yang memberikan izin maka akan diizinkan; siapa yang lemah lembut kepada hamba-Nya maka ia akan dilemahlembuti; siapa yang menyayangi makhluk-Nya maka ia akan disayangi; siapa yang berlaku baik kepada mereka maka akan diperlakukan secara baik; siapa yang derma kepada mereka maka akan diperlakukan dengan derma juga; siapa yang memberikan manfaat kepada mereka maka akan diberi manfaat baginya; siapa yang menutup aib mereka maka akan ditutup pula aibnya; siapa yang memaafkan mereka maka akan dimaafkan; siapa yang menyelidiki cacat mereka maka akan diselidiki juga cacatnya; siapa yang menghalangi kebaikan mereka maka kebaikannya akan dihalangi; siapa yang rindu kepada Allah maka Allah akan rindu kepadanya; siapa yang melakukan makar maka ia akan diberi makar; siapa yang menipu maka ia akan ditipu; siapa yang bermu'amalah kepada makhluk-Nya dengan satu sifat maka Allah akan bermu'amalah kepadanya dengan sifat tersebut di dunia dan di akhirat. Allah akan memperlakukan hamba-Nya sesuai dengan perlakuan hamba itu kepada makhluk-Nya.
    20 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1711. "MULAILAH DARI YANG MAHA TINGGI" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    1711. MULAILAH DARI YANG MAHA TINGGI
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 47 | Ciri-ciri kecintaan Allah kepada hamba-Nya & anjuran untuk berakhlak dengannya, serta berupaya untuk meraihnya
    Hadits ke-392 | Hadits Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu
    Dari Nabi ﷺ beliau bersabda,
    وعنه عن النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، قال : « إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ تعالى العَبْدَ ، نَادَى جِبْريل : إِنَّ اللَّه تعالى يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحْبِبْهُ ، فَيُحبُّهُ جِبْريلَ ، فَيُنَادى في أَهْلِ السَّمَاء : إِنَّ اللَّه يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحِبوهُ ، فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ، ثُمَّ يُوْضَعُ له القَبُولُ في الأَرْضِ » متفقٌ عليه.
    "Apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka Jibril mencintainya kemudian mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya, kemudian diletakkan untuknya kecintaan di bumi." (Muttafaq ‘alaih)
    وفي رواية لمسلمٍ : قال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « إِنَّ اللَّه تعالى إِذا أَحبَّ عبْداً دَعا جِبْريلَ ، فقال : إِنِّي أُحِبُّ فُلاناً فَأَحْبِبْهُ ، فَيُحِبُّهُ جِبْريلُ ، ثُمَّ يُنَادِي في السَّماءِ ، فَيَقُولُ : إِنَّ اللَّه يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحِبُّوهُ فَيُحبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ثُمَّ يُوضَعُ له القَبُولُ في الأَرْضِ ، وإِذا أَبْغَضَ عَبداً دَعا جِبْريلَ ، فَيَقولُ : إِنِّي أُبْغِضُ فُلاناً ، فَأَبْغِضْهُ ، فَيُبْغِضُهُ جِبْريلُ ، ثُمَّ يُنَادِي في أَهْلِ السَّماءِ : إِنَّ اللَّه يُبْغِضُ فُلاناً ، فَأَبْغِضُوهُ ، فَيُبْغِضُهُ أَهْلُ السَّماءِ ثُمَّ تُوضَعُ له البَغْضَاءُ في الأَرْضِ » .
    "Sesungguhnya bila Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril, Dia berfirman, 'Sesungguhnya Aku mencintai fulan, maka cintailah dia.' Jibril pun mencintainya, kemudian dia mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya. Kemudian diletakkan untuknya kecintaan di muka bumi. Dan apabila Dia membenci seorang hamba, Dia memanggil Jibril, Dia berfirman, 'Sesungguhnya Aku membenci fulan, maka bencilah dia.' Jibril pun membencinya, kemudian dia mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah membenci fulan, maka bencilah dia.' Kemudian diletakkan untuknya kebencian di muka bumi."
    10 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1710. "JANGAN SALAH DALAM MENGEJAR CINTA" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    1710. JANGAN SALAH DALAM MENGEJAR CINTA
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 47 | Ciri-ciri kecintaan Allah kepada hamba-Nya & anjuran untuk berakhlak dengannya, serta berupaya untuk meraihnya
    Hadits ke-392 | Hadits Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu
    Dari Nabi ﷺ beliau bersabda,
    وعنه عن النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، قال : « إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ تعالى العَبْدَ ، نَادَى جِبْريل : إِنَّ اللَّه تعالى يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحْبِبْهُ ، فَيُحبُّهُ جِبْريلَ ، فَيُنَادى في أَهْلِ السَّمَاء : إِنَّ اللَّه يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحِبوهُ ، فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ، ثُمَّ يُوْضَعُ له القَبُولُ في الأَرْضِ » متفقٌ عليه.
