
Sign up to save your podcasts
Or


Remaja Saleh, Berbakti pada Orang Tua
Oleh. Vega Rahmatika Fahra, S.H.
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Sebagai seorang remaja, kita berada pada masa yang penuh tantangan. Kita sedang mencari jati diri dan sering kali merasa ingin bebas dari segala aturan. Dalam perjalanan ini, hubungan kita dengan orang tua bisa menjadi tegang, terutama ketika kita merasa bahwa mereka tidak mengerti apa yang kita inginkan atau butuhkan. Namun, penting bagi kita untuk selalu ingat bahwa Islam sangat menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua dan melarang kita untuk menjadi anak yang durhaka.
Dalam Al-Qur’an, Allah Swt. berfirman, “Dan Rabb-mu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu.” (QS. Al-Isra’: 23).
Ayat ini jelas menekankan betapa pentingnya menghormati dan berbuat baik kepada orang tua, bahkan dalam hal yang tampak sepele seperti tidak berkata kasar atau mengeluh pada mereka.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/teenager/09/2024/remaja-saleh-berbakti-pada-orang-tua/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipostx
Kemasan Pangan dan Bahayanya
Oleh. Mariyah Zawawi
(Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Salah satunya adalah berubahnya kemasan pangan. Saat ini, kemasan plastik dan kertas lebih banyak digunakan oleh masyarakat. Harganya yang murah dan mudah didapat, serta tampilannya yang menarik membuat kemasan ini lebih disukai.
Sayangnya, kemasan pangan tersebut menyimpan bahaya yang besar. Penelitian terbaru menemukan terdapat lebih dari 3.600 zat kimia yang ditemukan dalam tubuh manusia yang berasal dari kemasan pangan. Menurut Science Alert, 100 jenis zat kimia tersebut dianggap sangat berbahaya bagi manusia. Hasil studi ini dipaparkan oleh Birgit Geueke dari Food Packaging Forum, sebuah LSM yang berpusat di Zurich, Swiss. (cnbcindonesia.com, 20-09-2024)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/opini/09/2024/kemasan-pangan-dan-bahayanya/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipostx
Semut, Serangga Altruistik
Oleh. Maman El Hakiem
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Yeni M
NarasiPost.Com-Seperti apa yang dilaporkan media BBC.Com (22-9-2024), ada sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Erik Frank dari University of Würzburg, Jerman. Mereka mengadakan penelitian tentang kompleksitas perilaku koloni semut. Salah satunya tentang koloni semut kayu Florida yang termasuk spesies semut cokelat. Para peneliti merekam perilaku semut-semut tersebut, ternyata mereka menemukan hal yang sangat menakjubkan, yaitu aktivitas amputasi kaki pada kawanan semut lainnya untuk menyelamatkan nyawanya.
Dengan adanya laporan ini, tentunya menunjukkan fakta tentang adanya contoh intervensi bedah di antara hewan jenis serangga, yaitu sebuah perilaku altruisme yang mencerminkan betapa koloni semut memiliki nilai kepekaan sosial yang tinggi di antara lingkungan komunitasnya.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/science-technology/09/2024/semut-serangga-altruistik/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipostx
Eksekusi Mati, Hukum Barbar Korea Utara
Oleh. Arum Indah
(Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Eksekusi mati kembali ditetapkan Presiden Korea Utara Kim Jong Un. Kali ini, setidaknya ada 30 pejabat yang dijatuhi hukuman mati setelah dianggap gagal menanggulangi bencana banjir yang melanda Provinsi Chagang. Banjir tersebut menyebabkan kerusakan parah di Kota Sinuiju di wilayah barat laut, Kabupaten Uiju di dekatnya, dan wilayah di sepanjang Sungai Amnok, seperti Pyongan Utara, Chagang, dan Ryanggang. Akibatnya, sebanyak 4 ribu warga tewas dan 15.000 lainnya mengungsi. (cnnindonesia.com, 6-9-2024)
Kim Jong Un memerintahkan pihak berwenang untuk memberikan “hukuman keras” pada para pejabat di wilayah yang terkena dampak banjir. Eksekusi mati pun tak terelakkan. Kim memvonis 30 pejabat itu dengan hukuman tembak mati, termasuk Kang Pong Hun, seorang kader dari partai yang diketuai Kim sendiri. Sebelum ditembak mati, Kang Pong Hun dipecat terlebih dahulu bersama para pejabat yang lain.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/world-news/09/2024/eksekusi-mati-hukum-barbar-korea-utara/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipostx
Demi Setitik Kekuasaan, Rusak Netralitas ASN
Oleh. Novianti
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Yeni M
NarasiPost.Com-Setiap lima tahun, rakyat Indonesia menyambut pesta demokrasi memilih pemimpin baru saat pilpres dan pilkada. Namun, rakyat sering alpa untuk mengevaluasi kualitas praktiknya. Benarkah pemilu dilakukan secara jujur dan adil? Bagaimana hasilnya?
