Night in Tokyo

Night in Tokyo

By Aiman HusainiSociety & Culture
Download on the App Store

Night in Tokyo episodes

  • 22. Ngobrol Care Giver dan Panti Jompo di Jepang, Bareng Delleh

    Profesi "Kaigo"/care giver di Jepang mulai menurun peminatnya dari kalangan orang Jepang sendiri. Sehingga tidak heran jika pemerintah Jepang banyak mendatangkan calon Kaigo dari negara seperti Indonesia. Delleh merupakan salah satu dari banyaknya pelajar calon Kaigo yang sedang merantau di Jepang.


    Follow instagram @night.in.tokyo | For any inquiries: [email protected] | Music background : Moment of Inspiration by https://www.purple-planet.com

    58 min
  • 21. Cerita Kerja "genba" di Jepang Bareng Bowo

    Kata "Genba" mungkin sudah tidak asing lagi di telinga orang Indonesia yang tinggal di Jepang. Bisa dibilang "kerja kasar" atau kerja kuli/tukang di Indonesia. Bareng Bowo kita akan bahas bagaimana kerja pertukangan di Jepang bisa sangat menghasilkan bahkan bisa melebihi dari kerja orang kantoran biasa.


    Follow instagram @night.in.tokyo | For any inquiries: [email protected] | Music background : Moment of Inspiration by https://www.purple-planet.com

    51 min
  • 20. Luki, Membangun Komunitas Stand Up Komedi di Tokyo

    Berawal dari magang sebagai software engineer di Jepang, Luki Nati sudah bekerja di Jepang selama hampir 4 tahun. Memang hobi menyalurkan keresahan lewat komedi sedari SMA, Luki pun akhirnya berinisiasi melanjutkan hobinya dengan membangun komunitas Stand Up komedi Indonesia di Tokyo.


    Follow instagram @night.in.tokyo | For any inquiries: [email protected] | Music background : Moment of Inspiration by https://www.purple-planet.com

    38 min
  • 19. Ica Zahra | Nyanyi, Kerja, dan Kehidupan di Jepang

    Setelah memenangkan kontes menyanyi di salah satu TV Jepang, perlahan Ica Zahra mulai dikenal sebagai penyanyi di Jepang maupun di Indonesia. Setelah lulus S1 Sastra Jepang, lalu melanjutkan S2-nya di Jepang. Sembari berkarya secara indie, kini Ica juga sedang bekerja di salah satu start-up di Jepang.


    Follow instagram @night.in.tokyo | For any inquiries: [email protected] | Music background : Moment of Inspiration by https://www.purple-planet.com

    57 min
  • 18. Mieke Velma, 11 tahun di Jepang dan Gempa Besar 2011

    Sejak pertama kali datang ke Jepang pada tahun 2010, Mieke sudah 9 tahun menjadi penyiar radio di Jepang. "Senpai" yang satu ini punya segudang cerita tentang kehidupan di Jepang, salah satunya waktu gempa besar Jepang timur tahun 2011, sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam menghadapi gempa.


    Follow instagram @night.in.tokyo | For any inquiries: [email protected] | Music background : Moment of Inspiration by https://www.purple-planet.com

    59 min
  • 17. Ngobrol Tentang Kerasnya Kerja di Jepang Bareng Sari

    Lulusan S1 Sastra Jepang di Indonesia, Sari sempet kerja di salah satu bank di Indonesia sampai akhirnya memutuskan untuk pergi ke Jepang. Setelah belajar lagi bahasa Jepang satu tahun, harus pindah-pindah kerja di berbagai tempat mulai dari Fukuoka, Nagoya dan akhirnya balik lagi ke Tokyo.


    Follow instagram @night.in.tokyo | For any inquiries: [email protected] | Music background : Moment of Inspiration by https://www.purple-planet.com

    55 min
  • 16. Ngobrol Beasiswa, Arsitek dan Design Bareng Gracia Caroline

    Datang ke Jepang dengan beasiswa dari Mitsui Bussan, Gracia kini menjadi mahasiswa di Yokohama National University jurusan arsitek. Obrolan menarik tentang dari bagaimana Gracia bisa meraih beasiswa, seperti apa mahasiswa arsitek di Jepang, sampai obrolan tentang desain dan usaha HenShu-nya dia.


    Follow instagram @night.in.tokyo | For any inquiries: [email protected] | Music background : Moment of Inspiration by https://www.purple-planet.com

    59 min

About Night in Tokyo

From the publisher's feed

Aiman, seorang warga kenegaraan Indonesia yang tinggal di Jepang. Membawa obrolan di malam hari tentang lika-liku kehidupan orang Indonesia yang sedang merantau di negeri sakura Jepang. Asam dan manis tinggal di negara Jepang, dan sebuah honest opinion dari sudut pandang orang Indonesia berdomisili Tokyo, Jepang.