    "Apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka Jibril mencintainya kemudian mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya, kemudian diletakkan untuknya kecintaan di bumi." (Muttafaq ‘alaih)
    وفي رواية لمسلمٍ : قال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « إِنَّ اللَّه تعالى إِذا أَحبَّ عبْداً دَعا جِبْريلَ ، فقال : إِنِّي أُحِبُّ فُلاناً فَأَحْبِبْهُ ، فَيُحِبُّهُ جِبْريلُ ، ثُمَّ يُنَادِي في السَّماءِ ، فَيَقُولُ : إِنَّ اللَّه يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحِبُّوهُ فَيُحبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ثُمَّ يُوضَعُ له القَبُولُ في الأَرْضِ ، وإِذا أَبْغَضَ عَبداً دَعا جِبْريلَ ، فَيَقولُ : إِنِّي أُبْغِضُ فُلاناً ، فَأَبْغِضْهُ ، فَيُبْغِضُهُ جِبْريلُ ، ثُمَّ يُنَادِي في أَهْلِ السَّماءِ : إِنَّ اللَّه يُبْغِضُ فُلاناً ، فَأَبْغِضُوهُ ، فَيُبْغِضُهُ أَهْلُ السَّماءِ ثُمَّ تُوضَعُ له البَغْضَاءُ في الأَرْضِ » .
    "Sesungguhnya bila Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril, Dia berfirman, 'Sesungguhnya Aku mencintai fulan, maka cintailah dia.' Jibril pun mencintainya, kemudian dia mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya. Kemudian diletakkan untuknya kecintaan di muka bumi. Dan apabila Dia membenci seorang hamba, Dia memanggil Jibril, Dia berfirman, 'Sesungguhnya Aku membenci fulan, maka bencilah dia.' Jibril pun membencinya, kemudian dia mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah membenci fulan, maka bencilah dia.' Kemudian diletakkan untuknya kebencian di muka bumi."
    12 min
  • Riyaadhush Shaalihiin 1708. "KETAATAN MALAIKAT KEPADA ALLAH ﷻ" - Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri
    1708. KETAATAN MALAIKAT KEPADA ALLAH ﷻ
    Riyaadhush Shaalihiin
    Bab 47 | Ciri-ciri kecintaan Allah kepada hamba-Nya & anjuran untuk berakhlak dengannya, serta berupaya untuk meraihnya
    Hadits ke-392 | Hadits Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu
    Dari Nabi ﷺ beliau bersabda,
    وعنه عن النبي صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ، قال : « إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ تعالى العَبْدَ ، نَادَى جِبْريل : إِنَّ اللَّه تعالى يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحْبِبْهُ ، فَيُحبُّهُ جِبْريلَ ، فَيُنَادى في أَهْلِ السَّمَاء : إِنَّ اللَّه يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحِبوهُ ، فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ، ثُمَّ يُوْضَعُ له القَبُولُ في الأَرْضِ » متفقٌ عليه.
    "Apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka Jibril mencintainya kemudian mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya, kemudian diletakkan untuknya kecintaan di bumi." (Muttafaq ‘alaih)
    وفي رواية لمسلمٍ : قال رسولُ اللَّه صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « إِنَّ اللَّه تعالى إِذا أَحبَّ عبْداً دَعا جِبْريلَ ، فقال : إِنِّي أُحِبُّ فُلاناً فَأَحْبِبْهُ ، فَيُحِبُّهُ جِبْريلُ ، ثُمَّ يُنَادِي في السَّماءِ ، فَيَقُولُ : إِنَّ اللَّه يُحِبُّ فُلاناً ، فَأَحِبُّوهُ فَيُحبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ثُمَّ يُوضَعُ له القَبُولُ في الأَرْضِ ، وإِذا أَبْغَضَ عَبداً دَعا جِبْريلَ ، فَيَقولُ : إِنِّي أُبْغِضُ فُلاناً ، فَأَبْغِضْهُ ، فَيُبْغِضُهُ جِبْريلُ ، ثُمَّ يُنَادِي في أَهْلِ السَّماءِ : إِنَّ اللَّه يُبْغِضُ فُلاناً ، فَأَبْغِضُوهُ ، فَيُبْغِضُهُ أَهْلُ السَّماءِ ثُمَّ تُوضَعُ له البَغْضَاءُ في الأَرْضِ » .
    "Sesungguhnya bila Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril, Dia berfirman, 'Sesungguhnya Aku mencintai fulan, maka cintailah dia.' Jibril pun mencintainya, kemudian dia mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia.' Maka penduduk langit pun mencintainya. Kemudian diletakkan untuknya kecintaan di muka bumi. Dan apabila Dia membenci seorang hamba, Dia memanggil Jibril, Dia berfirman, 'Sesungguhnya Aku membenci fulan, maka bencilah dia.' Jibril pun membencinya, kemudian dia mengumumkan kepada penduduk langit, 'Sesungguhnya Allah membenci fulan, maka bencilah dia.' Kemudian diletakkan untuknya kebencian di muka bumi."
    9 min

About Muhammad Nuzul Dzikri

From the publisher's feed

Podcast by Muhammad Nuzul Dzikri