Ketika aku berproses ke dalam diri,aku keluar dengan kesimpulanku menurutku.Inilah yang disebut kunyalah apelmu sendiri.Jadi kesimpulan itu bukan berdasarkan apa kata orang lain melainkan berdasarkan pengalaman sendiri.
Dalam perjalanan hidupku,ada fase dimana aku harus meninggalkan rumah untuk bertransformasi.Butuh keberanian untuk menjalaninya.Dan ketika aku siap semesta memfasilitasi semua kebutuhanku.
Dengan bijaksana aku menjelaskan kepada mereka(keluargaku) tentang kontrak jiwaku dan kenapa aku harus menderita dalam banyak hal.pada akhirnya mereka pun paham perbedaan spiritual dan supranatural yang sebelumnya dianggap sama.