Distribusi vaksin booster Covid-19 atau suntikan dosis ketiga bagi Tenaga Kesehatan, baru mencapai 34 persen. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mendorong percepatan, karena tenaga kesehatan perlu diprioritaskan untuk mendapat perlindungan. Sedangkan vaksin booster bagi masyarakat umum dianggap kurang mendesak, karena akan lebih baik bila pemerintah fokus dulu pada pemerataan vaksin seperti saran WHO.