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/opini/09/2024/demi-setitik-kekuasaan-rusak-netralitas-asn/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipostx
Ada Apa di Balik Utak-atik Anggaran Pendidikan?
Oleh. Novianti
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Menkeu Sri Mulyani mengusulkan mandatory spending pendidikan diatur ulang agar bersumber dari pendapatan negara, bukan belanja negara. Pernyataan yang disampaikan di depan anggota DPR ini menuai banyak kritikan. (bisnis.com, 06-09-2024).
Bhima Yudhistira, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies, menilai kebijakan mandatory spending pendidikan tidak boleh diubah karena berkaitan dengan kepentingan jangka panjang dan sudah merupakan amanat undang-undang.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/opini/09/2024/ada-apa-di-balik-utak-atik-anggaran-pendidikan/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipostx
Sidang Isbat Nikah, Solusi Hakiki?
Oleh. Suryani
(Kontributor NarasiPost.Com)
voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Pernikahan merupakan hal yang diidamkan oleh kaum adam dan hawa. Pasalnya, hal itu merupakan fitrah yang Allah berikan kepada makhluk-makhluk-Nya. Melalui pernikahan yang sakral, gharizah nau' atau naluri berkasih sayang setiap insan bisa tertunaikan dengan benar dan sempurna. Untuk itu dibutuhkan aturan yang bisa memudahkan masyarakat dalam urusan perkawinannya, termasuk mudahnya mendapatkan akta nikah. Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan mengadakan sidang isbat.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/opini/09/2024/sidang-isbat-nikah-solusi-hakiki/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipostx
Program 3 Juta Hunian, Akankah Terwujud?
Oleh. Arum Indah
(Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Presiden Indonesia terpilih Prabowo Subianto berjanji akan mewujudkan program 3 juta hunian untuk rakyat dalam setahun. Hunian itu terdiri dari 1 juta unit rumah di pedesaan, 1 juta unit rumah di daerah pesisir, dan 1 juta unit apartemen di perkotaan. Untuk merealisasikan program ini, Prabowo telah membentuk kementerian khusus, yakni Kementerian Perumahan yang akan fokus menangani realisasi janji 3 juta hunian.
Selain itu, Prabowo juga telah menetapkan anggaran sebesar Rp53 triliun dalam RAPBN 2025 sebagai langkah awal untuk mewujudkan janji ini. Hashim Djojohadikusumo selaku Kepala Satgas Perumahan yang juga merupakan adik kandung Prabowo mengatakan bahwa program 3 juta hunian ini tidak akan melibatkan konglomerat sektor properti. Pembangunan akan dipercayakan pada BUM Desa, UMKM, dan koperasi untuk wilayah pesisir serta pedesaan, sedangkan wilayah perkotaan akan dipercayakan kepada pemerintah daerah. (kumparan.com, 2-9-2024)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/opini/09/2024/program-3-juta-hunian-akankah-terwujud/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipostx
Ekonomi Kelas Menengah Makin Melemah
Oleh. Isty Da’iyah
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Situasi perekonomian saat ini memang sedang tidak baik-baik saja. Hal ini berimbas pada kalangan ekonomi menengah ke bawah, beban hidup mereka makin bertambah sementara pendapatan tidak bertambah. Krisis seperti ini rentan meningkatkan kemiskinan. Diperparah dengan indikasi berkurangnya penduduk kelas menengah akibat turun status, menjadikan penduduk miskin makin bertambah banyak.
Sebagaimana dikutip dari Tempo.com yang mewartakan bahwa jumlah penduduk yang tergolong kelas menengah, menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini diungkap oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia yang memaparkan data bahwa pada tahun 2019, penduduk menengah ada 57,33 juta orang berkurang menjadi 47,85 juta orang pada 2024. Artinya ada sekitar 9,48 juta orang yang keluar dari kategori kelas menengah, dan turun ke kategori yang lebih rendah bahkan miskin. (Tempo.co 30-8-2024).
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/opini/09/2024/ekonomi-kelas-menengah-makin-melemah/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipostx
Demonstrasi para Pelajar, Sinyal Kebangkitan Pemuda?
Oleh. Sartinah
(Tim Redaksi NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Demonstrasi menjadi bagian tidak terpisahkan dari demokrasi di negeri ini. Aktivitas mengeluarkan pendapat di depan umum tersebut sering kali dilakukan berbagai elemen masyarakat sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah. Tidak hanya kalangan akademisi, buruh, dan mahasiswa, demonstrasi juga sering kali melibatkan para pelajar sekolah menengah atas maupun sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK).
Sebagaimana yang terjadi baru-baru ini. Ratusan siswa SMA/SMK ikut berdemonstrasi menolak revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada di gedung DPR pada Kamis (22-8-2024). Aksi serupa juga terjadi di beberapa daerah, seperti Semarang, Makassar, Bandung, dan kota-kota lainnya. Aksi tersebut berawal saat Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melakukan penyusunan UU No. 10 Tahun 2016.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/opini/09/2024/demonstrasi-para-pelajar-sinyal-kebangkitan-pemuda/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipostx
From the publisher's feed